INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto mengaku teringat pesan almarhum ayahnya, Sumitro Djojohadikusumo, sebelum akhirnya mencopot tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang terseret kasus korupsi.
Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan tiga tersangka terhadap mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Soni Sonjaya dan Lodewyk Pusung terkait kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026.
“Saya ingat kata-kata almarhum ayahanda saya, Profesor Sumitro, pernah mengatakan kepada saya, “Prabowo, kalau suatu saat kau dalam keadaan bingung atau keadaan ragu-ragu, ingat, berpihaklah selalu kepada rakyatmu,” kata Prabowo dalam tayangan YouTube Sekretariat saat menghadiri ‘Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition’ SICC Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dilihat Kamis (4/6/2026).
Ia bahkan mengaku gundah setelah mencopot tiga mantan pejabat BGN karena terseret kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis periode 2025-2026.
“Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih. Karena saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya, sebenarnya saya sayangi (Pimpinan BGN, red),” ujar Prabowo.
“Orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat,” tambahnya.
Meski demikian, ia enggan berbicara banyak ihwal kasus tersebut dan menyerahkan sepenuhnya kepada lembaga penegak hukum.
“Karena itu saya tidak boleh banyak komentar, nanti seolah saya mempengaruhi. Tapi yang jelas mengganti mereka itu tidak ringan bagi saya,” imbuh Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Mereka kini telah ditahan di Rutan Salemba. Ketiganya dijerat dengan Pasal 603 dan Pasal 604 juncto Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP atas dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis.(dan)












