• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Geopolitik Global Makin Tak Pasti, PLN Tegaskan Peran Strategis LNG bagi Ketahanan Energi Indonesia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:25
in Ekonomi
WNTS

Ilustrasi - Proses penggelaran pipa bawah laut dengan menggunakan kapal T1201 dengan teknologi dynamic positioning (DP) non-anchor pada proyek pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)- Pemping untuk menghubungkan pasokan gas bumi Natuna dengan kebutuhan energi domestik khususnya di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Foto: Dokumen PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketidakpastian geopolitik global dan meningkatnya kebutuhan listrik nasional mendorong PT PLN (Persero) memperkuat strategi pengamanan pasokan gas bumi dan Liquefied Natural Gas (LNG). Di tengah percepatan transisi energi, LNG dinilai akan menjadi energi penyeimbang yang berperan penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Hal tersebut disampaikan Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT PLN (Persero) sekaligus Pelaksana Harian Direktur Utama PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), Rakhmad Dewanto, saat menjadi pembicara dalam The 5th IndoPACIFIC LNG Summit 2026 di Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Minggu (2/8/2026).

BacaJuga:

Bea Cukai Dukung Ekspor Koper dari Jepara melalui Pemberian Fasilitas Kawasan Berikat

BTN Kembali Jadi Penyalur KPR FLPP Terbesar, Menteri PKP Beri Apresiasi di Hadapan Presiden

PHI Bukukan Produksi 621 MMSCFD Gas dan 59,3 Ribu Barel Minyak per Hari pada Semester I 2026

Menurutnya, kebutuhan listrik Indonesia akan terus meningkat seiring pertumbuhan sektor industri, elektrifikasi transportasi, berkembangnya kawasan ekonomi baru, serta pesatnya pembangunan pusat data (data center). Dalam lima tahun ke depan, pusat data diperkirakan membutuhkan tambahan pasokan listrik hingga 15 gigawatt (GW).

“Permintaan listrik Indonesia akan terus meningkat. Karena itu kita membutuhkan pasokan energi yang aman, andal, dan fleksibel. Dalam konteks tersebut, gas tidak hanya berperan sebagai energi transisi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan sistem kelistrikan nasional,” ujarnya.

Rakhmad menjelaskan, kebutuhan energi primer nasional diproyeksikan tumbuh sekitar 2 persen per tahun, sedangkan permintaan listrik meningkat lebih tinggi, yakni 4,6-5,4 persen per tahun. Kondisi tersebut menuntut ketersediaan pasokan gas dan LNG yang makin andal guna menjaga fleksibilitas sistem tenaga listrik sekaligus mendukung peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

Berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, produksi listrik nasional diperkirakan meningkat dari 304,4 terawatt hour (TWh) menjadi 584,3 TWh. Dalam periode yang sama, porsi pembangkit berbahan bakar batu bara diproyeksikan turun menjadi sekitar 47 persen, sementara kontribusi pembangkit energi baru terbarukan meningkat hingga 33 persen.

Dalam bauran energi tersebut, LNG akan memegang peran sebagai balancing fuel atau energi penyeimbang yang menjaga stabilitas sistem ketika pembangkit berbasis surya dan angin mengalami fluktuasi produksi.

PLN memproyeksikan kebutuhan gas untuk pembangkit listrik nasional akan meningkat rata-rata 4,5 persen per tahun, dari 1.748 Billion British Thermal Unit per Day (BBTUD) pada 2026 menjadi hampir 2.490 BBTUD pada 2034. Seiring pertumbuhan tersebut, kontribusi LNG dalam pasokan gas PLN diperkirakan naik dari 57 persen menjadi 67 persen, mempertegas posisinya sebagai salah satu tulang punggung sistem kelistrikan nasional.

Untuk menjamin keandalan pasokan, PLN EPI telah memperkuat kontrak gas dan LNG jangka panjang dengan sejumlah mitra strategis, antara lain West Natuna Exploration Limited (WNEL), Mubadala Energy, INPEX, dan South Hub. Kerja sama tersebut mencakup pasokan gas hingga 300 BBTUD serta kontrak LNG lebih dari 49 juta ton, sehingga memberikan kepastian pasokan energi primer dalam jangka panjang.

Selain itu, PLN juga mempercepat pembangunan infrastruktur LNG nasional melalui pengembangan Floating Storage Regasification Unit (FSRU) di Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, dan Cilegon, pembangunan klaster gasifikasi di Indonesia Timur, serta peningkatan kapasitas penyimpanan LNG nasional menjadi sekitar 1,2 juta meter kubik dengan kapasitas regasifikasi mencapai 3.850 MMSCFD.

Pengembangan infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan fleksibilitas distribusi LNG, memperkuat rantai pasok energi nasional, sekaligus meningkatkan ketahanan sistem kelistrikan menghadapi dinamika geopolitik global.

“Kita tetap mendorong peningkatan energi baru dan terbarukan. Namun sistem kelistrikan juga harus tetap andal. Di sinilah gas memiliki peran strategis untuk menjaga keseimbangan antara keamanan energi, keterjangkauan harga, dan keberlanjutan,” kata Rakhmad.

Melalui penguatan kontrak pasokan jangka panjang, percepatan pembangunan infrastruktur LNG, serta diversifikasi sumber energi primer, PLN terus membangun sistem kelistrikan yang lebih tangguh, fleksibel, dan berkelanjutan. Strategi tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan energi nasional, mempercepat integrasi energi baru terbarukan, sekaligus mendukung implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta target Net Zero Emissions (NZE) Indonesia.(rmn)

Tags: Ketahanan EnergiLNGpln epiSistem Kelistrikan Nasional

Berita Terkait.

BC-Jateng
Ekonomi

Bea Cukai Dukung Ekspor Koper dari Jepara melalui Pemberian Fasilitas Kawasan Berikat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:06
Nixon
Ekonomi

BTN Kembali Jadi Penyalur KPR FLPP Terbesar, Menteri PKP Beri Apresiasi di Hadapan Presiden

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:24
phi
Ekonomi

PHI Bukukan Produksi 621 MMSCFD Gas dan 59,3 Ribu Barel Minyak per Hari pada Semester I 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:26
jfk
Ekonomi

Bukan Sekadar Jual Beli, Bursa Jadi Penentu Harga Komoditas Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:13
Penghargaan
Ekonomi

Pegadaian Raih Penghargaan Khusus di Ajang IDX Channel Anugerah ESG 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:23
dpr
Ekonomi

DPR Dorong Pemerintah Siasati Pelemahan Rupiah dengan Memperkuat Pariwisata hingga Hilirisasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2108 shares
    Share 843 Tweet 527
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1190 shares
    Share 476 Tweet 298
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1152 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1083 shares
    Share 433 Tweet 271
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.