• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bea Cukai Pacu IKM di Berbagai Daerah Manfaatkan Fasilitas Kepabeanan

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 28 Januari 2021 - 20:40
in Ekonomi
Bea Cukai Yogyakarta melakukan pemeriksaan lokasi perusahaan yang mengajukan permohonan fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor (KITE) untuk IKM

Bea Cukai Yogyakarta melakukan pemeriksaan lokasi perusahaan yang mengajukan permohonan fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor (KITE) untuk IKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bea Cukai terus berkomitmen memajukan industri kecil dan menengah (IKM) di berbagai daerah dengan menggali potensi ekspor. Hal ini dilakukan sejalan dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Berbagai kegiatan telah dilakukan Bea Cukai, mulai dari sosialisasi ekspor, pemeriksaan lokasi perusahaan yang berpotensi ekspor, serta pemberian fasilitas kepabeanan kepada IKM yang memiliki potensi ekspor.

BacaJuga:

ILF dan IGT Expo 2026 Resmi Dibuka, 210 Peserta dari 14 Negara Ramaikan Pameran Manufaktur

Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, DPR Ingatkan Ancaman di Balik Angka Positif

Berani Masuk Wilayah Berisiko Tinggi, PHE Siapkan Babak Baru Eksplorasi Migas

Misalnya, Bea Cukai Yogyakarta melakukan pemeriksaan lokasi perusahaan yang mengajukan permohonan fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor (KITE) untuk IKM. Bea Cukai memeriksa PT Plank Living Indonesia yang berlokasi di Banguntapan, Bantul pada Jumat (08/1/2021) lalu. Perusahaan ini memproduksi mebelair dengan produksi yangg lumayan besar pada tahun 2020 dan semua hasil produksinya diekspor ke Taiwan, China dan Singapura.

Selain itu, Bea Cukai Yogyakarta juga melakukan pemeriksaan lokasi PT Natajaya BNH Indonesia yang berlokasi di daerah Gilangharjo, Bantul. Perusahaan ini bergerak di bidang industri sarung tangan dan 100% hasil produksinya untuk tujuan ekspor.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Bea Cukai Yogyakarat menyerahkan fasilitas KITE IKM kepada dua perusahaan tersebut. “Fasilitas KITE IKM ini adalah awal dari sebuah komunikasi antara perushaan dan Bea Cukai Yogyakarta, komunikasi ini harus terus dibangun demi kelancaran dalam pelaksanaan proses bisnis dalam memanfaatkan fasilitas KITE IKM ini,” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Hengky Aritonang.

Tak hanya itu, Bea Cukai Bandung juga melakukan kunjungan ke CV Sankimo Okta Violet untuk menyosialisasikan fasilitas KITE IKM. “Fasilitas KITE IKM memberikan pembebasan bea masuk serta pajak dalam rangka impor yang terutang tidak dipungut atas importasi barang dan/atau bahan baku, mesin dan barang contoh guna menunjang aktivitas IKM,” ungkap Dwiyono Widodo, Kepala Kantor Bea Cukai Bandung.

Dengan fasilitas KITE IKM, Sankimo dapat menekan biaya produksi dan berencana melebarkan pasarnya hingga ke Korea Selatan. Sosialisasi ini merupakan salah satu kegiatan dalam program PEN untuk mengurangi dampak Covid-19 terhadap perekonomian.

Di wilayah Tasikmalaya, Sarah Batik and Brother mengunjungi Bea Cukai Tasikmalaya untuk memperoleh informasi terkait KITE IKM. Bea Cukai Tasikmalaya menjelaskan fasilitas KITE IKM memiliki banyak dampak positif yang bisa dirasakan tidak hanya untuk pengusaha penerima fasilitas tetapi juga untuk masyarakat luas pada umumnya.

