INDOPOSCO.ID – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan dukacita mendalam bagi para korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026).
Ia menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan bangsa Indonesia, khususnya kepada keluarga korban dan mereka yang terdampak, serta menyatakan kesiapan penuh memberikan bantuan kemanusiaan dan bantuan medis.
“Saya menyampaikan belasungkawa dan simpati yang tulus kepada Yang Mulia (Presiden RI-red), pemerintah, dan rakyat Indonesia yang bersahabat, terutama kepada keluarga yang berduka dan terdampak,” kata Pezeshkian seperti dilansir dari Islamic Republic News Agency (IRNA), Senin (17/8/2026).
“Dalam situasi sulit ini, sambil menyatakan kesiapan kami untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan medis apa pun,” tambahnya.
Ia berharap stabilitas dan ketenangan segera pulih di wilayah-wilayah yang terdampak bencana gempa.
“Saya memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar memberikan rahmat dan ampunan bagi para korban, kesembuhan yang cepat bagi para korban luka, serta kesabaran dan ketabahan bagi para penyintas,” ucap Pezeshkian.
Gempa terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer. Gempa sempat berpotensi tsunami dan dirasakan kuat di sejumlah wilayah NTT hingga Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Selatan.
Berdasarkan pemutakhiran data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per hari ini, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tercatat sebanyak 68 orang. Bencana itu juga menyebabkan 213 orang mengalami luka-luka. (dan)























