• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Korban Banjir Bandang Di Lombok Barat Takut Kembali Ke Rumah

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 8 Desember 2021 - 05:29
in Nusantara
banjir bandang

Ibu Marhamah sedang menggendong anaknya saat berada di posko pengungsian di Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) Selasa (7/12/2021). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejumlah warga korban banjir bandang di Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat takut kembali ke rumah karena masih merasa trauma.

“Trauma aja makanya masih takut kalau kembali ke rumah,” ujar Ibu Marhamah saat ditemui posko pengungsian di Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat, Kabupaten Lombok Barat seperti dikutip Antara, Selasa (7/12/2021).

BacaJuga:

Bea Cukai Banda Aceh Gagalkan Peredaran 356 Ribu Batang Rokok Ilegal, Modus Lewat Jasa Titipan

Bea Cukai Belawan Gagalkan Ekspor Arang Bakau Ilegal Senilai Rp1,14 Miliar, Limpahkan ke Kementerian Kehutanan

Sinergi Bea Cukai dan Pemda Perkuat Upaya Pemberantasan Rokok Ilegal

Janda empat anak ini mengaku, masih terngiang-terngiang kalau mengingat kejadian banjir bandang yang terjadi pada Senin pagi (6/12) tersebut. Bahkan, saat malam tiba dirinya mengaku susah tidur. “Kalau malam hari saya susah tidur, karena ingat suara air itu gerumuhnya besar sekali. Jadi kita ingat waktu gempa tahun 2018,” ucapnya.

Marhamah menuturkan, saat banjir bandang menerjang desanya, dirinya dan anak-anaknya sedang berada di dalam rumah. Namun, dirinya dan anak-anaknya berhasil menyelamatkan diri setelah keluar dari dalam rumah.

Meski begitu dirinya mengaku tidak bisa menyelamatkan barang-barang seperti pakaian dan perabotan lainnya. Karena sebagian sudah ikut hanyut terbawa arus air.

Baca Juga: Banjir Bandang, Jembatan di Kota Bima Runtuh

“Alhamdulillah saya dan anak-anak masih bisa selamat. Cuman pakaian banyak yang tidak bisa diselamatkan, belum lagi rumah masih berantakan karena masih dipenuhi lumpur,” ujar Marhamah yang sehari-hari bekerja sebagai tukang cuci pakaian ini.

Untuk saat ini dirinya bersama keempat anaknya harus tinggal di posko pengungsian yang disiapkan pemerintah daerah. Meski demikian, dirinya belum tahu harus sampai kapan berada di posko pengungsian. “Kalau kembali ke rumah belum tahu sampai kapan, karena masih trauma,” katanya.

Senada dengan Ibu Marhamah, warga lainnya juga mengaku masih trauma untuk kembali ke rumah. “Kalau dibilang trauma kita semua yang ada di posko pengungsian trauma sekali, apalagi cuaca mendung terus. Jadi ingat banjir,” ujar Ibu Mahnim (35).

Ibu empat anak mengaku, ia dan keluarga seluruhnya selamat dari banjir bandang tersebut. Meski demikian dirinya mengaku sedih karena rumah tempat tinggalnya sudah rata dengan tanah. “Rumah saya dan orang tua itu sudah rata. Sudah enggak ada yang kita bisa selamatkan lagi,” katanya.

Berdasarkan data BPBD NTB, Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat menjadi salah satu lokasi terparah yang terjadi di Kabupaten Lombok Barat.

Akibat banjir bandang itu, sebanyak lima orang warga setempat dinyatakan meninggal dunia. Lima warga yang meninggal yaitu Sumiahana (35), Ladenia umur 6 bulan, Sumiati (40), Papuk Temah (65) dan H Suri (65). Suri menjadi korban terakhir yang berhasil ditemukan Selasa sore. Selain korban meninggal dunia, sejumlah warga juga mengalami dilaporkan mengalami luka-luka.(mg3)

Tags: banjir bandangLombok BaratNusa Tenggara Barat

Berita Terkait.

BC-Aceh
Nusantara

Bea Cukai Banda Aceh Gagalkan Peredaran 356 Ribu Batang Rokok Ilegal, Modus Lewat Jasa Titipan

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:26
BC-Belawan
Nusantara

Bea Cukai Belawan Gagalkan Ekspor Arang Bakau Ilegal Senilai Rp1,14 Miliar, Limpahkan ke Kementerian Kehutanan

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:35
Mandhapa-Aghung-Ronggosukowati
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan Pemda Perkuat Upaya Pemberantasan Rokok Ilegal

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:43
bc4
Nusantara

Bea Cukai dan Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 6,9 Kg Sabu dan 969 Cartridge Etomidate dari Malaysia

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:55
bc3
Nusantara

Bea Cukai Fasilitasi Impor 5 Helikopter untuk Antisipasi Karhutla di Riau

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:45
bc2
Nusantara

Bea Cukai Batam Tindak 54 Pelanggaran dalam Sebulan, dari Rokok Ilegal hingga Narkotika

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:35

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1230 shares
    Share 492 Tweet 308
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1469 shares
    Share 588 Tweet 367
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    893 shares
    Share 357 Tweet 223
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.