• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Evaluasi IDI 2025, Wamenko Polkam: Demokrasi Itu Kunci Kemajuan Pembangunan Nasional

Nasuha Editor Nasuha
Kamis, 21 Mei 2026 - 21:27
in Politik
paulus

Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F Paulus pada kegiatan “Kick Off Evaluasi Nasional Capaian Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2025” yang diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (21/05/2026). Foto: Dokumen Kemenko Polkam RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Demokrasi merupakan salah satu fondasi stabilitas nasional dan pembangunan berkelanjutan. Hal ini menempatkan kualitas demokrasi sebagai salah satu prasyarat transformasi politik dan tata kelola pemerintahan yang tentunya berpengaruh pada visi Indonesia Emas 2045.

Pernyataan tersebut diungkapkan Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F Paulus pada kegiatan “Kick Off Evaluasi Nasional Capaian Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2025” yang diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (21/05/2026).

BacaJuga:

Kecelakaan Kapal Jadi Alarm, Pemerintah Perketat Sistem Keselamatan

RUU Ketenagakerjaan Harus Beri Pelindungan Pekerja Gig, DPR RI: Jangan Ada yang Tertinggal

Bedah Buku Tata Kelola Pemilu, KPU Jakarta Perkuat Literasi dan Integritas Penyelenggaraan Pemilu

Ia menjelaskan bahwa Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia terus mengalami konsolidasi pembangunan demokrasi yang semakin berkualitas, baik secara prosedural maupun substansial. Menurutnya, sebagai negara multikultural, Indonesia memiliki karakteristik demokrasi yang khas dan tidak dapat disamakan dengan negara lain.

“Di tengah keberagaman tersebut, kami terus berharap serta berupaya agar praktik demokrasi di setiap lini kehidupan bangsa diwarnai suasana yang sejuk dan damai, sehingga demokrasi dapat berjalan sesuai dengan akar budaya dan nilai-nilai kebhinekaan yang kita miliki,” ujarnya.

Ia menegaskan evaluasi mendalam terhadap capaian IDI merupakan langkah awal yang krusial dalam menentukan arah pembangunan pada tahun-tahun berikutnya, baik di pusat maupun daerah. “Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana evaluasi indikator demokrasi secara berkesinambungan, terukur, dan strategis,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wamenko Lodewijk menekankan bahwa IDI harus dijadikan sebagai alat ukur sekaligus kompas perbaikan demokrasi demi menyongsong kemajuan pembangunan nasional. “Peningkatan kualitas demokrasi akan memperkuat kualitas kelembagaan, menjamin kesetaraan dan kebebasan, menjaga stabilitas politik, menurunkan konflik, serta mendorong kemajuan ekonomi nasional,” jelasnya.

Ke depan, masih ujar dia, Tim IDI Pusat akan melakukan diseminasi, pendampingan, dan konsultasi ke berbagai daerah guna memperkuat program penguatan demokrasi dan meningkatkan capaian target-target pembangunan demokrasi di tahun-tahun mendatang.

“Kemenko Polkam selaku Koordinator/pengampu Capaian IDI, bersama dengan Kementerian/Lembaga terkait, Kemendagri, Kemen PPN/Bapenas dan BPS RI, mendorong penuh adanya upaya memperkokoh demokrasi, sehingga kami membutuhkan kerja sama seluruh pihak,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus juga menekankan bahwa penguatan demokrasi harus dilakukan secara kolaboratif. “Pentingnya kolaborasi dari pemerintah pusat dan daerah, legislatif, aparat penegak hukum, akademisi, media, organisasi masyarakat sipil, dan seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Politik Dalam Negeri Kemenko Polkam Heri Wiranto selaku Ketua Penyelenggara pun menyebutkan bahwa proses pengukuran IDI dihasilkan atas kerja sama lintas sektoral, yang terdiri atas Kemenko Polkam, Badan Pusat Statistik (BPS), didukung oleh Kemendagri, Bappenas, K/L Sumber Data dan Pendukung IDI, Pemerintah Daerah, para akademisi, dan unsur masyarakat secara umum.

“Kegiatan ini pun dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, hal ini mencerminkan komitmen kita dalam upaya memperkuat IDI di daerahnya masing-masing,” ungkap Heri.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ini, Kemenko Polkam memberikan apresiasi kepada 5 (lima) daerah dengan capaian IDI tahun 2025 tertinggi. Peringkat 1 diraih oleh Provinsi DI Yogyakarta dengan nilai 89.79, peringkat 2 ditempati oleh Provinsi Bali dengan nilai 88.73, kemudian peringkat 3 Provinsi Jawa Tengah dengan nilai 86.72, peringkat 4 ada Provinsi Kalimantan Barat 86.17, dan peringkat 5 diduduki oleh Jawa Timur 84.05. (nas)

Tags: 2025demokrasiIDIpolkamWamenkop

Berita Terkait.

Dudy-Purwagandhi
Politik

Kecelakaan Kapal Jadi Alarm, Pemerintah Perketat Sistem Keselamatan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:50
RUU Ketenagakerjaan Harus Beri Pelindungan Pekerja Gig, DPR RI: Jangan Ada yang Tertinggal
Politik

RUU Ketenagakerjaan Harus Beri Pelindungan Pekerja Gig, DPR RI: Jangan Ada yang Tertinggal

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:37
KPU DKI Jakarta
Politik

Bedah Buku Tata Kelola Pemilu, KPU Jakarta Perkuat Literasi dan Integritas Penyelenggaraan Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:36
Surat-Suara
Politik

Pilkada Tanpa Wakil, Akankah Politik ‘Bagi-Bagi Peran’ Berakhir?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:43
Gerindra
Politik

Gerindra Puncaki Elektabilitas, PDIP dan Golkar Terus Membuntuti

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:05
Ekonomi Syariah Dinilai Masih ‘Main di Lapangan Ping-pong’, PKS Siapkan Terobosan
Politik

Ekonomi Syariah Dinilai Masih ‘Main di Lapangan Ping-pong’, PKS Siapkan Terobosan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:16

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.