INDOPOSCO.ID – Pelatih Timnas Kroasia Zlatko Dalic memilih irit bicara setelah timnya tersingkir secara tragis akibat kekalahan 2-1 dari Portugal pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Alih-alih membahas taktik, ia menyoroti sejumlah keputusan kontroversial wasit yang dinilai merugikan timnya.
Salah satu keputusan wasit yang menuai polemik dalam laga tersebut adalah dianulirnya gol balasan Kroasia lewat Josko Gvardiol pada menit akhir laga.
Pembatalan gol itu terjadi setelah teknologi sensor Connected Ball (Snickometer) mendeteksi adanya sentuhan tipis dari Igor Matanović dalam proses serangan. Sentuhan minimal tersebut membuat pemberi asis, Mario Pašalić, berada dalam posisi offside sebelum bola disambar oleh Gvardiol.
“Saya tidak akan berkomentar banyak tentang hal itu tetapi saya akan mengatakan bahwa wasit sangat buruk,” kata Dalic seperti dilansir dari Sky Sports, Jumat (3/7/2026).
Ia merasa VAR telah merenggut segala gairah dalam pertandingan dan menilai bahwa dunia sepak bola sudah bersikap kelewat batas dalam mengandalkan teknologi tersebut.
“VAR membunuh emosi, itu membunuh semua yang ada di dalam dirimu. Kami telah bertindak terlalu jauh dengan VAR,” kritik Dalic.
Kroasia sempat unggul lebih dulu melalui gol Ivan Perisic pada menit ke-53. Josip Stanisic merangsek maju dan mengirimkan umpan silang akurat mengarah ke tiang jauh gawang Portugal. Perisic kemudian melepaskan tembakan mendatar yang keras yang gagal diantisipasi oleh kiper Portugal, Diogo Costa.
Portugal menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-68 lewat eksekusi penalti Cristiano Ronaldo setelah Renato Veiga dilanggar di kotak terlarang. Pemain pengganti Portugal, Gonçalo Ramos, mencetak gol kemenangan lewat sundulan tajam di masa injury time (menit 90+4′) memanfaatkan umpan Rafael Leao.(dan)


















