• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Guru Besar Termuda yang Bersahaja Itu Telah Tiada

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 6 Februari 2021 - 16:12
in Headline
Prof Firmanzah SE MM M Phil PhD. Foto: feb.ui.ac.id

Prof Firmanzah SE MM M Phil PhD. Foto: feb.ui.ac.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wafatnya Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB-UI) Prof Firmanzah pada Sabtu (6/2/2021) ini meninggalkan duka yang mendalam bagi para kolega di Universitas Indonesia (UI). Almarhum dimakamkan usai salat Dzuhur. Sebelumnya, jasad Firmanzah disemayamkan di kediamannya, Taman Parahyangan Golf Jalan Situ Indah Golf No 12 Sentul Selatan, Bogor, Jawa Barat.

Rekan dekat almarhum sesama dosen di FEB UI Doktor Rizal E Halim merasa sangat terpukul dengan kepergian Prof Firmanzah yang dikenalnya sebagai sosok intelektual muda yang rendah hati dan bersahaja.

BacaJuga:

Atur Kuota Haji hingga 50 Persen, Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar

Realisasi Arahan Presiden tentang Sekolah Nasional Terintegrasi Gelombang Perdana Hadir di 17 Daerah

Dampak El Nino, 107 Ribu Hektare Hutan di Indonesia Terbakar

Beliau, lanjur dia, salah satu putera terbaik bangsa ini. “Sosok yang cerdas, santun, rendah hati dan kaya wawasan. Beliau guru sekaligus sahabat baik saya dalam keadaan suka maupun duka,” katanya seperti dilansir Antara, Sabtu (6/2/2021).

Almarhum merupakan Dekan termuda di FEB UI di usia 32 tahun dan menjadi Guru Besar FEB UI yang termuda pada usia 33 tahun.

Devie Rahmawati yang menjadi kolega almarhum di Humas UI pada 2008 mengenal sosok Prof Firmanzah sebagai sosok intelektual muda yang secara personal dan profesional telah menunjukkan keanggunan sekaligus kekuatan dari kecerdasan yang dibalut kebersahajaan.

“Beliau meraih gelar guru besar yang termuda,” tandasnya.

Sebuah pencapaian yang menjadi inspirasi banyak ilmuwan muda Indonesia. “Tidak hanya itu Mas Fiz, kami biasa memanggilnya, juga mampu menduduki posisi manajerial sebagai dekan di usia yang juga sangat muda,” kata Devie lagi.

“Secara personal beliau ialah sosok yang tidak pernah lelah untuk belajar,” ujarnya.

Devie menilai almarhum Prof Firmanzah selalu menunjukkan kerendahan hati dengan segala prestasi dan pencapaiannya. Tidak hanya itu, beliau juga mampu menunjukkan penghormatan kepada para kawan, kolega, rekan kerja, dan media.

“Secara profesional juga telah membukakan jalan optismisme bagi kaum muda civitas akademika untuk bisa menorehkan jejak keberhasilan di berbagai sektor,” katanya.

Prof Firmanzah menjadi panutan nyata lewat karya karya buku dan ilmiahnya, bagi kaum muda untuk terus melahirkan pemikiran dan program yang positif. “Beliau juga aktif memberikan masukan kepada negara sebagai staf khusus di masa Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” katanya.

Prof Firmanzah SE MM M Phil PhD lahir pada 7 Juli 1976. Terakhir beliau menjabat sebagai Rektor Universitas Paramadina dan pernah menjabat sebagai Dekan termuda di Fakultas Ekonomi & Bisnis UI di usia 32 tahun (2009-2012).

Sebelum menjadi Dekan, beliau telah lebih dahulu menjabat sebagai Wakil Kepala Program Pascasarjana Ilmu Manajemen FEUI. Kemudian, menjadi Kepala Kantor Komunikasi UI pada periode 2008-2009. Beliau juga menjadi guru besar termuda di usia 33 tahun.

Pria kelahiran Kota Pahlawan, Surabaya ini tidak hanya juga seorang pengajar di Tanah Air, tetapi juga menjadi visiting professor di beberapa universitas di luar negeri seperti Universite de Science et Technologie de Lille I, Universite de Pau et des Pays de l’adour, dan Universite de Grenoble II, University of Nanchang, China, Amos Tuck Business School, USA.

Selain menekuni keilmuan manajemen, Prof Fiz juga kerap memperhatikan dan menulis tentang fenomena sosial politik yang berkembang di masyarakat. Beberapa karya monumental beliau yang dinikmati oleh para mahasiswa di seluruh nusantara ialah Marketing Politik.

Buku-buku tersebut antara lain Pemahaman dan Realitas (2007), Globalisasi : Sebuah Proses Dialektika Sistemik, Mengelola Partai Politik (2007): Komunikasi dan Positioning Ideologi Politik di Era Demokrasi (2008)

Almarhum ialah sosok paripurna yang menorehkan kenangan mendalam. Selamat jalan Prof Fiz, semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik di sisiNya.

Semoga amal dan ilmu yang ditinggalkan akan terus mengalirkan pahala dan teladan bagi generasi yang ditinggalkan. (yah)

Tags: dukakampusui

Berita Terkait.

Yaqut
Headline

Atur Kuota Haji hingga 50 Persen, Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:44
pratikno
Headline

Realisasi Arahan Presiden tentang Sekolah Nasional Terintegrasi Gelombang Perdana Hadir di 17 Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:31
Dampak El Nino, 107 Ribu Hektare Hutan di Indonesia Terbakar
Headline

Dampak El Nino, 107 Ribu Hektare Hutan di Indonesia Terbakar

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:45
yhi
Headline

Imbas Temuan 995 Senjata hingga Narkoba, Sekolah YHI-PP Terapkan PJJ

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:02
Kebakaran
Headline

Bromo Wildfire Still Burning, BNPB: More Than 176 Hectares of Land Affected

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:27
Karhutla
Headline

Duh Karhutla Gunung Bromo Belum Padam, BNPB: Lebih dari 176 Ha Lahan Terbakar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:27

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2206 shares
    Share 882 Tweet 552
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.