• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pemda DIY Diminta Jadikan Teras Malioboro Sebagai Ikon Baru

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 4 Februari 2022 - 00:30
in Nusantara
Malioboro

Pedagang kaki lima (PKL) Malioboro menata dagangan saat proses relokasi di Teras Malioboro 1, Yogyakarta, Rabu (2/2/2022). PKL Malioboro mulai memindahkan barang dagangannya ke lokasi yang baru yakni di Teras Malioboro 1 yang dulunya adalah Gedung Bioskop Indra dan Teras Malioboro 2 yang dulunya merupakan Gedung Dinas Pariwisata. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/aww.)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sosiolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Wahyu Kustiningsih meminta Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menjadikan lokasi baru PKL di Teras Malioboro 1 dan 2 sebagai ikon baru di Kota Yogyakarta sehingga menarik wisatawan berkunjung.

“Jadikan ruang baru ini sebagai ikon baru sehingga wisatawan akan merasa tidak lengkap jika ke Yogya tidak berkunjung ke tempat ini,” kata Wahyu Kustiningsih melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Kamis (3/2/2022), seperti dikutip Antara.

BacaJuga:

Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Kalimantan Barat Perkuat Antisipasi Musim Kemarau 2026

Dirjen Bea Cukai Turun ke Daerah, Tekankan Integritas dan Target Penerimaan di Tengah Tekanan Global

Menembus Batas Patroli, PHM Selamatkan 7 Nelayan di Tengah Selat Makassar

Membangun imej lokasi tersebut sebagai ikon baru merupakan upaya rekayasa sosial yang menurut dia mampu membantu keberlangsungan sosial ekonomi PKL Malioboro setelah dipindah di Teras Malioboro 1 dan 2.

Baca Juga : Wisatawan Malioboro Diminta Jangan Takut Adukan Keluhan ke Petugas

Ia berharap Pemda DIY tidak serta merta melepas PKL pasca direlokasi, melainkan diikuti upaya pendampingan atau program lain yang membuat kondisi sosial ekonomi PKL tetap berjalan.

Wahyu mengatakan relokasi bukan sekadar memindahkan komunitas pedagang ke kawasan baru serta mengelompokkan mereka berdasar jenis dagangan saja.

Menurut dia, perlu diperhatikan pula ikatan sosial yang nantinya terbentuk di tempat baru apakah memiliki risiko konflik atau tidak.

Dampak terburuk dari relokasi bagi PKL, kata dia, adalah turunnya pendapatan karena sepi nya pengunjung, apalagi saat ini Tanah Air masih berada dalam kondisi krisis akibat pandemi.

Apabila situasi itu tidak teratasi maka, kata dia, risiko munculnya tindakan negatif atau kriminal tinggi.

“Dengan relokasi apakah wisatawan akan berkunjung ke sana ini perlu dipertimbangkan,” ujar dosen Departemen Sosiologi Fisipol UGM ini.(mg3)

Tags: DIYMalioboroPKLugm

Berita Terkait.

Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Kalimantan Barat Perkuat Antisipasi Musim Kemarau 2026
Nusantara

Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Kalimantan Barat Perkuat Antisipasi Musim Kemarau 2026

Kamis, 16 April 2026 - 16:32
Dirjen Bea Cukai Turun ke Daerah, Tekankan Integritas dan Target Penerimaan di Tengah Tekanan Global
Nusantara

Dirjen Bea Cukai Turun ke Daerah, Tekankan Integritas dan Target Penerimaan di Tengah Tekanan Global

Kamis, 16 April 2026 - 14:27
Nelayan
Nusantara

Menembus Batas Patroli, PHM Selamatkan 7 Nelayan di Tengah Selat Makassar

Kamis, 16 April 2026 - 11:50
BPBD
Nusantara

Waspada! Bibit Siklon 92S Picu Banjir di Barat Indonesia 3 Hari ke Depan

Kamis, 16 April 2026 - 09:08
ADK
Nusantara

Baleg DPR Sepakat Perpanjang Dana Otsus Aceh, Revisi UU Pemerintahan Aceh Dikebut

Kamis, 16 April 2026 - 06:20
Kuasa-Hukum
Nusantara

30 Tahun Dinanti, Dana Lelang Warga Banyumas Masih Tertahan Negara

Rabu, 15 April 2026 - 23:03

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2523 shares
    Share 1009 Tweet 631
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.