• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Kutip Pesan Damai Semua Agama, Doli Kurnia Dorong Diplomasi Parlemen Cegah Konflik Global

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 12 Juni 2026 - 00:02
in Headline
kaukus

Inisiator Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia atau World Peace Parliamentary Caucus (WPPC) Ahmad Doli Kurnia Tandjung, dalam forum International Day for Dialogue Among Civilizations yang digelar di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta, Rabu (10/6/2026). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah meningkatnya konflik geopolitik yang melanda berbagai kawasan dunia, Indonesia didorong untuk mengambil peran lebih besar dalam membangun diplomasi perdamaian global. Seruan tersebut mengemuka dalam peringatan International Day for Dialogue Among Civilizations yang digelar di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Forum yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI itu dihadiri tokoh nasional, pemimpin organisasi masyarakat, akademisi, serta perwakilan diplomatik dari sekitar 30 negara sahabat. Pertemuan tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus ajakan untuk memperkuat dialog di tengah semakin kompleksnya konflik dan ketegangan antarnegara.

BacaJuga:

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

Buntut Kasus Silmy Karim, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura di Kantor Imigrasi Jaksel

Dalam kesempatan tersebut, inisiator World Peace Parliamentary Caucus (WPPC) Ahmad Doli Kurnia Tandjung, mengusulkan pembentukan Kaukus Parlemen Dunia untuk Perdamaian Dunia sebagai wadah kolaborasi lintas negara dalam meredakan konflik dan memperkuat stabilitas global.

“Saya kira sudah waktunya kita membentuk Kaukus Parlemen Dunia untuk Perdamaian Dunia. Agar keraguan dan ketidakpercayaan terhadap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) seperti yang disampaikan tadi, pelan-pelan bisa kita perbaiki apabila negara-negara mendukung pandangan yang sama bahwa membangun peradaban harus dimulai dengan membangun perdamaian dunia,” ujar Doli.

Menurut Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI tersebut, parlemen memiliki posisi strategis untuk menjembatani komunikasi antarmasyarakat dan antarnegara, terutama ketika jalur diplomasi formal menghadapi kebuntuan. Melalui diplomasi parlemen, berbagai kepentingan dapat dipertemukan dalam semangat dialog dan kerja sama.

Dalam pidatonya, Doli menekankan bahwa perdamaian merupakan nilai universal yang diajarkan oleh seluruh agama besar dunia. Ia mengutip berbagai ajaran dan tokoh lintas agama sebagai bukti bahwa kemanusiaan sejatinya dibangun di atas fondasi perdamaian, bukan konflik.

Dari ajaran Islam, Doli mengutip Surah Al-A’raf ayat 56 yang mengingatkan manusia untuk tidak membuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya. Sementara dari tradisi Kristen, ia mengingatkan pesan damai yang juga ditegaskan oleh Paus Fransiskus bahwa “perang selalu merupakan kekalahan bagi kemanusiaan.”

Ia juga mengutip filosofi Hindu, Ahimsa Paramo Dharma, yang menempatkan anti-kekerasan sebagai kebajikan tertinggi. Sedangkan dalam ajaran Buddha, kebencian diyakini tidak akan pernah berakhir jika dibalas dengan kebencian, melainkan hanya dapat dihentikan melalui cinta kasih.

“Meskipun berbeda dalam teologi dan tradisi, kelima agama tersebut memiliki pesan moral yang sangat serupa. Bahwasanya manusia adalah penjaga kehidupan, bukan perusak kemanusiaan. Dunia dipandang sebagai amanah atau ruang bersama yang harus dirawat, sementara perang dan kekerasan hanya dibenarkan dalam kondisi yang sangat terbatas atau bahkan dihindari sejauh mungkin,” tegas Doli.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus menjadi landasan dalam membangun tatanan dunia yang lebih adil dan harmonis, terutama ketika berbagai konflik internasional terus berlangsung tanpa penyelesaian yang jelas.

WPPC sendiri dibentuk pada April 2026 sebagai respons terhadap meningkatnya ketegangan global, mulai dari perang Rusia-Ukraina, konflik berkepanjangan di Palestina, hingga berbagai eskalasi geopolitik lain yang berdampak pada stabilitas internasional.

Para peserta forum menilai bahwa kondisi dunia saat ini membutuhkan lebih banyak ruang dialog dan kerja sama dibandingkan pendekatan konfrontatif. Dalam konteks tersebut, Indonesia dinilai memiliki modal diplomasi yang kuat karena konsisten mengedepankan prinsip perdamaian, keadilan, dan kemanusiaan dalam hubungan internasional.

Melalui forum Dialog Antar-Peradaban ini, Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu negara yang aktif memperjuangkan perdamaian dunia. Harapannya, pertemuan tersebut tidak berhenti pada pertukaran gagasan semata, melainkan mampu melahirkan langkah-langkah konkret untuk memperkuat diplomasi perdamaian dan membangun kembali kepercayaan antarbangsa di tengah tantangan global yang semakin kompleks. (rmn)

Tags: ahmad doli kurnia tandjungInternational Day for Dialogue Among CivilizationsWorld Peace Parliamentary CaucusWPPC

Berita Terkait.

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan
Headline

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:40
Assaat
Headline

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:47
Silmi-Karim
Headline

Buntut Kasus Silmy Karim, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura di Kantor Imigrasi Jaksel

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:27
Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut
Headline

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:57
Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Headline

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:01
FA
Headline

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:39

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1969 shares
    Share 788 Tweet 492
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1967 shares
    Share 787 Tweet 492
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2111 shares
    Share 844 Tweet 528
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1235 shares
    Share 494 Tweet 309
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.