• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Skandal Badal Haji hingga Pembayaran Dam Terungkap, DPR Desak Evaluasi Total Penyelenggaraan Haji 2026

Dilianto Editor Dilianto
Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:30
in Nasional
Timwas-haji

Anggota Komisi VIII DPR RI sekaligus Anggota Tim Pengawasan (Timwas) Haji DPR 2026, KH Maman Imanulhaq. Foto: Dok. DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Terungkapnya dugaan penggelapan dana badal haji, dam, dan kurban dengan nilai kerugian miliaran rupiah dalam penyelenggaraan Haji 2026 memicu sorotan tajam dari DPR RI. Anggota Komisi VIII DPR RI sekaligus Anggota Tim Pengawasan (Timwas) Haji DPR 2026, KH Maman Imanulhaq, menegaskan bahwa kasus tersebut harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola penyelenggaraan ibadah haji.

Menurut Maman, kasus yang diungkap Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi tidak hanya menimbulkan kerugian finansial bagi jemaah, tetapi juga mengancam kepercayaan publik terhadap sistem pelayanan haji.

BacaJuga:

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri Minta Perkuat Kapasitas dan Dukungan terhadap Kepala Daerah

Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan, JPPI: Koreksi Seharusnya Dilakukan Secepatnya

Kemendikdasmen: Tracer Study Jadi Fondasi Kebijakan SMK Berbasis Data

“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual. Di dalamnya tersimpan harapan, pengorbanan ekonomi, dan kepercayaan jutaan umat Muslim yang menabung bertahun-tahun demi menyempurnakan rukun Islam kelima. Karena itu, dugaan penggelapan dana badal haji, dam, dan kurban harus menjadi perhatian serius,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya dikutip Sabtu (13/6/2026).

Kasus yang terungkap melibatkan jaringan petugas haji, oknum pengelola Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), hingga mukimin Indonesia di Makkah. Salah satu temuan terbesar berasal dari praktik badal haji fiktif yang diduga menghimpun dana hingga Rp1,4 miliar dari 140 jemaah dengan tarif Rp10 juta per orang.

Selain itu, aparat juga mengungkap dugaan penggelapan dana dam dan kurban yang berlangsung selama musim haji 2026. Seorang mukimin Indonesia di Arab Saudi bahkan telah diamankan terkait dugaan penggelapan dana senilai Rp306,8 juta.

Maman menilai berbagai kasus tersebut menunjukkan masih lemahnya pengawasan terhadap layanan non-reguler yang berkembang di sekitar penyelenggaraan ibadah haji. Selama ini, perhatian publik lebih banyak tertuju pada aspek kuota, transportasi, akomodasi, dan konsumsi, sementara layanan seperti badal haji, dam, dan kurban belum mendapat pengawasan yang memadai meski melibatkan perputaran dana yang besar.

“Kasus ini mengungkap persoalan klasik yang berulang, yakni dominannya transaksi berbasis kepercayaan personal tanpa mekanisme verifikasi yang kuat. Banyak jemaah menyerahkan dana kepada individu atau kelompok tertentu dengan bukti administrasi yang minim sehingga rawan disalahgunakan,” katanya.

Untuk mencegah terulangnya kasus serupa, politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini mendorong pemerintah melakukan digitalisasi layanan badal haji dan kurban. Dengan sistem digital, seluruh proses pembayaran hingga bukti pelaksanaan dapat dipantau secara langsung oleh jemaah sehingga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Ia juga meminta pemerintah memperketat pengawasan terhadap KBIHU, pembimbing ibadah, serta petugas haji. Menurutnya, status sebagai tokoh agama atau pembimbing tidak boleh menjadi alasan untuk menghindari pertanggungjawaban hukum.

Selain penguatan pengawasan di dalam negeri, Maman menilai perlu adanya kerja sama hukum yang lebih erat antara Indonesia dan Arab Saudi. Langkah tersebut penting mengingat sebagian besar praktik pelanggaran terjadi di Tanah Suci dan melibatkan pihak lintas negara.

Di akhir pernyataannya, Maman mengimbau calon jemaah agar lebih berhati-hati dalam memilih layanan badal haji. Ia meminta masyarakat hanya menggunakan jasa lembaga resmi yang memiliki reputasi baik dan tidak mudah tergiur tawaran biaya murah yang berpotensi menjadi modus penipuan.

“Kasus ini harus menjadi pelajaran bersama. Perbaikan tata kelola haji harus dilakukan secara menyeluruh agar kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan ibadah haji tetap terjaga,” tegasnya.(dil)

Tags: Haji 2026Kemenhaj RIkomisi VIIITimwas Haji DPR

Berita Terkait.

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri Minta Perkuat Kapasitas dan Dukungan terhadap Kepala Daerah
Nasional

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri Minta Perkuat Kapasitas dan Dukungan terhadap Kepala Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:45
Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan, JPPI: Koreksi Seharusnya Dilakukan Secepatnya
Nasional

Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan, JPPI: Koreksi Seharusnya Dilakukan Secepatnya

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:31
Kemenkop Dukung Penguatan Koperasi Susu untuk Kedaulatan Gizi Nasional
Nasional

Kemendikdasmen: Tracer Study Jadi Fondasi Kebijakan SMK Berbasis Data

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:42
Kemenkop Dukung Penguatan Koperasi Susu untuk Kedaulatan Gizi Nasional
Nasional

Komisi II Dukung Insentif Fiskal Rp1 Triliun untuk Daerah Berprestasi, Dorong Tata Kelola dan Pelayanan Publik Lebih Baik

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:12
ky
Nasional

Keliru Pakai Dasar Hukum, Advokat Laporkan 6 Hakim ke KY

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:02
kemenag'
Nasional

Siswa tak Terpapar Budaya LGBTQ, Wamenag: Kami Susun Materi Pendidikan Agama

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1623 shares
    Share 649 Tweet 406
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3074 shares
    Share 1230 Tweet 769
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    815 shares
    Share 326 Tweet 204
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.