• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Fakta Dugaan Korupsi Eks Wamenaker: Saksi Bongkar Kode “3 Meter” hingga Intimidasi

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 21 April 2026 - 21:05
in Headline
Immanuel Ebenezer

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer, sesaat sebelum menjalani sidang pembacaan dakwaan kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 Kementerian Ketenagakerjaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (19/1/2026). Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sidang dugaan korupsi yang menyeret mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026), mengungkap fakta-fakta mengejutkan terkait praktik internal di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.

Nama Irvian Bobby Mahendro mencuat sebagai saksi kunci. Mantan Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 periode 2022-2025 itu membeberkan adanya tekanan atau itimidasi dari lingkaran pimpinan, termasuk permintaan uang dalam jumlah besar.

BacaJuga:

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ekonom: Pukulan Telak Sektor Moneter 

Perry Warjiyo Mundur Saat Rupiah Tertekan, Pengamat Beber Tantangan Pengganti Gubernur BI

Istana Bantah Pengunduran Diri Gubernur BI Dipicu Tekanan Pemerintah

Di hadapan majelis hakim, Bobby mengaku pernah dipanggil ke sebuah ruangan untuk membahas pemeriksaan oleh aparat penegak hukum. Dalam pertemuan tersebut, ia menyebut muncul permintaan dana tunai sebesar Rp3 miliar yang disamarkan dengan kode “3 meter”.

Tak lama berselang, permintaan kembali muncul, kali ini Rp1 miliar melalui perantara, disertai permintaan pembelian motor mewah jenis Ducati Scrambler yang nilainya menembus ratusan juta rupiah.

Tekanan yang datang, menurut Bobby, bukan hanya soal angka. Ia juga menyebut adanya permintaan dana untuk kebutuhan Tunjangan Hari Raya (THR). Namun sikapnya tegas, ia menolak.

Penolakan itu justru berujung pada konsekuensi pahit. Dalam fakta persidangan terungkap bahwa Bobby mengalami pencopotan jabatan hingga dipindahkan ke posisi non-job.

“Fakta persidangan membuktikan bahwa Terdakwa justru menjadi korban kesewenang-wenangan pimpinan,” ungkap fakta persidangan.

Di sisi lain, Bobby juga mengakui adanya praktik pengelolaan dana non-teknis yang tidak lazim. Dana dari Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3), menurutnya, sempat dialihkan dalam bentuk aset seperti kendaraan agar mudah dicairkan saat diperlukan.

Ia menyebut langkah itu sebagai strategi bertahan dalam sistem yang menuntut ketersediaan dana cepat untuk kebutuhan pimpinan, termasuk untuk kegiatan operasional hingga menutup kekurangan anggaran seperti gaji tenaga honorer dan pengadaan dokumen. Nama-nama seperti Herry Sutanto dan Fahrurozi ikut disebut dalam konteks pemanfaatan dana tersebut.

Tak berhenti di sana, sidang juga mengungkap dugaan intervensi terhadap saksi. Bobby mengaku keluarganya sempat dihubungi pihak tertentu agar ia tidak memberikan keterangan yang memberatkan. Namun ia memilih tetap bersuara.

Usai persidangan, tim penasihat hukum Bobby menegaskan posisi kliennya sebagai pihak yang berada dalam tekanan struktural.

“Klien kami telah menunjukkan integritas luar biasa dengan menolak permintaan THR dari pimpinan meskipun risikonya adalah kehilangan jabatan. Fakta ini membuktikan posisi klien kami hanyalah pelaksana yang berada di bawah tekanan besar,” tegas tim penasihat hukum.

Meski demikian, Bobby tidak menampik adanya kesalahan dalam prosedur pengelolaan dana. Ia menyampaikan penyesalan sebagai bentuk tanggung jawab moral atas praktik yang terjadi di bawah koordinasinya. (her)

Tags: Immanuel EbenezerkemenakerPegadilan Tipikor

Berita Terkait.

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ekonom: Pukulan Telak Sektor Moneter 
Headline

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ekonom: Pukulan Telak Sektor Moneter 

Senin, 27 Juli 2026 - 20:51
Perry-Warjiyo
Headline

Perry Warjiyo Mundur Saat Rupiah Tertekan, Pengamat Beber Tantangan Pengganti Gubernur BI

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42
perryy
Headline

Istana Bantah Pengunduran Diri Gubernur BI Dipicu Tekanan Pemerintah

Senin, 27 Juli 2026 - 09:55
Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Jaksel, Ada Luka Tembak dan Pesan Terakhir
Headline

Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Tewas, Polisi Pastikan Penyelidikan Belum Rampung

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:12
lgbt
Headline

Sanksi Pidana untuk Perilaku LGBT Dapat Diterapkan Jika Ada Konsensus Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:08
md
Headline

Pemidanaan Pelaku LGBT Bisa Diterapkan, Jika Jadi Kesepakatan Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:54

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1429 shares
    Share 572 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2981 shares
    Share 1192 Tweet 745
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.