INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi III DPR RI Ahmad Heryawan menegaskan bahwa kualitas demokrasi sangat bergantung pada kualitas pemilih.
Hal itu diutarakannya saat menjadi pembicara dalam kegiatan Pendidikan Pemilih dan Sosialisasi Demokrasi di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2026).
“Masyarakat perlu menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas agar mampu menentukan pemimpin terbaik bagi masa depan bangsa,” ucapnya.
Menurut Aher, pemilih yang berkualitas harus berani menolak praktik politik uang, tidak mudah terpengaruh hoaks maupun informasi yang menyesatkan, serta menjadikan rekam jejak, kompetensi, dan program kerja calon sebagai dasar dalam menentukan pilihan.
“Pemimpin yang lahir dari pilihan masyarakat yang cerdas akan memiliki legitimasi kuat untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Kegiatan yang diikuti masyarakat Majalaya dan sekitarnya ini bertujuan meningkatkan literasi politik sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi aktif dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Bandung, Syam Zamiat Nursyamsi menekankan bahwa pendidikan pemilih merupakan proses yang harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya menjelang pelaksanaan pemilu.
Ia mengajak masyarakat untuk aktif mengikuti setiap tahapan kepemiluan, menyebarluaskan informasi yang benar, menjaga suasana demokrasi yang damai, serta menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab sebagai wujud pelaksanaan kedaulatan rakyat.
Melalui kegiatan ini, KPU RI berharap budaya demokrasi yang sehat semakin tumbuh di tengah masyarakat. “Selain meningkatkan kesadaran politik warga, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong partisipasi publik yang lebih berkualitas demi terwujudnya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas,” pungkasnya.(dil)


















