INDOPOSCO.ID – Pengenalan Lingkungan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Jakarta (PKKMB UMJ) Tahun 2026 resmi dibuka pada Senin (21/09/2026). Kegiatan bertema “Green and Sustainable Global Campus” itu berlangsung di Auditorium K. H. Ahmad Basyir, Gedung Cendekia UMJ.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengajak mahasiswa baru UMJ untuk memiliki pemikiran yang berorientasi pada masa depan dan tidak mudah menyerah dengan keadaan, serta pentingnya kesungguhan menjalani kehidupan, terlepas dari latar belakang keluarga maupun kondisi ekonomi.
“Jangan pernah menyesal kita lahir di mana, jangan pernah menyesal orang tua kita siapa, tapi menyesallah kalau kita hidup tidak bersungguh-sungguh,” kata Yandri di UMJ, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (21/9/2026).
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya terpaku pada mata kuliah, tetapi memanfaatkan lingkungan kampus sebagai ruang untuk membentuk karakter. Menurutnya, mahasiswa perlu berani berbicara, bertindak, dan berorganisasi sebagai bagian dari proses pengembangan diri.
“Kalian boleh dari fakultas mana pun, jangan terpaku dengan mata kuliah, mata kuliah itu wajib, tapi yang membentuk kita ialah lingkungan,” jelasnya.
Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod menekankan mahasiswa agar memanfaatkan masa perkuliahan dengan mengikuti berbagai kegiatan yang dapat mendukung pengembangan diri.
“Adik-adik harus bangga kuliah di universitas Muhammadiyah tertua, universitas unggul, dan universitas Muhammadiyah yang ada di ibu kota,” ujar Ma’mun Murod dalam kesempatan yang sama.
Ma’man juga berpesan agar mahasiswa tidak hanya berfokus pada kegiatan perkuliahan, tetapi turut aktif mengembangkan kemampuan melalui berbagai aktivitas di luar kelas.
Ia menyarankan mahasiswa mengalokasikan 60 persen waktunya untuk kuliah dan 40 persen untuk aktivitas lainnya, sedangkan mahasiswa Fakultas Kedokteran dianjurkan mengalokasikan 80 persen waktunya untuk perkuliahan.
“Jangan jadi mahasiswa kupu-kupu atau kuliah pulang, kuliah pulang. Manfaatkan waktu yang ada untuk banyak belajar di kampus, ikuti organisasi-organisasi dan UKM yang ada di kampus,” pesannya. (dan)















