• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

DPR: Masukan Bawaslu Jadi Pertimbangan Penting dalam Revisi UU Pemilu

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 9 Juli 2026 - 15:11
in Politik
Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Irawan usai menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Menemukan Formulasi Pelaksanaan Fungsi Pengawas dan Pemutus oleh Bawaslu dalam Rangka Penguatan Lembaga Pengawas Pemilu" di Gedung Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (9/7/2026). Foto: Dilianto / INDOPOSCO

Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Irawan usai menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Menemukan Formulasi Pelaksanaan Fungsi Pengawas dan Pemutus oleh Bawaslu dalam Rangka Penguatan Lembaga Pengawas Pemilu" di Gedung Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (9/7/2026). Foto: Dilianto / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Irawan, menegaskan bahwa berbagai masukan yang dihimpun Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI akan menjadi salah satu bahan pertimbangan utama dalam pembahasan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu bersama pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan Irawan usai menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Menemukan Formulasi Pelaksanaan Fungsi Pengawas dan Pemutus oleh Bawaslu dalam Rangka Penguatan Lembaga Pengawas Pemilu” di Gedung Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (9/7/2026).

BacaJuga:

Wujudkan Kerja Nyata, PAN Dorong Inovasi Politik Pro-Rakyat

Hanura-Gebu Minang Bersatu Bantu Korban Gempa NTT, Kirim Rendang hingga Obat-Obatan

Isu Prabowo-Jokowi Retak Mencuat, Budi Arie: Jangan Habiskan Energi untuk Adu Domba

Menurutnya, forum diskusi yang melibatkan para pemangku kepentingan merupakan bagian dari constitutional dialogue dan meaningful participation yang penting untuk memastikan revisi UU Pemilu disusun berdasarkan pengalaman empiris penyelenggaraan pemilu.

“Ini bagian dari constitutional dialogue dan meaningful participation. Kegiatan seperti yang dilakukan Bawaslu patut diapresiasi. Mudah-mudahan tidak hanya dilakukan Bawaslu, tetapi juga KPU dan DKPP,” ujar Irawan.

Ia menilai, sebagai penyelenggara pemilu, Bawaslu, KPU, dan DKPP memiliki pengalaman langsung dalam menjalankan seluruh tahapan pemilu. Karena itu, rekomendasi yang mereka sampaikan dinilai memiliki bobot yang kuat dalam penyusunan regulasi baru.

“Secara kelembagaan, kewenangan, maupun praktik penyelenggaraan pemilu, mereka memahami prosesnya. Karena itu, masukan dan rekomendasi yang diberikan tentu menjadi bagian pertimbangan yang kuat bagi kami dalam merevisi undang-undang,” katanya.

Politikus Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, desain kelembagaan, model kerja, hingga pembagian kewenangan Bawaslu ke depan akan sangat bergantung pada sistem kepemiluan yang nantinya disepakati DPR bersama Presiden sebagai pembentuk undang-undang.

Menurut Irawan, evaluasi terhadap penyelenggaraan Pemilu 2024 beserta pengalaman pemilu sebelumnya akan menjadi pijakan utama dalam menentukan arah perubahan regulasi.

Ia mengungkapkan terdapat empat aspek utama yang akan menjadi perhatian dalam pembahasan revisi UU Pemilu. Pertama, efektivitas dan efisiensi kewenangan lembaga penyelenggara pemilu berdasarkan pengalaman selama ini.

Kedua, tingkat kepercayaan publik terhadap sistem pemilu yang akan memengaruhi desain penegakan hukum, termasuk mekanisme pengawasan dan penyelesaian sengketa.

Ketiga, harmonisasi peraturan perundang-undangan, aspek konstitusionalitas, karakteristik daerah yang beragam, serta perkembangan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemilu.

Keempat, distribusi kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk kemungkinan penguatan desentralisasi maupun sentralisasi pada kewenangan tertentu agar pengawasan lebih akuntabel tanpa mengurangi efisiensi penyelenggaraan.

“Kita akan memilih alternatif terbaik dengan mempertimbangkan efektivitas, kepercayaan publik, kebutuhan hukum, perkembangan teknologi, hingga distribusi kewenangan agar sistem pengawasan pemilu semakin kuat,” pungkasnya. (dil)

Tags: BawasluDPR RIKomisi IIRUU Pemilu

Berita Terkait.

Wujudkan Kerja Nyata, PAN Dorong Inovasi Politik Pro-Rakyat
Politik

Wujudkan Kerja Nyata, PAN Dorong Inovasi Politik Pro-Rakyat

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:07
Hanura-Gebu Minang Bersatu Bantu Korban Gempa NTT, Kirim Rendang hingga Obat-Obatan
Politik

Hanura-Gebu Minang Bersatu Bantu Korban Gempa NTT, Kirim Rendang hingga Obat-Obatan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:55
Lewat Fokusmaker, SOKSI Siapkan Generasi Muda Jadi Kader Bangsa yang Solid
Politik

Isu Prabowo-Jokowi Retak Mencuat, Budi Arie: Jangan Habiskan Energi untuk Adu Domba

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:43
Lewat Fokusmaker, SOKSI Siapkan Generasi Muda Jadi Kader Bangsa yang Solid
Politik

Lewat Fokusmaker, SOKSI Siapkan Generasi Muda Jadi Kader Bangsa yang Solid

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:08
Jokowi
Politik

Jokowi Disebut Siapkan Budi Arie Jadi Sekjen PSI, Posisi Raja Juli Terancam

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:28
Dudy-Purwagandhi
Politik

Kecelakaan Kapal Jadi Alarm, Pemerintah Perketat Sistem Keselamatan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:50

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.