• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Program Sekolah Gratis bagi Swasta Perluas Akses Pendidikan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:48
in Daerah
Andra-Soni
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatatkan sejumlah pertumbuhan positif berbagai sektor selama tahun 2025 dari sejumlah indikator. Misalnya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan rata-rata lama sekolah yang mengalami pertumbuhan positif.

Indikator pertumbuhan itu salah satunya didukung oleh perluasan Program Sekolah Gratis yang menyasar sekolah swasta yang dijalankan sejak 2025. Di tahun pertama penerapan kebijakan itu, ada sekitar 801 sekolah swasta tingkat SMA, SMK dan SKh dengan jumlah sasaran penerima manfaat mencapai 60.705 siswa.

BacaJuga:

Kapal Pesiar Singgah di Biak, Bea Cukai Pastikan Pelayanan dan Pengawasan Berjalan

Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi

Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1

Berdasarkan catatan BPS, rata-rata lama sekolah di Provinsi Banten pada tahun 2025 mencapai 9,56 poin atau meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 9,23 poin. Angka itu berbanding lurus dengan peningkatan IPM pada tahun yang sama dari 76,35 poin pada tahun 2024 meningkat menjadi 77,25 pada tahun 2025.

Di tahun kedua ini, Program Sekolah Gratis bagi swasta ditingkatkan selain untuk kelas X, tetapi juga menyasar kelas XI dengan jumlah kuota yang sama. Tidak sampai di situ, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten juga akan menggratiskan sekolah Madrasah Aliyah (MA) di tahun ajaran 2026-2027 ini untuk seluruh kelas dengan total penerima manfaat mencapai 10.000 siswa.

Program yang digagas Gubernur Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah itu memperluas kesempatan anak-anak mendapatkan akses pendidikan yang adil dan merata. Program ini juga berhasil meningkatkan daya saing sekolah swasta di tengah besarnya animo masyarakat terhadap sekolah negeri.

“Sebelum adanya program itu, jumlah siswa yang mendaftar di sini lebih sedikit, di angka 60 siswa. Namun, setelah adanya Program Sekolah Gratis tahun lalu, jumlahnya meningkat menjadi 90 siswa untuk kelas X. Total siswa kami saat ini mencapai 146 orang,” kata Kepala SMA PGRI 56 Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Buyung Tarmidzi.

Tambahan siswa tersebut, merupakan limpahan calon peserta didik yang tidak tertampung di SMAN 1 dan SMAN 5 Ciputat. Ia optimistis pengembangan Program Sekolah Gratis pada tahun kedua yang kini menyasar kelas XI akan memotivasi para tenaga pendidik untuk meningkatkan profesionalisme mengajar.

“Sehingga kualitas sekolah swasta ke depan akan setara dengan sekolah negeri,” ujarnya.

Zikri (17), penerima manfaat program sekolah geratis ini yang duduk di bangku kelas X mengaku sangat terbantu proses pendidikannya. Menurutnya, kebijakan ini membantu meringankan beban orang tuanya yang telah bertahun-tahun membiayai sekolah sejak dirinya duduk di bangku SD.

“Biaya sekolah itu merupakan pengeluaran rutin setiap bulan yang cukup besar bagi kami. Apalagi pekerjaan ibu hanya sebagai penjual ayam potong dan ayah sebagai satpam,” katanya.

Melihat kondisi orang tuanya, ia merasa iba dan mencari alternatif yang memudahkan biaya sekolah. Salah satunya dengan mengikuti Program Sekolah Gratis.

Menurutnya, ketika ada kesempatan mengikuti program tersebut, orang tuanya langsung memilih opsi tersebut agar pengeluaran pendidikan dapat berkurang.

“Ya senang, terus kayak enggak ngeluh mulu bayaran terus-terusan,” kata dia.

Terpisah, Kalita (17), siswa kelas X Jurusan Perkantoran Yayasan Pendidikan (YP) SMKS 17 Kota Cilegon mengaku sempat ada rasa kecewa ketika namanya tidak tercantum dalam database siswa baru di SMAN I Cilegon. Namun kekecewaan itu tak berlangsung lama, karena ternyata ia bisa menikmati Program Sekolah Gratis di sekolah swasta.

