• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh, Kemenkeu-BI Perkuat 5 Pilar Sinergi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 25 September 2026 - 10:30
in Ekonomi
Menteri Keuangan RI Suahasil Nazara dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global dalam pertemuan di Jakarta, pada Kamis (24/9/2026). Foto: Dokumen Kementerian Keuangan

Menteri Keuangan RI Suahasil Nazara dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global dalam pertemuan di Jakarta, pada Kamis (24/9/2026). Foto: Dokumen Kementerian Keuangan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas sekaligus mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.

Penguatan koordinasi tersebut dibahas dalam rapat antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia di Jakarta, pada Kamis (24/9/2026). Pertemuan dihadiri Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, serta jajaran Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia.

BacaJuga:

Joko Prabuwesi Jadi Magnet, PLN Icon Plus Unjuk Inovasi Digital dan Energi Hijau

MES Dorong Wirausaha Muslim Muda Jadi Penggerak Ekosistem Keuangan Syariah

Teknologi Geosteering Bawa Hasil, PHR Temukan Tambahan 1.528 BOPD dari Reco

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan, kerja sama antara kebijakan fiskal dan moneter menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

“Sinergi kebijakan fiskal dan moneter akan terus diperkuat sesuai mandat masing-masing untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Suahasil dalam rapat tersebut.

Koordinasi antara kedua lembaga tidak hanya diarahkan untuk merespons dinamika ekonomi global, tetapi juga memastikan kebijakan domestik tetap mampu menopang aktivitas ekonomi nasional.

Dari sisi fiskal, Kementerian Keuangan memastikan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap dilakukan secara pruden dan berkesinambungan. Defisit APBN 2026 diarahkan tetap terkendali di bawah 3,0 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Strategi tersebut ditempuh melalui penguatan penerimaan negara sekaligus penajaman belanja agar ruang fiskal tetap terjaga dan dapat digunakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Dari sisi fiskal, kami terus menjaga APBN agar tetap pruden dan berkesinambungan. Penguatan penerimaan dan penajaman belanja menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan fiskal sekaligus mendukung pertumbuhan,” ungkap Suahasil.

Tak hanya belanja dan penerimaan, pemerintah juga memberi perhatian pada aspek pembiayaan. Penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan disertai penguatan manajemen risiko utang.

Langkah tersebut ditujukan untuk menjaga struktur utang pemerintah tetap sehat, aman, dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Bank Indonesia terus mengoptimalkan instrumen kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk mendukung pencapaian sasaran inflasi sebesar 2,5±1 persen pada 2026-2027.

Sinergi kedua otoritas ini kemudian dirancang melalui lima pilar utama.

Pilar pertama adalah menjaga momentum pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi instrumen kebijakan fiskal dan moneter. Kebijakan kedua lembaga akan terus diselaraskan agar dapat memberikan dukungan terhadap aktivitas ekonomi tanpa mengabaikan stabilitas.

Pilar kedua menyasar ketahanan sektor eksternal. Kemenkeu dan BI akan memperkuat koordinasi dalam menghadapi gejolak global, baik yang berkaitan dengan perdagangan internasional maupun pergerakan aliran modal asing.

Pilar ketiga berkaitan dengan pengelolaan likuiditas. Kecukupan likuiditas di pasar uang, sektor perbankan, dan perekonomian menjadi salah satu perhatian agar transmisi kebijakan dapat berjalan secara efektif.

Sementara itu, pengendalian inflasi menjadi pilar keempat. Koordinasi dilakukan melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP/TPID), termasuk melalui implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS).

Adapun pilar kelima adalah pendalaman pasar keuangan. Upaya ini ditujukan untuk memperkuat transmisi kebijakan sekaligus memperluas sumber pembiayaan bagi perekonomian.

Suahasil menilai koordinasi yang erat antara kebijakan fiskal dan moneter diperlukan agar berbagai instrumen yang dimiliki masing-masing otoritas dapat bekerja secara selaras.

“Koordinasi ini penting agar kebijakan fiskal dan moneter dapat saling memperkuat, baik dalam menjaga stabilitas maupun dalam menciptakan ruang bagi pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.

Dengan lima pilar tersebut, Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia menempatkan stabilitas ekonomi sebagai fondasi untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan di tengah perubahan kondisi global yang dinamis.(her)

Tags: BIkebijakan fiskalkebijakan moneterKemenkeu

Berita Terkait.

Joko Prabuwesi Jadi Magnet, PLN Icon Plus Unjuk Inovasi Digital dan Energi Hijau
Ekonomi

Joko Prabuwesi Jadi Magnet, PLN Icon Plus Unjuk Inovasi Digital dan Energi Hijau

Jumat, 25 September 2026 - 11:13
MES Dorong Wirausaha Muslim Muda Jadi Penggerak Ekosistem Keuangan Syariah
Ekonomi

MES Dorong Wirausaha Muslim Muda Jadi Penggerak Ekosistem Keuangan Syariah

Jumat, 25 September 2026 - 09:41
Teknologi Geosteering Bawa Hasil, PHR Temukan Tambahan 1.528 BOPD dari Reco
Ekonomi

Teknologi Geosteering Bawa Hasil, PHR Temukan Tambahan 1.528 BOPD dari Reco

Jumat, 25 September 2026 - 07:48
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Ekonomi

LAKSMI 2026 Dorong Perempuan Pengusaha Mikro Tingkatkan Pendapatan dan Kemandirian

Jumat, 25 September 2026 - 00:22
Menkop Dorong BKMT Dirikan Koperasi untuk Pembinaan Umat
Ekonomi

Menkop Dorong BKMT Dirikan Koperasi untuk Pembinaan Umat

Kamis, 24 September 2026 - 19:05
Hunian Rakyat Dikebut, BPKP Tekankan Tata Kelola dan Ketepatan Pemanfaatan Aset
Ekonomi

Hunian Rakyat Dikebut, BPKP Tekankan Tata Kelola dan Ketepatan Pemanfaatan Aset

Kamis, 24 September 2026 - 18:45

OLAHRAGA

Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Olahraga

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Editor Ali Rachman
Jumat, 25 September 2026 - 11:54

INDOPOSCO.ID – Indonesia akan menghadapi Singapura dalam laga pertama Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung...

SelengkapnyaDetails
28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Jumat, 25 September 2026 - 10:09
java

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1028 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.