“Fasilitas KITE IKM bisa diartikan di satu sisi sebagai fasilitas yang membuat para pengusaha membayar lebih sedikit kepada negara dengan harapan pengusaha dapat meningkatkan produktivitas dan menambah lagi jumlah karyawannya. Jumlah karyawan bertambah berarti kemampuan membeli masyarakat bertambah sehingga perputaran uang yang ada di masyarakat bisa lebih berputar. Ini akan berdampak baik bagi ekonomi Indonesia terlebih di masa pandemi Covid-19” ujar Ismail Hakim, Humas Bea Cukai Tasikmalaya.

Selain memberikan fasilitas, pengawasan kepatuhan terhadap penerima fasilitas juga dilakukan Bea Cukai. Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan, melakukan monitoring dan evaluasi terhadap perusahaan penerima fasilitas KITE yaitu PT. Mars Symbioscience Indonesia dan PT. Comextra Majora.

Pemantauan terhadap kesesuaian atas pemenuhan ketentuan persyaratan perizinan fasilitas KITE, impor, ekspor, dan mutasi barang dalam rangka subkontrak secara administratif, IT Inventory perusahaan, penyerahan jaminan, penyampaian konversi, penyampaian laporan pertanggungjawaban atau penyelesaian barang atau bahan baku dan kewajiban kepabeanan lainnya.

Untuk evaluasi mikro, Monitoring KITE yang dilakukan oleh Kepala Seksi Perijinan dan Fasilitas II, Nasruddin bersama tim merupakan kegiatan pemantauan dan pemeriksaan terhadap aktivitas perusahaan penerima fasilitas KITE yang dilakukan secara rutin atau insidental untuk memastikan bahwa perusahaan penerima fasilitas KITE telah mematuhi ketentuan yang berlaku.

“Dalam pelaksanaannya, pemberian fasilitas KITE ini mengandung konsekuensi adanya kewajiban–kewajiban yang harus dipenuhi perusahaan penerima fasilitas sesuai dengan aturan ketentuan yang berlaku. Untuk menguji dan menilai pemenuhan kewajiban tersebut mekanisme evaluasi dilakukan secara periodik (semesteran),” papar Nasruddin.

Sedangkan dalam Evaluasi KITE, pengawasan dan penilaian mengenai kelayakan, efisiensi, efektivitas, dan dampak dari pemberian fasilitas KITE kepada perusahaan penerima fasilitas KITE serta penilaian kebijakan yang dibuat sudah dapat diterapkan dan telah sesuai dengan tujuan. Monev mikro KITE ini tentunya akan menghasilkan penilaian berupa profiling perusahaan dimana nantinya secara manajemen risiko, data yang berhasil dikumpulkan, dapat digunakan Bea Cukai Sulbagsel sebagai acuan dalam melakukan pelayanan dan pengawasan. (ido)

Tags: Bea CukaiekonomiIKM

Berita Terkait.

ILF
Ekonomi

ILF dan IGT Expo 2026 Resmi Dibuka, 210 Peserta dari 14 Negara Ramaikan Pameran Manufaktur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:05
Said
Ekonomi

Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, DPR Ingatkan Ancaman di Balik Angka Positif

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:24
phe
Ekonomi

Berani Masuk Wilayah Berisiko Tinggi, PHE Siapkan Babak Baru Eksplorasi Migas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:09
New Xforce Banjir Peminat, MMKSI Maksimalkan Momentum GIIAS 2026
Ekonomi

New Xforce Banjir Peminat, MMKSI Maksimalkan Momentum GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:20
Momentum GIIAS 2026, MMKSI Maksimalkan Program Kepemilikan Menarik dan Layanan Purna Jual Bernilai Tambah
Ekonomi

Diserbu Pengunjung, Ini Promo Menarik Mitsubishi Motors Selama Gelaran GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:30
Cenderung Bervariatif, Sebagian Besar Wilayah Jakarta Cerah Hingga Berawan Hari Ini
Ekonomi

Mesin Baru Ekonomi Indonesia Mulai Dipacu, Era Digital Jadi Penentu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:41

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2179 shares
    Share 872 Tweet 545
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1984 shares
    Share 794 Tweet 496
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1461 shares
    Share 584 Tweet 365
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2111 shares
    Share 844 Tweet 528
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.