“Semula yang terpikir itu kalau sekolah di swasta saya harus membayar ini dan itu, belum lagi ada SPP setiap bulannya yang harus dibayar. Berat, dengan kondisi perekonomian orang tua yang hanya pas-pasan. Biaya sekolah di SMK swasta itu akan menjadi beban yang berkelanjutan selama tiga tahun. Alhamdulillah ternyata ada program sekolah gratis dari Bapak Gubernur untuk SMK swasta,” katanya.

Siswi lain bernama Syeril (16) siswa kelas X Jurusan Pemasaran justru lebih memilih sekolah di swasta. Syeril menilai, adanya program tersebut menjadikan setiap siswa lulusan SMP bisa lebih banyak pilihan, tidak harus melulu ke sekolah negeri.

“Toh sama-sama gratis. Kalaupun bicara kualitas lulusan, saya rasa dari swasta juga banyak yang bagus dan berhasil. Tinggal bagaimana kita tekun belajar saja,” katanya.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, melalui program ini, sekolah swasta tidak lagi mengalami kendala terkait kuota siswa dan biaya iuran. Sekolah-sekolah yang telah bekerja sama kini mendapatkan kepastian pembiayaan dari Pemprov Banten.

Selain itu, bertambahnya jumlah siswa otomatis akan meningkatkan jumlah Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima. Andra berharap dana tersebut dapat digunakan untuk melengkapi sarana dan prasarana sekolah.

“Termasuk juga untuk meningkatkan kesejahteraan para gurunya,” kata Andra Soni.

Andra Soni menegaskan, Program Sekolah Gratis merupakan upaya Pemprov Banten dalam memberikan layanan dasar pendidikan yang berkeadilan dan merata bagi seluruh masyarakat. Ia menyadari pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah demi mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.

“Program Sekolah Gratis ini hadir untuk memberikan pelayanan dasar pendidikan yang berkeadilan dan merata bagi masyarakat Banten,” ujarnya.

Meski demikian, tidak seluruh siswa mendapatkan fasilitas sekolah gratis. Bagi orang tua yang memiliki kemampuan ekonomi, pembiayaan pendidikan anak tetap menjadi tanggung jawab keluarga.

“Ini bentuk gotong royong. Pemerintah mengurusi anak-anak yang berlatar belakang keluarga tidak mampu, agar tercapai pemerataan akses pendidikan,” ujarnya.

Andra Soni menilai, dengan semakin tingginya rata-rata lama sekolah anak di Provinsi Banten, dengan serta merta akan berdampak pada peningkatan daya saing daerah. Sebab, pendidikan menurutnya merupakan investasi jangka panjang yang harus terus dikuatkan. Ini juga akan membentuk generasi bangsa yang unggul dan berdaya saing tinggi.

“Itu hanya bisa dilakukan melalui dunia pendidikan,” katanya menegaskan.(adv)

Tags: Badan Pusat StatistikBantenIndeks Pembangunan ManusiaProgram Sekolah Gratis

Berita Terkait.

Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Daerah

Kapal Pesiar Singgah di Biak, Bea Cukai Pastikan Pelayanan dan Pengawasan Berjalan

Kamis, 24 September 2026 - 19:45
Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Daerah

Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi

Kamis, 24 September 2026 - 18:55
Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1
Daerah

Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1

Kamis, 24 September 2026 - 16:15
Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan
Daerah

139 Calon Pekerja Migran Nonprosedural Dicegat di Pelabuhan Nunukan

Kamis, 24 September 2026 - 15:05
Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan
Daerah

Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

Kamis, 24 September 2026 - 14:25
Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026
Daerah

Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026

Kamis, 24 September 2026 - 14:04

OLAHRAGA

java
Olahraga

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 24 September 2026 - 11:21

INDOPOSCO.ID – Kemenangan Persija Jakarta atas Java United justru menyisakan persoalan di luar lapangan. Duel yang berakhir dengan skor 1-0...

SelengkapnyaDetails
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1026 shares
    Share 410 Tweet 257
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.