• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Jerman Minta China Bersikap Tegas soal Perang Rusia-Ukraina

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 26 Februari 2023 - 03:47
in Headline
Arsip - Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier berbicara di Forum Jerman-Spanyol di Berlin, Jerman, 18 Oktober 2022. (ANTARA/REUTERS/Christian Mang/as)

Arsip - Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier berbicara di Forum Jerman-Spanyol di Berlin, Jerman, 18 Oktober 2022. (ANTARA/REUTERS/Christian Mang/as)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier meminta China, yang berhubungan dekat dengan Rusia, untuk mengambil sikap tegas terhadap perang di Ukraina.

“Rusia lah yang secara brutal menyerang negara tetangganya. Rusia yang terus mengirim pasukan baru ke garis depan,” kata Steinmeier, Jumat (24/2).

BacaJuga:

Imbas Temuan 995 Senjata hingga Narkoba, Sekolah YHI-PP Terapkan PJJ

Bromo Wildfire Still Burning, BNPB: More Than 176 Hectares of Land Affected

Duh Karhutla Gunung Bromo Belum Padam, BNPB: Lebih dari 176 Ha Lahan Terbakar

Dia menyuarakan keraguan atas rencana perdamaian China yang baru-baru ini diumumkan untuk mengakhiri perang Ukraina.

“Dipertanyakan apakah negara adidaya China ingin memainkan peran konstruktif untuk tujuan ini. Tetapi jika ya, maka China tentu harus berbicara tidak hanya dengan Moskow tetapi juga dengan Kiev,” kata Steinmeier dalam sebuah acara untuk memperingati satu tahun perang tersebut.

Jika China ingin memainkan peran konstruktif untuk perdamaian di Ukraina, kata dia, maka China harus bergabung dengan mayoritas negara dan bekerja untuk perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Kita harus bekerja sama untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip Perserikatan Bangsa-Bangsa dihormati oleh negara yang melanggarnya setiap hari,” kata dia.

Presiden Jerman itu menekankan bahwa pasukan Rusia harus ditarik dari Ukraina, dan tanpa langkah ini, tidak mungkin ada perundingan untuk mengakhiri perang.

“Perdamaian palsu, yang hanya menghargai perampasan tanah oleh (Presiden Rusia Vladimir) Putin dan membiarkan orang-orang bergantung pada tindakan sewenang-wenang penjajah mereka, tidak akan menjadi perdamaian yang nyata,” tutur dia.

Sebelumnya, China mengumumkan 12 poin usulan untuk penyelesaian politik atas krisis Ukraina. Usulan tersebut menggarisbawahi pentingnya Piagam PBB dan penghormatan kedaulatan semua negara.

Usulan China juga menyerukan penghentian permusuhan, melanjutkan pembicaraan damai, menjaga keamanan pembangkit listrik tenaga nuklir, menghentikan sanksi sepihak, dan mempromosikan rekonstruksi pasca konflik.

Wakil Juru Bicara Pemerintah Jerman Wolfgang Buchner mengatakan adalah hal yang baik bahwa China mempresentasikan idenya, tetapi menekankan bahwa elemen penting tidak ada dalam usulan tersebut.

“Sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, China memiliki tanggung jawab yang sangat penting untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina. Dan itulah mengapa bagus jika Beijing telah menyampaikan gagasannya sendiri,” kata Buchner dalam konferensi pers di Berlin.

“Rencana China berisi sejumlah poin penting, seperti penolakan yang jelas terhadap penggunaan senjata nuklir. Pada saat yang sama, dari sudut pandang kami, elemen penting hilang–pertama dan terutama yaitu penarikan pasukan Rusia dari Ukraina,” tutur dia, menambahkan.

Buchner mendesak China untuk membahas rencana perdamaian dengan Ukraina, dalam upaya memenuhi kepentingan keamanan Kiev.

“Penting bahwa China sekarang juga mendiskusikan ide-ide ini secara langsung dengan Ukraina. Ini adalah satu-satunya cara untuk menemukan solusi adil yang mempertimbangkan kepentingan sah Ukraina,” kata dia. (bro)

Tags: ChinaJermanKonflik Rusia-UkrainaPerang Rusia-UkrainaRusiaukraina

Berita Terkait.

yhi
Headline

Imbas Temuan 995 Senjata hingga Narkoba, Sekolah YHI-PP Terapkan PJJ

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:02
Kebakaran
Headline

Bromo Wildfire Still Burning, BNPB: More Than 176 Hectares of Land Affected

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:27
Karhutla
Headline

Duh Karhutla Gunung Bromo Belum Padam, BNPB: Lebih dari 176 Ha Lahan Terbakar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:27
Karhutla
Headline

60 Hektare Bromo Terdampak Kebakaran, DPR Soroti Lemahnya Antisipasi Karhutla

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:04
Messi
Headline

Ayah Lionel Messi Meninggal Dunia, Real Madrid Sampaikan Ucapan Duka

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:11
amin
Headline

Ma’ruf Amin Ungkap Kriteria Pemimpin Ideal NU: Harus Bisa Mendamaikan dan Kembalikan Khittah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:24

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2464 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2202 shares
    Share 881 Tweet 551
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.