• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Eksplorasi Jadi Kunci, ReforMiner Ingatkan Produksi Minyak Bisa Terkunci di Level 580 Ribu BOPD

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 28 Juli 2026 - 19:28
in Ekonomi
bop

Fasilitas produksi Subholding Upstream Pertamina. Foto: Dokumen Subholding Upstream Pertamina

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Target swasembada energi yang menjadi salah satu prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai akan sulit dicapai apabila kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) tidak dipercepat. Saat ini, produksi minyak nasional masih berada di kisaran 580 ribu barel per hari (Barrel of Oil Per Day/BOPD), jauh dari target pemerintah yang menargetkan produksi mencapai 1 juta BOPD pada dekade mendatang.

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro, mengatakan sektor hulu migas masih menjadi tulang punggung bauran energi nasional. Hingga 2025, kontribusi migas terhadap bauran energi Indonesia masih mencapai lebih dari 50 persen. Namun, industri ini menghadapi tantangan serius berupa penurunan produksi alamiah (decline rate) yang terus meningkat di lapangan-lapangan eksisting.

BacaJuga:

Menkop Dorong BKMT Dirikan Koperasi untuk Pembinaan Umat

Hunian Rakyat Dikebut, BPKP Tekankan Tata Kelola dan Ketepatan Pemanfaatan Aset

Perkuat Ketahanan Pesisir Utara Jawa Hadapi Perubahan Iklim, PGN Grup Tanam Lebih dari 269 Ribu Mangrove

“Data SKK Migas menunjukkan decline rate minyak nasional sepanjang periode 2020–2025 berkisar antara 13,4 persen hingga 30,2 persen per tahun, dengan rata-rata mencapai 22,3 persen. Sementara decline rate gas berada pada kisaran 5,2 persen hingga 15,8 persen per tahun,” ujar Komaidi dalam keterangan tertulis, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, berdasarkan skenario Long Term Plan (LTP) SKK Migas, apabila tidak ada peningkatan aktivitas eksplorasi secara signifikan, lifting minyak nasional pada 2030 diperkirakan hanya berada di kisaran 580 ribu-590 ribu BOPD. Kondisi tersebut berpotensi memperlebar kesenjangan antara produksi dan konsumsi minyak domestik hingga lebih dari 1 juta BOPD.

Akibatnya, kebutuhan impor minyak diperkirakan terus meningkat. Dalam skenario harga minyak USD90 per barel, devisa yang harus dikeluarkan Indonesia untuk impor minyak selama periode 2026-2030 diproyeksikan mencapai USD181,3 miliar atau sekitar Rp3.043 triliun pada skenario terbaik, dan dapat membengkak hingga USD217,9 miliar atau sekitar Rp3.656 triliun pada skenario terburuk.

Di sisi lain, Indonesia masih memiliki potensi sumber daya migas yang besar. Dari total 128 cekungan migas yang dimiliki, sekitar 68 cekungan masih belum dieksplorasi secara optimal. Dalam beberapa tahun terakhir juga tercatat sejumlah penemuan migas berskala besar, di antaranya di Blok Andaman II, Geng North-1 di Kutai/Ganal, South Andaman, Muara Bakau, hingga penemuan Geliga-1 di Blok Ganal pada April 2026.

Meski demikian, realisasi pengeboran sumur eksplorasi masih belum memenuhi target. Selama periode 2021-2026, pencapaian pengeboran nasional secara konsisten berada di bawah target tahunan. Hingga 31 Mei 2026, misalnya, baru terealisasi lima sumur dari target 39 sumur atau sekitar 12,8 persen.

Komaidi menilai, secara teknis Indonesia sebenarnya memiliki daya saing yang cukup baik. Rasio keberhasilan geologis nasional sepanjang 2020–2024 berada pada kisaran 52–74 persen dengan rata-rata 63,2 persen. Bahkan, berdasarkan laporan IHS Markit per April 2026, indikator Activity & Success Indonesia menempati peringkat keempat di kawasan Asia Pasifik dari 15 negara yang dinilai.

Dalam upaya meningkatkan produksi nasional, Pertamina melalui Subholding Upstream PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memegang peran strategis dengan kontribusi sekitar 55-56 persen terhadap produksi minyak nasional dan 29-30 persen terhadap lifting gas nasional sepanjang 2025–2026.

Namun, lapangan migas yang dikelola Pertamina juga menghadapi penurunan produksi alamiah sekitar 21–22 persen per tahun. Tanpa eksplorasi baru maupun penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR), produksi PHE diperkirakan turun dari sekitar 579 ribu BOPD pada 2024 menjadi hanya 300 ribu-350 ribu BOPD pada 2030, bahkan berpotensi merosot di bawah 160 ribu BOPD pada 2035.

Sebaliknya, apabila eksplorasi, implementasi EOR, serta transformasi sumber daya dapat dipercepat, produksi minyak Pertamina diproyeksikan meningkat menjadi 850 ribu-950 ribu BOPD pada 2030 dan mencapai sekitar 1,345 juta BOPD pada 2035. Penambahan sedikitnya 12 struktur eksplorasi minyak juga dinilai menjadi faktor penting agar produksi nasional mampu menembus sekitar 1,14 juta BOPD, sesuai target swasembada energi.

“Data dan informasi yang ada menunjukkan bahwa eksplorasi migas merupakan kunci utama untuk mencapai target swasembada energi nasional,” ungkap Komaidi.

Ia menambahkan, mengingat besarnya kontribusi Pertamina terhadap produksi migas nasional, keberhasilan meningkatkan iklim investasi, mempercepat eksplorasi, serta menjaga kinerja operasional dan finansial perusahaan akan menjadi faktor penentu dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi Indonesia.(rmn)

Tags: industri hulu migasKomaidi Notonegoroproduksi migasReforMiner InstituteSwasembada Energi

Berita Terkait.

Menkop Dorong BKMT Dirikan Koperasi untuk Pembinaan Umat
Ekonomi

Menkop Dorong BKMT Dirikan Koperasi untuk Pembinaan Umat

Kamis, 24 September 2026 - 19:05
Hunian Rakyat Dikebut, BPKP Tekankan Tata Kelola dan Ketepatan Pemanfaatan Aset
Ekonomi

Hunian Rakyat Dikebut, BPKP Tekankan Tata Kelola dan Ketepatan Pemanfaatan Aset

Kamis, 24 September 2026 - 18:45
Csr
Ekonomi

Perkuat Ketahanan Pesisir Utara Jawa Hadapi Perubahan Iklim, PGN Grup Tanam Lebih dari 269 Ribu Mangrove

Kamis, 24 September 2026 - 18:30
Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1
Ekonomi

Dorong 10 Juta Wirausaha, Pemerintah Andalkan Inkubator dan Kolaborasi Kampus

Kamis, 24 September 2026 - 18:05
brin
Ekonomi

Ekonomi Masa Depan Tak Lagi Andalkan SDA, BRIN Dorong Penguatan SDM dan Teknologi

Kamis, 24 September 2026 - 06:09
surya
Ekonomi

Energi Surya dan AI Melonjak, Wärtsilä Tekankan Pentingnya Fleksibilitas Jaringan

Kamis, 24 September 2026 - 05:46

OLAHRAGA

java
Olahraga

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 24 September 2026 - 11:21

INDOPOSCO.ID – Kemenangan Persija Jakarta atas Java United justru menyisakan persoalan di luar lapangan. Duel yang berakhir dengan skor 1-0...

SelengkapnyaDetails
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1026 shares
    Share 410 Tweet 257
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.