INDOPOSCO.ID – Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menyampaikan belasungkawa atas tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Selayar. Musibah tersebut dinilai harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat konektivitas antarpulau sekaligus meningkatkan standar keselamatan transportasi laut, khususnya di wilayah kepulauan.
“Peristiwa ini harus menjadi pengingat bahwa persoalan konektivitas dan keselamatan transportasi laut di wilayah kepulauan masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah,” kata Sultan dalam keterangan, Rabu (22/7/2026).
Menurutnya, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia harus mampu menyediakan layanan transportasi laut yang aman, layak, dan mudah dijangkau masyarakat. Tragedi KM Nurul Salsa, lanjut dia, tidak boleh dipandang hanya sebagai musibah, tetapi juga menjadi alarm untuk memperbaiki sistem transportasi laut nasional.
Sultan mengatakan, DPD RI sejak awal terus mendorong pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan. Regulasi tersebut dinilai penting untuk memberikan afirmasi bagi pembangunan di wilayah kepulauan, terutama dalam aspek konektivitas, pelayanan publik, dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
“RUU Daerah Kepulauan penting agar masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh perhatian yang lebih besar dalam pembangunan, termasuk peningkatan infrastruktur transportasi laut,” ujarnya.
Selain itu, Sultan mengapresiasi kerja keras tim SAR, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban. Ia berharap koordinasi di lapangan terus diperkuat hingga seluruh korban yang masih dinyatakan hilang dapat segera ditemukan.
Sultan juga menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan pelayaran, mulai dari pengawasan hingga peningkatan infrastruktur transportasi laut. Menurutnya, langkah tersebut penting agar tragedi serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.
“Kita berharap seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” katanya.
“Dan kejadian seperti ini tidak terulang melalui penguatan keselamatan pelayaran serta pembangunan infrastruktur transportasi laut yang lebih baik,” imbuhnya. (nas)


















