INDOPOSCO.ID – Kepala Pusat Riset Sains Data dan Informasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Esa Prakasa mengatakan, bahwa pengembangan Natural Language Processing (NLP) menjadi salah satu kunci penting dalam transformasi digital berbasis data di Indonesia.
Ia menegaskan, butuh kolaborasi lintas institusi untuk mendorong pemanfaatan riset NLP. Sehingga memberikan solusi nyata terhadap tantangan kebahasaan dan informasi di Indonesia
“Teknologi Natural Language Processing (NLP) memiliki potensi besar dalam menjembatani keberagaman bahasa di Indonesia sekaligus membuka peluang inovasi di berbagai sektor,” ujar Esa dalam keterangan, Rabu (6/5/2026).
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara peneliti, akademisi, dan praktisi dalam mengembangkan ekosistem riset yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya di bidang kecerdasan buatan dan sains data.
Diketahui, webinar Dialog Eksplorasi Sains, Data dan Informasi (DESAIN) Seri #4 terbuka untuk umum dan diikuti oleh peneliti, dosen, mahasiswa, praktisi teknologi, serta masyarakat yang memiliki minat terhadap perkembangan teknologi bahasa dengan metode-metode sains data dan Artificial Intellegence (AI) terkini.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah diseminasi hasil riset, tetapi juga sebagai ruang diskusi untuk mendorong kolaborasi riset, inovasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Sekaligus menumbuhkan ekosistem sains data dan informasi,” jelas Esa.
Ia menambahkan, kegiatan webinar ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PRSDI (Pusat Riset, Sains, Data Informasi) dalam menghadirkan forum ilmiah untuk berbagi pengetahuan, memperkuat kolaborasi riset. Dan mendorong pemanfaatan teknologi sains data serta kecerdasan buatan di Indonesia.
“Seri keempat ini secara khusus mengangkat topik Natural Language Processing (NLP), yang memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan kebahasaan Indonesia yang kaya akan ragam bahasa dan dialek,” ungkapnya.(nas)











