• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ekonomi Syariah Dinilai Masih ‘Main di Lapangan Ping-pong’, PKS Siapkan Terobosan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:16
in Nasional
Presiden PKS Almuzzammil Yusuf menyampaikan paparan dalam diskusi strategis bertajuk "Agenda Strategis Ekonomi Syariah: Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Indonesia" yang digelar melalui forum IQRO PKS di Aula Kantor DPTP PKS, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Foto: Dokumen PKS

Presiden PKS Almuzzammil Yusuf menyampaikan paparan dalam diskusi strategis bertajuk "Agenda Strategis Ekonomi Syariah: Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Indonesia" yang digelar melalui forum IQRO PKS di Aula Kantor DPTP PKS, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Foto: Dokumen PKS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Potensi ekonomi syariah Indonesia dinilai masih jauh dari kapasitas sebenarnya. Di tengah target pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai sektor ini dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan baru yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Gagasan tersebut mengemuka dalam diskusi strategis bertajuk “Agenda Strategis Ekonomi Syariah: Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru Indonesia” yang digelar melalui forum IQRO PKS di Aula Kantor DPTP PKS, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Forum ini mempertemukan akademisi, praktisi, hingga pemangku kepentingan untuk merumuskan rekomendasi penguatan ekonomi syariah di Indonesia.

BacaJuga:

Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel: 1 Senjata Api Tempur, 995 Senapan Angin

Pemerintah Tinggalkan Ego Sektoral, Layanan Publik Dibangun Lebih Terintegrasi

Istiqlal Hadirkan 32 Program Gratis, Menag Ajak Masjid Besar Ikut Mencontoh

Dalam keynote speech-nya, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf mengatakan pembahasan mengenai ekonomi syariah bukan sekadar agenda diskusi, melainkan implementasi dari keputusan Musyawarah Majelis Syura PKS yang menempatkan isu tersebut sebagai salah satu prioritas perjuangan partai.

“Di antara empat keputusan Majelis Syura adalah untuk PKS memperjuangkan ekonomi syariah melalui pejabat publik, terutama di DPR RI dan di kabinet Presiden Prabowo. Diskusi ini adalah tindak lanjut keputusan Majelis Syura,” ujar Almuzzammil.

Menurutnya, Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi pemain utama ekonomi syariah dunia. Selain memiliki populasi muslim terbesar di dunia yang mencapai 251 juta jiwa atau sekitar 87,15 persen dari total penduduk, Indonesia juga memiliki potensi wakaf dan industri halal yang belum berkembang secara optimal.

Namun, besarnya potensi tersebut belum berbanding lurus dengan pemanfaatannya. “Jadi ekonomi syariah punya potensi sebesar lapangan bola tapi kita baru bermain sebesar lapangan ping-pong,” jelas Almuzzammil.

PKS, lanjut dia, memandang ekonomi syariah dapat menjadi salah satu instrumen untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional yang dalam satu dekade terakhir masih bertahan di kisaran lima persen.

“Di tengah pemerintah ingin meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kita ingin mengangkat isu ekonomi syariah ini yang belum banyak disoroti oleh pemerintah. Hari ini kita berkumpul dan berdiskusi untuk mengumpulkan rekomendasi,” tambahnya.

Forum tersebut turut menghadirkan Pakar Ekonomi Syariah Prof. Muhammad Syafi’i Antonio sebagai narasumber utama. Sementara Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Ekuin) Handi Risza hadir sebagai penanggap untuk memperkaya pembahasan mengenai strategi pengembangan ekonomi syariah sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Melalui forum ini, PKS berharap lahir berbagai rekomendasi konkret yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah, mulai dari pengembangan industri halal, optimalisasi wakaf produktif, hingga perluasan instrumen keuangan syariah sebagai penggerak ekonomi nasional. (her)

Tags: Almuzzammil YusufEkonomi SyariahPertumbuhan Ekonomipks

Berita Terkait.

Menkop Bawa Semangat Koperasi ke Festival Lembah Baliem Wamena
Nasional

Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel: 1 Senjata Api Tempur, 995 Senapan Angin

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:55
Pemerintah Tinggalkan Ego Sektoral, Layanan Publik Dibangun Lebih Terintegrasi
Nasional

Pemerintah Tinggalkan Ego Sektoral, Layanan Publik Dibangun Lebih Terintegrasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:31
Istiqlal Hadirkan 32 Program Gratis, Menag Ajak Masjid Besar Ikut Mencontoh
Nasional

Istiqlal Hadirkan 32 Program Gratis, Menag Ajak Masjid Besar Ikut Mencontoh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:53
Mengakhiri “Pecah Kongsi” Pimpinan Daerah, Pakar: Sebaiknya Pilkada Tidak Pilih Wakil
Nasional

Mengakhiri “Pecah Kongsi” Pimpinan Daerah, Pakar: Sebaiknya Pilkada Tidak Pilih Wakil

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:31
Barbuk
Nasional

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 10 Kilogram Ganja dari Thailand

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:47
Edukasi
Nasional

Edukasi Batasan Tubuh melalui Kampanye Berani Lindungi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:27

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2449 shares
    Share 980 Tweet 612
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2038 shares
    Share 815 Tweet 510
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1990 shares
    Share 796 Tweet 498
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2611 shares
    Share 1044 Tweet 653
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1368 shares
    Share 547 Tweet 342
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.