INDOPOSCO.ID – Pelatih Timnas Mesir Hossam Hassan meluapkan kekecewaan setelah timnya menelan kekalahan 2-3 dari Timnas Argentina pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, yang berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026) malam WIB.
“Saya tidak ingin mengatakannya dengan halus dan menyebutnya sebagai nasib buruk. Kami telah ditipu secara tidak adil hari ini; kami telah mengalami ketidakadilan,” kata Hassan dalam konferensi pers pasca-pertandingan yang penuh emosi seperti dilansir dari Al Jazeera, Rabu (8/7/2026).
Gol Mostafa Zico untuk Mesir dianulir saat mereka sedang memimpin 1-0, setelah Wasit Bantuan Video (VAR) turun tangan dan mendeteksi pelanggaran terhadap Lisandro Martinez yang terjadi jauh lebih awal dalam serangan tersebut.
Zico kemudian membawa Mesir selangkah lagi menuju perempat final untuk pertama kalinya dengan menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-67.
Namun, sang juara bertahan bangkit. Meski tendangan penalti Lionel Messi di babak pertama sempat diselamatkan, Cristian Romero berhasil memperkecil ketertinggalan. Messi kemudian membayar kegagalannya dengan mencetak gol penyama kedudukan, yang sekaligus menjadi gol kedelapannya di turnamen ini.
Kontroversi berlanjut pada proses gol penentu kemenangan Argentina yang dicetak Enzo Fernandez. Pihak Mesir merasa mereka justru berhak mendapatkan penalti karena Alexis Mac Allister sempat menarik Hamdy Fathy.
“Kami tidak melihat adanya rasa hormat atau permainan yang adil. Tidak ada rasa hormat atau permainan yang adil,” ucap Hassan.
“Sebuah penalti dibatalkan, bahkan tidak diperiksa oleh VAR. Gol kedua secara mengejutkan dianulir. Bahkan tidak ada pemeriksaan VAR padahal kita semua telah melihat gambar (kaus) yang ditarik ke belakang,” tambahnya.
Hassan mengatakan ia tidak akan menonton pertandingan lainnya di turnamen ini karena rasa ketidakadilan yang dirasakannya begitu besar.
“Saya tidak akan melanjutkan menonton pertandingan-pertandingan Piala Dunia ini,” tambahnya. Ini adalah cara saya sendiri untuk bersuara,” imbuhnya.(dan)


















