• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Uni Eropa segera Setujui Paket Sanksi ke-10 bagi Rusia

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 22 Februari 2023 - 11:11
in Internasional
eropa

Foto Dokumentasi - Bendera Uni Eropa berkibar di luar markas Komisi Eropa, di Brussel, Belgia, 24 Desember 2020. ANTARA/REUTERS/Yves Herman.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Uni Eropa mendekati paket sanksi ke-10 terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina dan pemerintah-pemerintah UE berharap untuk mencapai kesepakatan pada Rabu, jika mereka dapat mengatasi perbedaan tentang larangan impor karet dan berlian Rusia, kata para diplomat UE.

Di antara mereka yang ingin ditargetkan oleh blok tersebut adalah warga Rusia yang katanya terlibat dalam deportasi ilegal sekitar 6.000 anak Ukraina.

BacaJuga:

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Paket tersebut, senilai 11 miliar euro (11,70 miliar dolar AS), juga kemungkinan akan mencakup, untuk pertama kalinya, larangan semua ekspor ke tujuh entitas Iran yang diyakini membuat barang-barang yang digunakan oleh Rusia dalam perang.

“Hari ini kami sedang mendiskusikan paket sanksi ke-10 terhadap Rusia,” kata Duta Besar Polandia untuk Uni Eropa Andrzej Sados setelah pembicaraan dengan duta besar dari 27 pemerintah Uni Eropa di Brussels.

“Kami akan memulai kembali diskusi besok sore dengan harapan kami dapat menemukan common denominator (faktor yang sama dalam situasi berbeda),” katanya pula seperti dilansir dari Antara, Rabu (22/2/2023).

Uni Eropa ingin agar paket tersebut, termasuk terhadap mereka yang dituduh melakukan deportasi anak-anak, siap pada waktunya untuk peringatan invasi pada 24 Februari.

“Setidaknya 34 institusi Rusia terlibat dalam penculikan anak-anak Ukraina secara sistemik, termasuk ombudsman anak-anak Rusia,” ucap Sados.

Badan Pengungsi PBB mengatakan bulan lalu Rusia memberikan anak-anak paspor Rusia dan menempatkan mereka untuk diadopsi.

Sebuah laporan yang didukung AS bulan ini mengatakan Rusia telah menahan setidaknya 6.000 anak Ukraina di tempat-tempat di Krimea yang dikuasai Rusia yang tujuan utamanya tampaknya adalah pendidikan ulang politik. Kedutaan Rusia di Washington mengatakan Rusia menerima anak-anak yang terpaksa melarikan diri dari Ukraina.

Menanggapi UNHCR, Kementerian Luar Negeri Rusia menuduh pemimpinnya diam ketika anak-anak meninggal akibat apa yang dia katakan sebagai penembakan Ukraina di wilayah Donbas, setelah separatis pro-Moskow mendeklarasikan kemerdekaan pada 2014.

Perdagangan Berlian

Sados mengatakan ada beberapa kemajuan dalam menetapkan embargo impor berlian Rusia, baik yang dipoles atau kasar, karena Belgia mengurangi penentangannya meskipun itu akan merugikan pusat perdagangan berlian terbesar Eropa di Antwerp.

Namun dia dan diplomat lainnya mengatakan berlian tidak mungkin menjadi bagian dari paket ini, karena tindakan seperti itu masih perlu dikoordinasikan dengan negara-negara G7, yang para pemimpinnya kemungkinan besar akan menyebutkan masalah tersebut dalam sebuah pernyataan pada Jumat (24/2).

Paket itu juga tidak termasuk sanksi sektor energi nuklir Rusia dan menempatkan Rosatom dalam daftar sanksi, kata para diplomat, karena beberapa negara Eropa, termasuk Prancis, membeli uranium dari Rusia untuk reaktor mereka.

Tetapi UE hampir mencapai kompromi untuk melarang karet sintetis Rusia, kata para diplomat, meskipun Jerman dan Italia menentang embargo penuh yang diminta oleh Polandia dan negara-negara Baltik. Solusinya bisa berupa kuota dan pembicaraan berfokus pada seberapa banyak yang diizinkan, kata para diplomat.

UE juga akan melarang penjualan ke Rusia dari semua komponen elektronik dan penggunaan ganda yang digunakan dalam sistem bersenjata Rusia seperti drone, rudal, dan helikopter–pada dasarnya segala sesuatu yang dapat ditemukan dalam senjata Rusia di medan perang Ukraina.

UE juga kemungkinan akan memangkas lebih banyak bank Rusia, termasuk Alfa-Bank, bank online Tinkoff, dan pemberi pinjaman komersial Rosbank dari sistem pengiriman pesan global SWIFT.

Uni Eropa kemungkinan akan melarang layanan bahasa Arab Russia Today dari wilayahnya dan melarang penjualan ke Rusia sirkuit dan komponen elektronik, kamera termal, radio dan kendaraan berat, serta baja dan aluminium yang digunakan dalam konstruksi dan permesinan untuk keperluan industri dan konstruksi. (mg1)

Tags: Rusiauni eropa

Berita Terkait.

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS
Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:16
Gedung-Pancasila
Internasional

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:22
Gempa-Kolombia
Internasional

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:18
WCO
Internasional

Bahas Arah Kebijakan Kepabeanan Dunia, Indonesia Hadiri Pertemuan Tinggi Tahunan WCO di Belgia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:15
KBRI
Internasional

Perkuat Kemitraan, Menlu Kanada Hadiri Perayaan Hari ASEAN ke-59 di KBRI Ottawa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:02
toys
Internasional

Buka Akses Pasar Lebih Luas, Art Toys Indonesia Incar Pasar Korea Selatan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3682 shares
    Share 1473 Tweet 921
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    857 shares
    Share 343 Tweet 214
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.