• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Optimisme Pemerintah soal Ekonomi Dipertanyakan, Pengamat Soroti Realita Publik

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 20 Mei 2026 - 09:23
in Headline
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan arahan terkait kondisi ekonomi nasional dan pentingnya membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah/istimewa

Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan arahan terkait kondisi ekonomi nasional dan pentingnya membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah keyakinan pemerintah bahwa kondisi ekonomi nasional masih berada di jalur aman, muncul suara yang mengingatkan bahwa rasa optimistis belum tentu benar-benar hidup di tengah masyarakat.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai optimisme pemerintah memang penting dalam menghadapi tekanan ekonomi. Namun, menurutnya, keyakinan itu tidak boleh berhenti sebagai pernyataan normatif tanpa dampak nyata yang dirasakan publik.

BacaJuga:

Stafsus Menteri Kehutanan Mangkir dari Panggilan KPK

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 100 Orang

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Sepihak: Bank Mandiri, Hak Konsumen Tergerus

Pernyataan tersebut merespons pandangan pemerintah terkait kondisi ekonomi Indonesia yang disebut tetap kuat. Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena ekonomi Indonesia dinilai masih dalam kondisi baik.

Pria yang akrab disapa Hensa itu mengatakan, pemerintah memang perlu menjaga optimisme di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan. Meski begitu, ia menilai penyampaian optimisme tidak cukup hanya hadir dalam ruang konferensi pers atau pernyataan resmi.

“Pemerintah tentu boleh optimistis, bahkan memang harus optimistis. Tapi optimisme itu jangan hanya sekedar ‘lip service’ saja ke masyarakat, namun juga berdampak,” ujar Hensa melalui gawai, Rabu (20/5/2026).

Menurut dia, saat ini terdapat kesenjangan antara narasi pemerintah dan realitas yang dihadapi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Tekanan harga kebutuhan pokok hingga melemahnya nilai tukar rupiah dinilai membuat publik belum sepenuhnya merasakan situasi yang disebut terkendali.

“Masalahnya, masyarakat belum ikut merasa optimistis, kalau di atas bilang semuanya baik-baik saja, tapi di bawah harga naik dan rupiah melemah, pada akhirnya jadi wajar kalau publik bertanya-tanya,” jelasnya.

Hensa juga menyoroti gaya kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menurutnya konsisten menampilkan semangat nasionalisme dan optimisme terhadap masa depan Indonesia.

Namun ia mengingatkan, optimisme tersebut perlu diterjemahkan menjadi kebijakan konkret yang langsung menyentuh masyarakat, khususnya kelompok kelas menengah yang belakangan dinilai menghadapi tekanan ekonomi cukup berat.

“Pak Prabowo itu jelas nasionalis dan optimistis, tapi optimisme itu harus diturunkan jadi sesuatu yang bisa dirasakan. Jangan sampai optimisme hanya jadi semacam slogan yang indah didengar, tapi enggak bisa dirasakan,” tutur founder KedaiKOPI itu.

Lebih jauh, Hensa menilai pola komunikasi pemerintah ke depan perlu lebih membumi dan memperlihatkan empati terhadap kondisi yang benar-benar dialami masyarakat.

“Kalau pemerintah ingin publik percaya, jangan hanya bilang ‘semua terkendali’. Tunjukkan apa yang membuat kita bisa percaya bahwa semuanya memang terkendali. Karena kepercayaan publik itu bukan diminta, tapi dibangun,” kata Hensa.

Ia menambahkan, keterbukaan pemerintah dalam menyampaikan kondisi ekonomi justru menjadi modal penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Optimisme itu penting, tapi jangan sampai terasa seperti menenangkan diri sendiri. Publik butuh alasan untuk optimistis, bukan sekadar ajakan,” tambahnya. (her)

Tags: Ekonomi IndonesiaHendri SatrioPrabowo Subianto

Berita Terkait.

Raja-Juli
Headline

Stafsus Menteri Kehutanan Mangkir dari Panggilan KPK

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:45
Korban-Gempa
Headline

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 100 Orang

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:54
YLKI
Headline

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Sepihak: Bank Mandiri, Hak Konsumen Tergerus

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:23
Anggota-Brimob
Headline

Soal Rencana Demo 27 Agustus, Polri Respons Normatif

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:42
sukamta
Headline

Polemik Hijab Kadet Unhan Memanas, DPR Soroti Pelaksanaan Aturan di Lapangan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:02
mandiri
Headline

Bank Mandiri Diminta Tak Lempar Tanggung Jawab soal Pemblokiran Rekening Nasabah

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:18
Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga
Olahraga

Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Editor Ali Rachman
Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56

INDOPOSCO.ID – Pekan pertama Liga Inggris 2026/2027 langsung menyuguhkan drama dari berbagai stadion. Manchester City dan Liverpool sama-sama memperlihatkan mental...

SelengkapnyaDetails
Luis-Diaz

Bekuk Dortmund di Signal Iduna Park, Bayern Angkat Trofi Piala Super Jerman 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:02
Tonali

Hasil Liga Inggris: Arsenal Perkasa, MU-Tottenham Tumbang di Pekan Pertama

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:21
ut

Disporseni Nasional UT Championship 2026, Cetak Talenta Basket Muda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:02
Gempa NTT Picu Eksodus Warga, Manggarai Timur Catat Pengungsi Terbanyak

Resmi ke Barcelona, Rodri Didatangkan dengan Mahar Fantastis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:41

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.