• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Berorientasi Daratan, Ketimpangan Pembangunan Kepulauan Disorot

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 9 Juli 2026 - 18:01
in Nasional
Ilustrasi - Negara kepulauan. Foto: Dok INDOPOSCO

Ilustrasi - Negara kepulauan. Foto: Dok INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pembangunan nasional belum sepenuhnya berpihak pada daerah kepulauan. Kebijakan yang dinilai masih sentralistik dan berorientasi pada wilayah daratan membuat banyak daerah kepulauan kehilangan ruang untuk berkembang dan mengelola potensi yang dimilikinya.

Ketua Tim Kerja Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan DPD RI, Andi Sofyan Hasdam, mengatakan ketimpangan pembangunan daerah kepulauan tidak semata dipengaruhi faktor geografis, tetapi juga akibat arah kebijakan pembangunan yang belum mengakomodasi karakteristik wilayah kepulauan.

BacaJuga:

PTK Kembalikan Kehidupan di Mangrove Kariangau, Satwa dan Flora Terus Bertambah

Mendagri Pastikan Bantuan Kemasyarakatan Presiden untuk Bencana di NTT Sudah Ditransfer

PN Tangerang Kabulkan Sebagian Gugatan Ahli Waris Yuamah: Kebenaran Lebih Terang dari Cahaya

Menurutnya, Indonesia memang telah diakui dunia sebagai negara kepulauan sejak Deklarasi Djuanda. Namun, pengakuan tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam kebijakan pembangunan nasional.

“Kita sudah mengakui sejak Deklarasi Djuanda bahwa Indonesia adalah negara kepulauan, tetapi ternyata selama ini kita berorientasi pada daratan,” ujar Andi dalam keterangan, Kamis (9/7/2026).

Dia menilai berbagai regulasi terkait pemerintahan daerah maupun pengelolaan sumber daya alam (SDA) masih belum memberi ruang yang cukup bagi daerah kepulauan untuk berkembang sesuai karakter wilayahnya. Dampaknya, kemampuan daerah mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, hingga mengoptimalkan potensi ekonomi lokal menjadi terbatas.

Ia juga mengkritik Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang dinilai terlalu sentralistik. Menurutnya, aturan tersebut hanya menyebut daerah berciri kepulauan dan belum mencerminkan pengakuan Indonesia sebagai negara kepulauan sebagaimana diakui secara internasional.

“Perubahan sejumlah aturan ini memangkas kewenangan pemerintah daerah, termasuk dalam pengelolaan sektor pertambangan setelah hadirnya Undang-Undang Cipta Kerja,” ujarnya.

“Banyak pasal dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 yang tiba-tiba hilang dan muncul UU Cipta Kerja, termasuk mengenai UU Pertambangan. Ini menghilangkan kewenangan daerah dalam mengelola tambang,” imbuhnya.

Karena itu, ia menambahkan RUU Daerah Kepulauan bukan untuk memberikan perlakuan istimewa kepada daerah tertentu. RUU tersebut, kata dia, justru menjadi upaya memperbaiki arah pembangunan nasional agar lebih sesuai dengan identitas Indonesia sebagai negara kepulauan. (nas)

Tags: dpd ripembangunan daerah kepulauanRUU Daerah Kepulauan

Berita Terkait.

Petugas
Nasional

PTK Kembalikan Kehidupan di Mangrove Kariangau, Satwa dan Flora Terus Bertambah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 03:10
Tito
Nasional

Mendagri Pastikan Bantuan Kemasyarakatan Presiden untuk Bencana di NTT Sudah Ditransfer

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:06
Cluster
Nasional

PN Tangerang Kabulkan Sebagian Gugatan Ahli Waris Yuamah: Kebenaran Lebih Terang dari Cahaya

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:25
Prabowo
Nasional

IBSW Nilai Langkah Prabowo Hadapi Karhutla Sudah Tepat dan Terukur

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:15
Mendagri
Nasional

Rapat Bersama Presiden Prabowo, Mendagri Tito Dorong Pencegahan Karhutla di Riau Diperkuat

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:05
Abdul-Muti
Nasional

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2026, Mendikdasmen: Prioritaskan Sekolah Terdampak Gempa Flores

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:24

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.