• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Di Balik Tragedi Truk Jalan Raya: Saat Nyawa Rakyat Digadaikan demi Efisiensi Logistik

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:49
in Headline
Truk

Ilustrasi truk Over Dimension Over Loading (ODOL) yang dibiarkan merusak jalan dan memicu maut. Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

​INDOPOSCO.ID – Saban hari, berita duka akibat kecelakaan tragis di jalan raya terus berulang. Namun, narasi yang dilempar ke publik selalu seragam: rem blong, ban pecah, atau kelalaian pengemudi. Di balik pengulangan tragedi ini, terdapat realitas kelam yang sengaja dikaburkan, di mana keselamatan jiwa masyarakat digadaikan demi mengejar target ekonomi jangka pendek.

​Data Korlantas Polri dan PT Jasa Raharja menunjukkan kenyataan pahit, angka fatalitas kecelakaan telah melampaui 100 jiwa per hari. Ironisnya, korban terbanyak adalah pengguna sepeda motor (75 persen), dengan porsi usia muda dan produktif rentang 11-25 tahun mencapai 25 hingga 40 persen. Meski ada tren penurunan fatalitas sekitar 8 persen pada mudik 2026, profil korbannya tak berubah: para lelaki pencari nafkah dan pilar keluarga.

BacaJuga:

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

Buntut Kasus Silmy Karim, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura di Kantor Imigrasi Jaksel

​Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegjapranata sekaligus Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, mengungkap pemicu mendasar dari krisis ini. “Menyematkan status human error pada setiap kecelakaan truk adalah simplifikasi masalah yang menyesatkan. Sopir berada di ujung paling hilir dari rantai pasok yang eksploitatif,” tegas Djoko.

​Djoko menjelaskan bahwa penegakan hukum selama ini mandul karena hanya menyasar pengemudi atau memberi sanksi administratif ringan pada armada.

Padahal, ketika seorang sopir membawa truk tidak laik jalan atau mengemudi dalam kondisi lelah ekstrem demi mengejar setoran, akar masalahnya ada pada kegagalan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU) di tingkat korporasi serta longgarnya pengawasan di hulu.

​Kondisi ini menciptakan ketimpangan sistemik yang merugikan publik. Saat truk Over Dimension Over Loading (ODOL) dibiarkan merusak jalan dan memicu maut, masyarakat secara tidak langsung sedang menyubsidi keuntungan para pelaku industri menggunakan nyawa dan uang pajak mereka.

“Efisiensi logistik tidak boleh dicapai dengan cara mengorbankan keselamatan publik di jalan raya,” tambah Djoko.

​Lebih lanjut, maraknya kecelakaan truk menjadi indikator gagalnya diversifikasi moda logistik nasional. Beban angkut barang masih menumpuk sangat berat di jalan darat (road-based logistics), sementara pemanfaatan jalur kereta api barang dan tol laut belum kompetitif dari segi biaya maupun waktu. Selama perpindahan moda (mode shift) ke transportasi massal yang lebih aman tidak diakselerasi, risiko fatalitas akan terus mengintai masyarakat.

​Ada enam poin kritis yang disorot terkait krisis ini. Pertama, pengawasan law enforcement yang lemah dan mudah dinegosiasikan di lapangan. Kedua, lingkaran setan praktik ODOL akibat perang tarif logistik. Ketiga, pengabaian kelaikan teknis kendaraan seperti manipulasi uji KIR. Poin-poin ini membuktikan bahwa pengawasan konvensional di jalan raya sudah sangat usang dan rawan kompromi.

​Masalah keempat dan kelima menyoroti rendahnya kualifikasi serta kesejahteraan pengemudi yang tidak diperlakukan sebagai profesi ahli bersertifikat, ditambah lagi implementasi SMK PAU oleh pengusaha angkutan yang sering kali hanya formalitas di atas kertas. Poin keenam adalah besarnya beban fiskal daerah dan negara akibat kerugian kerusakan infrastruktur publik yang dampaknya harus ditanggung oleh seluruh rakyat.

​Untuk memutus rantai pelanggaran ini, reformasi total sangat mendesak dilakukan melalui penegakan pidana korporasi (corporate liability). Pemilik barang (cargo owner) yang menyewa truk non-standar dan pengusaha angkutan yang membiarkan armadanya beroperasi tanpa KIR valid harus diposisikan sebagai pelaku utama tindak pidana kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain.

​Selain itu, diperlukan modernisasi pengawasan berbasis teknologi, mulai dari integrasi jembatan timbang digital (Weigh-in-Motion), otomatisasi pencabutan izin rute, hingga pemasangan alat pemantau kecepatan (speed limiter) dan jam kerja pengemudi. Hanya dengan kemauan politik (political will) yang kuat untuk menghentikan kompromi di hulu, keselamatan warga di jalan raya dapat benar-benar dilindungi.(ney)

Tags: kecelakaanOver Dimension Over LoadingTragediTruk

Berita Terkait.

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan
Headline

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:40
Assaat
Headline

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:47
Silmi-Karim
Headline

Buntut Kasus Silmy Karim, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura di Kantor Imigrasi Jaksel

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:27
Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut
Headline

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:57
Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Headline

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:01
FA
Headline

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:39

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2321 shares
    Share 928 Tweet 580
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1986 shares
    Share 794 Tweet 497
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1704 shares
    Share 682 Tweet 426
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2111 shares
    Share 844 Tweet 528
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.