INDOPOSCO.ID – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-56 dengan fokus bergeser ke fase pemulangan jemaah. Pemerintah memastikan proses kepulangan berlangsung tertib seiring berakhirnya layanan bagi jemaah Gelombang I di Makkah.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaf, menyebut hingga Senin (15/6/2026) sebanyak 245 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Total penumpang yang telah diterbangkan mencapai 96.155 orang, terdiri atas 95.178 jemaah dan 977 petugas.
“Sampai hari ini (kemarin), proses pemulangan jemaah haji Indonesia berjalan sesuai rencana. Seluruh layanan terus dioptimalkan agar jemaah dapat kembali ke tanah air dengan aman dan nyaman,” ujar Maria dalam keterangannya, Selasa (16/6/2026).
Dari jumlah tersebut, 233 kloter telah tiba di Indonesia dengan membawa 90.709 jemaah dan 929 petugas atau sebanyak 91.638 orang. Sementara itu, perpindahan jemaah Gelombang II dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung. Hingga kini, 139 kloter dengan total 53.894 orang, terdiri atas 53.338 jemaah dan 556 petugas, telah diberangkatkan ke Kota Nabi.
Untuk penyelenggaraan haji khusus, sebanyak 15.802 orang telah kembali ke Indonesia, meliputi 15.066 jemaah dan 736 petugas.
Maria menjelaskan bahwa hari ini (kemarin) menjadi penutup proses pemberangkatan jemaah Gelombang I dari hotel di Makkah menuju Bandara Jeddah. Penerbangan terakhir dijadwalkan berlangsung pada Selasa dini hari (16/6/2026) pukul 01.45 waktu Arab Saudi.
“Mulai besok (hari ini), operasional pemulangan akan sepenuhnya berfokus pada jemaah Gelombang II yang telah berada di Madinah. Kepulangan mereka akan dilayani melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah menuju berbagai embarkasi di Indonesia,” jelasnya.
Menjelang kepulangan, Kemenhaj mengimbau jemaah menjaga kondisi fisik dengan beristirahat cukup, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, dan menghindari aktivitas yang memicu kelelahan.
Maria juga mengajak seluruh jemaah mempertahankan semangat saling membantu, terutama bagi lanjut usia dan mereka yang membutuhkan pendampingan.
“Nilai kebersamaan, gotong royong, dan ukhuwah yang telah tumbuh selama pelaksanaan ibadah haji hendaknya tetap dijaga hingga kembali ke tanah air. Kepedulian kepada sesama adalah bagian penting dari kemabruran haji,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kemenhaj kembali menegaskan larangan membawa air zamzam ke dalam koper bagasi maupun kabin karena distribusinya akan dilakukan di Indonesia sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kepatuhan terhadap ketentuan ini sangat membantu kelancaran pemeriksaan keamanan penerbangan, mempercepat proses penanganan bagasi, serta menghindari keterlambatan dalam proses keberangkatan,” tegas Maria.
Ia menambahkan, semangat ibadah haji semestinya terus tercermin setelah kembali ke Tanah Air melalui kepedulian sosial, persaudaraan, dan kontribusi positif di tengah masyarakat.
“Melalui semangat Sukses Peradaban dan Keadaban, kami berharap nilai-nilai haji dapat terus hidup dalam keseharian para jemaah, menghadirkan manfaat yang luas bagi sesama, memperkuat persatuan, serta menebarkan kebaikan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Kemenhaj berharap seluruh rangkaian pemulangan hingga kloter terakhir dapat berlangsung lancar sehingga seluruh jemaah Indonesia kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, selamat, dan membawa predikat haji yang mabrur. (her)











