• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Rakyat Rusia, Barat, dan Perang di Ukraina

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 26 Februari 2023 - 20:31
in Internasional
Presiden-Rusia-VP

Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara selama konferensi pers setelah pertemuan Dewan Negara di Moskow, Rusia, Kamis (22/12/2022). Foto : Antara/Pool via Reuters/Sputnik/Sergey Guneev/as/am.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan konfrontasi dengan Barat atas perang di Ukraina sebagai pertempuran penting bagi kelangsungan hidup Rusia dan rakyatnya.

“Mereka punya satu tujuan: membubarkan bekas (wilayah, red) Uni Soviet dan bagian fundamentalnya – Federasi Rusia,” katanya dalam wawancara dengan TV pelat merah Rossiya 1.

BacaJuga:

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Wawancara itu direkam pada Rabu (22/2/2023), tetapi disiarkan pada Minggu (26/2/2023), setahun setelah dia memerintahkan “operasi militer khusus” di negara tetangganya, Ukraina.

Putin mengaku yakin masa depan Rusia dan rakyatnya berada dalam bahaya.

Baca Juga : Jerman Minta China Bersikap Tegas soal Perang Rusia-Ukraina

Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan negara-negara Barat menolak narasi itu dan mengatakan bahwa tujuan mereka adalah membantu Ukraina membela diri dari agresi Rusia yang tak berdasar.

Putin mengatakan Barat ingin memecah belah Rusia dan kemudian mengendalikan negara penghasil bahan baku terbesar di dunia itu.

Langkah itu, katanya, dapat membawa kehancuran bagi orang-orang Rusia, terutama etnis Rusia mayoritas.

“Saya bahkan tidak tahu apakah kelompok etnis seperti orang Rusia akan mampu mempertahankan kondisi mereka seperti saat ini,” kata dia.

Putin menambahkan bahwa rencana Barat telah dituangkan ke dalam dokumen, meski dia tidak menjelaskannya lebih jauh.

Amerika Serikat membantah mereka ingin menghancurkan Rusia, meskipun Presiden Joe Biden telah memperingatkan bahwa konflik antara Rusia dan NATO bisa memicu Perang Dunia Ketiga.

Biden juga pernah mengatakan bahwa Putin seharusnya tidak terus berkuasa.

Menurut Putin, bantuan militer senilai puluhan miliar dolar dari AS dan Eropa ke Ukraina menunjukkan bahwa Rusia kini berhadapan langsung dengan NATO.

Konflik NATO-Rusia dianggap seperti mimpi buruk Perang Dingin yang pernah terjadi antara Barat dan Soviet.

Cara Putin memandang perang di Ukraina sebagai hal yang penting bagi rakyat Rusia telah mendorongnya melakukan beberapa hal, termasuk kemungkinan menggunakan senjata nuklir.

Doktrin resmi Rusia memungkinkan penggunaan senjata nuklir jika senjata serupa atau senjata pemusnah massal lainnya digunakan untuk melawan Rusia.

Senjata nuklir juga bisa digunakan jika Rusia diserang dengan senjata konvensional yang membahayakan “eksistensi negara” itu, menurut doktrin tersebut.

Putin telah memberi isyarat bahwa dia siap meninggalkan perjanjian pengendalian senjata nuklir kecuali Barat mundur dari Ukraina.

Pada Selasa (21/2), dia menegaskan lagi tekad Rusia di Ukraina dengan menangguhkan sebuah pakta pengendalian senjata nuklir yang penting.

Dia juga mengumumkan bahwa strategi baru siap digunakan dalam pertempuran dan memperingatkan bahwa Moskow dapat melanjutkan uji coba senjata nuklirnya.

Putin mengatakan Rusia hanya akan melanjutkan pembicaraan jika senjata nuklir Prancis dan Inggris juga dijadikan pertimbangan.

Menurut Federasi Ilmuwan Amerika, Rusia mewarisi hulu ledak nuklir terbanyak di dunia dari Uni Soviet. Jumlahnya melebihi gabungan hulu ledak nuklir AS, Prancis dan Inggris.

Putin mengatakan ketika semua negara-negara besar NATO telah bersepakat untuk mengalahkan Rusia. “Bagaimana kami bisa mengabaikan kemampuan nuklir mereka dalam kondisi seperti ini?” tandasnya dilansir Reuters melalui Antara.

Dia mengatakan capaian terbesar tahun lalu adalah bersatunya rakyat Rusia. (aro)

Tags: baratperangPutinRakyat RusiaRusiaukraina

Berita Terkait.

jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07
Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS
Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:16
Gedung-Pancasila
Internasional

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:22
Gempa-Kolombia
Internasional

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:18
WCO
Internasional

Bahas Arah Kebijakan Kepabeanan Dunia, Indonesia Hadiri Pertemuan Tinggi Tahunan WCO di Belgia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:15
KBRI
Internasional

Perkuat Kemitraan, Menlu Kanada Hadiri Perayaan Hari ASEAN ke-59 di KBRI Ottawa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:02

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1166 shares
    Share 466 Tweet 292
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3708 shares
    Share 1483 Tweet 927
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    863 shares
    Share 345 Tweet 216
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.