• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Komisi II DPR Dorong Kajian E-Voting untuk WNI di Luar Negeri

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 16 Juni 2026 - 17:31
in Politik
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda, saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI bersama Ketua KPU dan Ketua Bawaslu dengan agenda pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga serta Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2027 yang digelar di Ruang Rapat Komisi II, Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026). Foto: Biro pemberitaan DPR RI/Septamares/Karisma

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda, saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI bersama Ketua KPU dan Ketua Bawaslu dengan agenda pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga serta Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2027 yang digelar di Ruang Rapat Komisi II, Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026). Foto: Biro pemberitaan DPR RI/Septamares/Karisma

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mulai mengkaji penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting, khususnya bagi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri. Langkah ini dinilai dapat menjadi solusi atas berbagai tantangan yang selama ini muncul dalam penyelenggaraan Pemilu bagi diaspora Indonesia.

Usulan tersebut disampaikan Rifqinizamy saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI bersama KPU dan Bawaslu terkait pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga serta Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).

BacaJuga:

BULD DPD Dorong Revisi UU Kebencanaan, Soroti Kesenjangan Penanganan di Daerah

Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen dalam Revisi UU Pemilu

Dorong Pemilu Modern, Doli Soroti 4 Prasyarat Utama Penerapan E-Voting

Menurut Rifqinizamy, pengalaman penyelenggaraan Pemilu di luar negeri menunjukkan masih adanya sejumlah kendala, mulai dari perbedaan waktu pelaksanaan pemungutan suara hingga beragam metode pencoblosan yang digunakan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kerawanan dalam proses pemilu.

“Berdasarkan pengalaman kami mengikuti Pemilu di Malaysia pada 2009, pelaksanaan pemungutan suara di luar negeri memiliki tantangan tersendiri. Waktunya tidak selalu sama, metode pencoblosannya berbeda-beda, dan ada potensi kerawanan yang perlu diantisipasi,” ujarnya.

Politikus Fraksi Partai NasDem itu menilai perkembangan teknologi digital saat ini membuka peluang untuk menghadirkan sistem pemungutan suara yang lebih praktis dan mudah diakses oleh WNI di luar negeri. Menurutnya, mayoritas diaspora Indonesia telah memiliki perangkat digital seperti telepon pintar yang dapat mendukung implementasi e-voting.

Selain itu, banyak WNI yang bekerja di sektor formal maupun informal di luar negeri tidak memiliki keleluasaan untuk datang langsung ke tempat pemungutan suara (TPS) pada hari pelaksanaan pemilu.

“Sebagian besar warga negara kita di luar negeri sudah akrab dengan teknologi dan memiliki akses terhadap telepon pintar. Karena itu, e-voting layak dipertimbangkan sebagai alternatif untuk memudahkan mereka menggunakan hak pilih,” kata Rifqinizamy.

Ia menambahkan, pembahasan mengenai sistem pemilu bagi WNI di luar negeri perlu menjadi perhatian dalam revisi Undang-Undang Pemilu mendatang. Menurutnya, karakteristik persoalan yang dihadapi diaspora Indonesia berbeda dengan pemilih di dalam negeri sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih spesifik.

Rifqinizamy juga mengusulkan agar pemerintah dan DPR mulai mengkaji kemungkinan pembentukan daerah pemilihan (dapil) khusus luar negeri. Ia mencontohkan sistem representasi yang diterapkan di Italia, di mana warga negara yang tinggal di luar negeri memiliki perwakilan tersendiri di parlemen.

“Ke depan, kita perlu memikirkan representasi yang lebih tepat bagi diaspora Indonesia. Persoalan yang mereka hadapi berbeda dengan masyarakat di dalam negeri, sehingga aspirasi mereka juga perlu mendapat ruang yang memadai dalam sistem politik nasional,” ujarnya.

Komisi II DPR RI menilai pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem pemilu tidak hanya dapat meningkatkan aksesibilitas bagi pemilih luar negeri, tetapi juga menjadi bagian dari upaya modernisasi demokrasi Indonesia yang lebih inklusif, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. (dil)

Tags: BawasluDPR RIe-votingKomisi IIKPUUU Pemilu

Berita Terkait.

BULD
Politik

BULD DPD Dorong Revisi UU Kebencanaan, Soroti Kesenjangan Penanganan di Daerah

Kamis, 17 September 2026 - 10:32
Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13
Politik

Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen dalam Revisi UU Pemilu

Rabu, 16 September 2026 - 20:06
doli
Politik

Dorong Pemilu Modern, Doli Soroti 4 Prasyarat Utama Penerapan E-Voting

Rabu, 16 September 2026 - 11:11
UMKM
Politik

DPD RI Dorong Rindekraf Berdampak Nyata bagi Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 11:24
kades
Politik

Efisiensi Bukan Alasan Tunda Pilkades, Ini Bahaya jika Kades Habis Masa Jabatan Tetap Berkuasa

Kamis, 10 September 2026 - 15:05
ahy
Politik

Luruskan Pidato Politiknya, AHY Tegaskan Demokrat di Belakang Prabowo

Rabu, 9 September 2026 - 22:52

OLAHRAGA

bc
Olahraga

Bea Cukai Priok Dukung Kiprah Tim Reli Indonesia di Kancah Internasional

Editor Dilianto
Kamis, 17 September 2026 - 18:08

INDOPOSCO.ID - Bea Cukai Tanjung Priok memberikan dukungan pelayanan kepabeanan terhadap Indonesia Cross Country Rally Team yang mengikuti ajang Asia...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Persib

Persib Bekuk FC Seoul Lewat Laga Sulit, Tolic: Seperti Inilah Caranya

Kamis, 17 September 2026 - 08:20
Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Rabu, 16 September 2026 - 19:17
FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 15:43
hardiyanto

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Rabu, 16 September 2026 - 09:30

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5196 shares
    Share 2078 Tweet 1299
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.