• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi

Nasuha Editor Nasuha
Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:05
in Nusantara
Anggota DPD RI Mirah Midadan Fahmid. Foto: Dok DPD RI

Anggota DPD RI Mirah Midadan Fahmid. Foto: Dok DPD RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota DPD RI Mirah Midadan Fahmid, mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait segera menertibkan rantai distribusi, agar program subsidi energi tepat sasaran.

Pernyataan tersebut menjawab kelangsungan distribusi LPG 3 kilogram bersubsidi kembali menjadi sorotan setelah terjadi kelangkaan dan lonjakan harga yang memberatkan masyarakat di Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).

BacaJuga:

Waduk Pusong Dinormalisasi, Tambahan TKD Lhokseumawe Mulai Dioptimalkan

Grup PHI Tanam 2.800 Bibit Mangrove, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Serap Karbon

Usai Menempuh Perjalanan Pertumbuhan 5.108 Km, Cuprinomat® Resmi Hadir di Sidrap

Menurut Mirah, persoalan LPG subsidi bukan sekadar masalah pasokan, melainkan menyangkut kebutuhan dasar masyarakat berpenghasilan rendah yang selama ini bergantung pada program bantuan energi pemerintah.

“Persoalan ini tidak dapat dipandang sebagai masalah biasa. Kelangkaan LPG bersubsidi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dan berdampak langsung terhadap aktivitas rumah tangga, pelaku usaha mikro, hingga sektor ekonomi rakyat lainnya,” ujar Mirah dalam keterangan, Sabtu (13/6/2026).

Ia mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami warga Kecamatan Pekat. Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, harga LPG 3 kilogram di tingkat pengecer mencapai Rp50 ribu per tabung.

Padahal, harga yang telah disepakati di tingkat kabupaten sebesar Rp22 ribu per tabung dan maksimal Rp25 ribu di wilayah Kecamatan Pekat. Sementara Harga Eceran Tertinggi (HET) resmi di Kecamatan Pekat tercatat Rp19.500 per tabung.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Program subsidi LPG 3 kilogram diselenggarakan negara untuk membantu masyarakat kecil, bukan dimanfaatkan oleh oknum yang mencari keuntungan pribadi melalui praktik distribusi yang menyimpang,” tegasnya.

Ia menilai lonjakan harga hingga lebih dari dua kali lipat tersebut menjadi indikasi adanya persoalan serius dalam tata kelola distribusi LPG bersubsidi di lapangan.

Ia mengingatkan, pemerintah pusat sebenarnya telah mengalokasikan subsidi yang besar untuk menjaga keterjangkauan LPG bagi masyarakat. Hingga 31 Mei 2026, realisasi penyaluran LPG 3 kilogram bersubsidi secara nasional telah mencapai 2.858,3 juta kilogram atau meningkat 2,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurutnya, data tersebut menunjukkan bahwa persoalan utama di daerah bukan terletak pada anggaran subsidi, melainkan pengawasan distribusi dan pengendalian harga.

Ia juga meminta dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) distribusi oleh sejumlah oknum pengepul segera diusut. Jika ditemukan praktik penjualan di luar wilayah distribusi, penimbunan, atau penjualan di atas harga resmi, maka pelaku harus ditindak tegas.

“Ketika harga melonjak hingga dua kali lipat dari ketentuan yang berlaku, maka yang paling dirugikan adalah rakyat,” katanya.

“Pengawasan harus diperkuat dan dilakukan secara berkelanjutan. Jangan sampai subsidi yang dibiayai oleh uang negara justru dinikmati oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.

Selain itu, ia mendukung langkah penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti menyalahgunakan distribusi LPG bersubsidi. Menurutnya, berbagai regulasi yang mengatur perlindungan konsumen dan distribusi barang bersubsidi harus ditegakkan secara konsisten agar memberikan efek jera.

Ia pun mengajak masyarakat ikut mengawasi distribusi LPG 3 kilogram di wilayah masing-masing dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi pelanggaran. (nas)

Tags: 3 Kilogramdpd riGas melonKelangkaan LPGNTB

Berita Terkait.

WADUK
Nusantara

Waduk Pusong Dinormalisasi, Tambahan TKD Lhokseumawe Mulai Dioptimalkan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:40
phi
Nusantara

Grup PHI Tanam 2.800 Bibit Mangrove, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Serap Karbon

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:12
petani
Nusantara

Usai Menempuh Perjalanan Pertumbuhan 5.108 Km, Cuprinomat® Resmi Hadir di Sidrap

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 03:30
soni
Nusantara

Komitmen Gubernur Andra Soni Perkuat Ketahanan Pangan di Banten Dipuji Pramono Anung

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:23
bc3
Nusantara

Penindakan Beruntun, Bea Cukai Kediri Gagalkan Peredaran Lebih dari 4,1 Juta Batang Rokok Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12
phm
Nusantara

PHM Perkuat Pengelolaan Sampah Balikpapan, Salurkan Bantuan untuk 43 Bank Sampah Unit

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2077 shares
    Share 831 Tweet 519
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2043 shares
    Share 817 Tweet 511
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1047 shares
    Share 419 Tweet 262
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3164 shares
    Share 1266 Tweet 791
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    820 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.