• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Bawaslu Kaji Pemisahan Fungsi Pengawasan dan Adjudikasi jelang Pemilu 2029

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 9 Juli 2026 - 14:45
in Politik
Anggota Bawaslu RI, Puad dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Menemukan Formulasi Pelaksanaan Fungsi Pengawas dan Pemutus oleh Bawaslu dalam Rangka Penguatan Lembaga Pengawas Pemilu di Gedung Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (9/7/2026). Foto: Dilianto/INDOPOSCO

Anggota Bawaslu RI, Puad dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Menemukan Formulasi Pelaksanaan Fungsi Pengawas dan Pemutus oleh Bawaslu dalam Rangka Penguatan Lembaga Pengawas Pemilu di Gedung Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (9/7/2026). Foto: Dilianto/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bersiap menghadapi Pemilu 2029, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mulai menyusun desain penguatan kelembagaan. Salah satu gagasan yang kini dikaji adalah pemisahan fungsi pengawasan dan fungsi adjudikasi (pemutusan perkara) agar independensi lembaga semakin terjaga sekaligus meningkatkan kualitas demokrasi.

Anggota Bawaslu RI, Puadi, mengatakan meski tahapan resmi Pemilu 2029 baru akan dimulai pada 2027, proses persiapan sesungguhnya telah berjalan sejak sekarang melalui evaluasi serta penyempurnaan regulasi dan kelembagaan.

BacaJuga:

Pemecatan oleh Mardiono Melanggar AD/ART, Waketum: Tak Bakal Disahkan Menkum

PPP Kembali Pecah, Mardiono Singkirkan Putra Alm.KH Maimoen Zubair dari Partai Ka’bah

RAPI Usul Syarat Ijazah Capres-Cawapres Dihapus, Sertifikasi Lemhannas Jadi Alternatif

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Menemukan Formulasi Pelaksanaan Fungsi Pengawas dan Pemutus oleh Bawaslu dalam Rangka Penguatan Lembaga Pengawas Pemilu di Gedung Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (9/7/2026).

“Pada hakikatnya penyelenggaraan Pemilu 2029 telah dimulai sejak saat ini, meskipun tahapan formalnya baru dimulai pada tahun 2027,” ujar Puadi.

Menurutnya, salah satu isu yang terus menjadi perhatian publik adalah kewenangan ganda Bawaslu sebagai lembaga pengawas penyelenggaraan pemilu sekaligus pemutus perkara pelanggaran administrasi pemilu.

Puadi menjelaskan, desain kewenangan tersebut merupakan kebijakan hukum yang bertujuan mempercepat penyelesaian pelanggaran administrasi pemilu. Namun dalam praktiknya, muncul berbagai kritik terkait independensi lembaga, objektivitas dalam memutus perkara, hingga penerapan prinsip due process of law.

“Banyak masyarakat yang mengkritisi kewenangan Bawaslu sebagai pengawas sekaligus pemutus pelanggaran administrasi. Tantangannya adalah bagaimana kedua fungsi tersebut dapat berjalan secara ideal tanpa mengurangi prinsip independensi, objektivitas, dan keadilan prosedural,” katanya.

Berdasarkan pengalaman lebih dari satu dekade sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Puadi menilai terdapat dua pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan. Pertama, menciptakan pemisahan yang tegas antara fungsi pengawasan dan adjudikasi. Kedua, menghilangkan persepsi konflik kepentingan akibat kedua kewenangan tersebut berada dalam satu institusi.

Melalui forum diskusi tersebut, Bawaslu menggandeng kalangan akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan untuk merumuskan berbagai masukan terkait penguatan standar demokrasi, standar pembuktian, hingga penyusunan prosedur pemeriksaan perkara yang lebih transparan dan akuntabel.

Puadi menegaskan hasil FGD akan menjadi bahan rekomendasi akademik sekaligus masukan kebijakan dalam penyempurnaan kelembagaan Bawaslu menjelang Pemilu 2029.

“Penguatan Bawaslu bukan untuk memperbesar kewenangan lembaga, tetapi untuk memperkuat kualitas demokrasi. Semakin baik mekanisme penyelenggaraan pemilu, semakin tinggi pula kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilu,” tegasnya.

FGD tersebut turut menghadirkan sejumlah akademisi, pakar hukum kepemiluan, dan praktisi sebagai narasumber guna membahas formulasi terbaik bagi penguatan kelembagaan Bawaslu di masa mendatang. (dil)

Tags: BawasluPemilu 2029RUU Pemilu

Berita Terkait.

ppp
Politik

Pemecatan oleh Mardiono Melanggar AD/ART, Waketum: Tak Bakal Disahkan Menkum

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:13
p3
Politik

PPP Kembali Pecah, Mardiono Singkirkan Putra Alm.KH Maimoen Zubair dari Partai Ka’bah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:12
rapi
Politik

RAPI Usul Syarat Ijazah Capres-Cawapres Dihapus, Sertifikasi Lemhannas Jadi Alternatif

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:42
nurul
Politik

Jaring Sineas Muda, Golkar Gelar Kompetisi Film Pendek

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:19
Prabowo
Politik

Tak Hadir Rakornas TPAKD, KDM Mulai Berseberangan dengan Prabowo?

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:10
Bantu Ringankan Beban Warga, PAN Gelar Pasar Sembako Murah di Bandung
Politik

Bantu Ringankan Beban Warga, PAN Gelar Pasar Sembako Murah di Bandung

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:44

OLAHRAGA

catur
Olahraga

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Editor Nasuha
Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43

INDOPOSCO.ID - Kontingen DKI Jakarta kembali mengukuhkan dominasinya di dunia catur nasional. Membawa pulang 17 medali dari Kejuaraan Nasional (Kejurnas)...

SelengkapnyaDetails
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27
ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58
Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5144 shares
    Share 2058 Tweet 1286
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1261 shares
    Share 504 Tweet 315
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    985 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.