• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Korban Banjir Bandang Di Lombok Barat Takut Kembali Ke Rumah

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 8 Desember 2021 - 05:29
in Nusantara
banjir bandang

Ibu Marhamah sedang menggendong anaknya saat berada di posko pengungsian di Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) Selasa (7/12/2021). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejumlah warga korban banjir bandang di Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat takut kembali ke rumah karena masih merasa trauma.

“Trauma aja makanya masih takut kalau kembali ke rumah,” ujar Ibu Marhamah saat ditemui posko pengungsian di Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat, Kabupaten Lombok Barat seperti dikutip Antara, Selasa (7/12/2021).

BacaJuga:

Mendagri Pastikan Data Kependudukan Jadi Basis Akurasi Penyaluran Bansos di Biak Numfor

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

Mengubah Keresahan Menjadi Peluang, Rabundo Bawa Cita Rasa Bumbu Rendang Asli Minang Menembus Pasar Nasional Melalui Pemberdayaan BRI

Janda empat anak ini mengaku, masih terngiang-terngiang kalau mengingat kejadian banjir bandang yang terjadi pada Senin pagi (6/12) tersebut. Bahkan, saat malam tiba dirinya mengaku susah tidur. “Kalau malam hari saya susah tidur, karena ingat suara air itu gerumuhnya besar sekali. Jadi kita ingat waktu gempa tahun 2018,” ucapnya.

Marhamah menuturkan, saat banjir bandang menerjang desanya, dirinya dan anak-anaknya sedang berada di dalam rumah. Namun, dirinya dan anak-anaknya berhasil menyelamatkan diri setelah keluar dari dalam rumah.

Meski begitu dirinya mengaku tidak bisa menyelamatkan barang-barang seperti pakaian dan perabotan lainnya. Karena sebagian sudah ikut hanyut terbawa arus air.

Baca Juga: Banjir Bandang, Jembatan di Kota Bima Runtuh

“Alhamdulillah saya dan anak-anak masih bisa selamat. Cuman pakaian banyak yang tidak bisa diselamatkan, belum lagi rumah masih berantakan karena masih dipenuhi lumpur,” ujar Marhamah yang sehari-hari bekerja sebagai tukang cuci pakaian ini.

Untuk saat ini dirinya bersama keempat anaknya harus tinggal di posko pengungsian yang disiapkan pemerintah daerah. Meski demikian, dirinya belum tahu harus sampai kapan berada di posko pengungsian. “Kalau kembali ke rumah belum tahu sampai kapan, karena masih trauma,” katanya.

Senada dengan Ibu Marhamah, warga lainnya juga mengaku masih trauma untuk kembali ke rumah. “Kalau dibilang trauma kita semua yang ada di posko pengungsian trauma sekali, apalagi cuaca mendung terus. Jadi ingat banjir,” ujar Ibu Mahnim (35).

Ibu empat anak mengaku, ia dan keluarga seluruhnya selamat dari banjir bandang tersebut. Meski demikian dirinya mengaku sedih karena rumah tempat tinggalnya sudah rata dengan tanah. “Rumah saya dan orang tua itu sudah rata. Sudah enggak ada yang kita bisa selamatkan lagi,” katanya.

Berdasarkan data BPBD NTB, Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat menjadi salah satu lokasi terparah yang terjadi di Kabupaten Lombok Barat.

Akibat banjir bandang itu, sebanyak lima orang warga setempat dinyatakan meninggal dunia. Lima warga yang meninggal yaitu Sumiahana (35), Ladenia umur 6 bulan, Sumiati (40), Papuk Temah (65) dan H Suri (65). Suri menjadi korban terakhir yang berhasil ditemukan Selasa sore. Selain korban meninggal dunia, sejumlah warga juga mengalami dilaporkan mengalami luka-luka.(mg3)

Tags: banjir bandangLombok BaratNusa Tenggara Barat

Berita Terkait.

Tito
Nusantara

Mendagri Pastikan Data Kependudukan Jadi Basis Akurasi Penyaluran Bansos di Biak Numfor

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:03
Wiyagus
Nusantara

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:22
rabundo
Nusantara

Mengubah Keresahan Menjadi Peluang, Rabundo Bawa Cita Rasa Bumbu Rendang Asli Minang Menembus Pasar Nasional Melalui Pemberdayaan BRI

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:07
sapi
Nusantara

BRI Peduli Tingkatkan Kapasitas Peternak Sapi Perah di Malang Lewat Program Klaster Unggulan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:06
bri
Nusantara

Presiden Prabowo Pimpin Akad Massal 62 Ribu Debitur KPR FLPP, BRI Perkuat Peran sebagai Penggerak Ekonomi Kerakyatan melalui Pembiayaan Perumahan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:17
Bea Cukai Perluas Akses Ekspor, Investasi, dan Pendampingan UMKM
Nusantara

Bea Cukai Perluas Akses Ekspor, Investasi, dan Pendampingan UMKM

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:03

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2105 shares
    Share 842 Tweet 526
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.