• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bukan Sekadar Afirmasi, Siswa Kurang Mampu Bisa Kuasai 3 Jalur Sekaligus di SPMB

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 7 Mei 2026 - 16:44
in Nasional
Gogot-Suharwoto

Dirjen PAUD Dikdas dan PNFI Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto memberikan keterangan pers dalam diskusi santai dengan media bertajuk ‘Ngopi Bareng Dirjen PAUD Dikdas PNFI’ di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (7/5/2026). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah kekhawatiran masyarakat soal ketatnya persaingan masuk sekolah negeri, pemerintah justru menyebut peserta didik dari keluarga kurang mampu memiliki peluang sangat besar untuk diterima di sekolah tujuan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (PAUD Dikdas PNFI) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Gogot Suharwoto, mengatakan bahwa keberpihakan sistem itu hadir lewat kombinasi jalur afirmasi, domisili, hingga prestasi yang bisa dimanfaatkan sekaligus oleh siswa miskin.

BacaJuga:

Bentuk Tim AHWA, Kemenag: Siapkan Seleksi Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031

Kapolri Sebut Penguatan Peran Kompolnas Tak Perlu Undang-Undang Baru

Temuan Pelanggaran dan Penyaluran PIP Tak Tepat Sasaran, Ini yang Dilakukan Kemendikdasmen

“Jalurnya tetap sama. Jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi. Persentasenya juga tetap sama karena memang Permen (Peraturan Menteri)-nya nggak berubah,” kata Gogot dalam diskusi santai dengan media bertajuk ‘Ngopi Bareng Dirjen PAUD Dikdas PNFI’ di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, kuota domisili untuk SD mencapai 70 persen, SMP minimal 40 persen, dan SMA minimal 30 persen. Sementara jalur afirmasi dialokasikan minimal 15 persen untuk SD, 20 persen SMP, dan 30 persen SMA.

“Di SD itu domisili 70 persen. SMP minimal 40 persen. SMA minimal 30 persen. Jalur afirmasi, SD itu minimal 15 persen, SMP 20 persen, SMA 30 persen. Tadi saya cek prestasi minimal SMP 25 persen, SMA 30 persen,” jelasnya.

Menurut Gogot, siswa dari keluarga kurang mampu memiliki keuntungan berlapis karena dapat bersaing di beberapa jalur sekaligus. Jika rumah dekat sekolah, mereka berpeluang lolos lewat domisili. Jika punya capaian akademik atau nonakademik, kesempatan terbuka di jalur prestasi. Di sisi lain, mereka juga mendapat akses melalui jalur afirmasi.

“Sebenarnya kalau kita mau menganalisa lebih dalam, kalau murid dari keluarga yang tidak mampu, dia dapat privilege di jalur afirmasi 30 persen. Dia kurang mampu namun dekat dengan sekolah, dia dapat privilege domisili. Dia tidak mampu namun berprestasi, maka dia dapat privilege prestasi,” jelasnya.

Ia bahkan menyebut peluang siswa miskin untuk masuk sekolah tujuan bisa mencapai 90 persen.

“Jadi keluarga tidak mampu itu justru punya 90 persen kesempatan untuk masuk di sekolah yang diinginkan. Ya, karena jalur domisili kalau dia deket dapat, kalau berprestasi dia juga dapat. Kalau sudah tidak deket dengan sekolah, prestasi nggak dapat, paling nggak afirmasi dia juga dapat tiga puluh persen,” ungkapnya.

Meski demikian, Gogot menilai peluang itu tetap bergantung pada posisi dan kondisi masing-masing siswa.

“Ya, kalau dia kurang mampu, tapi domisilinya tidak jauh, tapi dia berprestasi 60 persen ya. Keluarga tidak mampu domisilinya jauh, tidak berprestasi, masih 30 persen. Kurang apa lagi? Ini keberpihakan dari sistem ini untuk orang tidak mampu sangat luar biasa,” tambahnya.

Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin mengubah stigma lama soal sekolah favorit yang selama ini dianggap sulit diakses kelompok ekonomi bawah. Lewat SPMB, pemerintah mengeklaim sistem penerimaan kini semakin berpihak pada pemerataan akses pendidikan.(her)

Tags: KemendikdasmenPAUDSPMB

Berita Terkait.

kemenag
Nasional

Bentuk Tim AHWA, Kemenag: Siapkan Seleksi Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:23
sigit
Nasional

Kapolri Sebut Penguatan Peran Kompolnas Tak Perlu Undang-Undang Baru

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:03
belajar
Nasional

Temuan Pelanggaran dan Penyaluran PIP Tak Tepat Sasaran, Ini yang Dilakukan Kemendikdasmen

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:12
Ichsan-Marsha
Nasional

Jemaah Haji 2026 Dilarang City Tour Sebelum Armuzna, Diminta Fokus Jaga Kesehatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:46
Bob-Hasan
Nasional

Baleg DPR Dorong Pengesahan RUU Masyarakat Hukum Adat, Tekankan Kepastian Hukum dan Kearifan Lokal

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:06
KBM
Nasional

Era Berebut Bangku Negeri Mulai Bergeser, Sekolah Swasta Resmi Jadi Solusi SPMB

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:45

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Mengasah Kompetensi dari Lapangan, PEP Sangasanga Buka Wawasan Mahasiswa Migas

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.