• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Bawaslu: Ancaman Pemilu Bergeser ke Manipulasi Persepsi, Cyber Election Monitoring Jadi Solusi

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 28 Juli 2026 - 14:22
in Politik
Anggota Bawaslu RI, Puadi, saat menjadi pembicara dalam kegiatan Bawaslu Campus Connect di Universitas Nasional (UNAS), Jakarta, Selasa (28/7/2026). Foto: Humas Bawaslu.

Anggota Bawaslu RI, Puadi, saat menjadi pembicara dalam kegiatan Bawaslu Campus Connect di Universitas Nasional (UNAS), Jakarta, Selasa (28/7/2026). Foto: Humas Bawaslu.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menilai ancaman terbesar terhadap penyelenggaraan pemilu ke depan tidak lagi hanya berupa manipulasi suara, tetapi telah bergeser ke manipulasi persepsi publik melalui ruang digital. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, akun tidak autentik, hingga konten palsu berbasis kecerdasan buatan (AI) menjadi tantangan baru yang harus diantisipasi.

Anggota Bawaslu RI sekaligus Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran serta Data dan Informasi, Puadi, mengatakan perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola ancaman terhadap demokrasi. Jika sebelumnya pengawasan lebih banyak difokuskan pada pelanggaran di lapangan, kini ancaman justru bergerak cepat melalui arus informasi di dunia maya.

BacaJuga:

Bawaslu Ajak Mahasiswa Jadi Agen Literasi Digital Kepemiluan

Arena Demokrasi dan Kritik Satukan Aktivis Lintas Generasi, Doli: Jangan Jadi Orang Antikritik

Soroti Mundurnya Gubernur BI dan Kondisi Rupiah, GMNI Sampaikan 4 Tuntutan ke Pemerintah

“Tantangan terbesar kami saat ini bukan hanya pelanggaran di TPS, tetapi serangan informasi di ruang digital, mulai dari hoaks, ujaran kebencian, hingga deepfake dan manipulasi video berbasis AI,” ujar Puadi dalam kegiatan Bawaslu Campus Connect: Generasi Digital, Demokrasi Transparan di Universitas Nasional, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, perubahan tersebut menuntut sistem pengawasan pemilu yang lebih adaptif. Pendekatan yang hanya mengandalkan laporan setelah pelanggaran terjadi dinilai sudah tidak lagi memadai untuk menghadapi dinamika demokrasi digital yang berkembang sangat cepat.

Puadi menjelaskan, aktivitas politik kini semakin banyak berlangsung di ruang siber. Kampanye, penyebaran informasi politik, hingga pembentukan opini publik terjadi melalui berbagai platform digital seperti TikTok, Instagram, YouTube, dan media sosial lainnya.

“Jika hoaks bisa menyebar ke jutaan orang dalam satu menit, maka pengawasan pemilu juga harus bergerak secepat itu secara digital,” tegasnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Bawaslu mulai mengembangkan konsep Cyber Election Monitoring sebagai paradigma baru pengawasan pemilu.

“Sistem ini diharapkan mampu memanfaatkan analisis data, pemantauan ruang digital secara berkelanjutan, serta mekanisme peringatan dini guna mendeteksi dan merespons ancaman digital sebelum berdampak lebih luas,” ujarnya.

Atas dasar itu, lanjut Puadi, pengawasan pemilu di masa depan harus berbasis teknologi, data, dan kemampuan merespons ancaman secara cepat agar integritas demokrasi tetap terjaga di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

“Dengan demikian, Bawaslu tidak hanya berfokus pada pengawasan di tempat pemungutan suara (TPS), tetapi juga memastikan ruang digital tetap sehat dan tidak menjadi sarana manipulasi persepsi publik,” pungkasnya. (dil)

Tags: AIBawasludemokrasidigitalhoaksPemilu 2029unas

Berita Terkait.

Bawaslu Ajak Mahasiswa Jadi Agen Literasi Digital Kepemiluan
Politik

Bawaslu Ajak Mahasiswa Jadi Agen Literasi Digital Kepemiluan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:35
ADK
Politik

Arena Demokrasi dan Kritik Satukan Aktivis Lintas Generasi, Doli: Jangan Jadi Orang Antikritik

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:13
Perry-Warjiyo
Politik

Soroti Mundurnya Gubernur BI dan Kondisi Rupiah, GMNI Sampaikan 4 Tuntutan ke Pemerintah

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:21
Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ekonom: Pukulan Telak Sektor Moneter 
Politik

PKS Soroti Persoalan Sosial, Judi Online hingga LGBT dalam Musyawarah Majelis Syura

Senin, 27 Juli 2026 - 21:16
abdul
Politik

Tak Cukup Mitigasi, DPR Minta Komunikasi Krisis Masuk Regulasi Pendidikan

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:52
Terkait Keabsahan Ijazah, Ketua dan Anggota KPU RI Diperiksa DKPP
Politik

Terkait Keabsahan Ijazah, Ketua dan Anggota KPU RI Diperiksa DKPP

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:12

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1429 shares
    Share 572 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1167 shares
    Share 467 Tweet 292
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2989 shares
    Share 1196 Tweet 747
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    697 shares
    Share 279 Tweet 174
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.