• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Triliunan untuk MBG: Saut Situmorang Soroti Perencanaan Ambisius dan Risiko Politik

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 11 Juni 2026 - 13:33
in Headline
Saut Situmorang, mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada era Presiden Joko Widodo

Saut Situmorang, mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada era Presiden Joko Widodo

Share on FacebookShare on Twitter

 

INDOPOSCO.ID — Program MBG (Makanan Bergizi Gratis) yang semula dipuja sebagai program andalan untuk meningkatkan kesejahteraan nasional kini menjadi sorotan tajam setelah berbagai persoalan yang mengemuka sejak ide program itu muncul. Menurut Saut Situmorang, mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada era Presiden Joko Widodo, jika diringkas akar permasalahan MBG dapat dikelompokkan menjadi enam isu utama: perencanaan yang terlalu ambisius; pengawasan yang lemah; keamanan pangan dan logistik yang berimplikasi pada kualitas menu; tata kelola anggaran dan pengadaan yang tidak memenuhi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan bebas konflik kepentingan; risiko korupsi dan konflik kepentingan yang tinggi; serta dampak politisasi menjelang Pemilu 2024 dan potensi keruwetan pada Pemilu 2029.

BacaJuga:

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra Dorong Kementerian Terkait Buka Suara

Santriwati Sukoharjo Diduga Trauma Usai Digerebek, Mafirion Desak LPSK Turun Tangan

Soroti Kehadiran Raffi Ahmad Bersama ‘Mahasiswa’ Gadungan, Andovi da Lopez: Jangan Sembunyi di Balik Ketidaktahuan

“Sejak hari pertama ide MBG ini disuarakan hingga hari ini, masalahnya hampir ratusan, bahkan mungkin ribuan. Namun jika kita regroup, intinya enam akar masalah itu yang menggerogoti program,” kata Saut Situmorang kepada media, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, persoalan itu bukan sekadar teknis operasional, melainkan juga soal policy-making dan integritas institusi penyelenggara. Menurut Saut, tiga syarat keberhasilan dari perspektif kebijakan publik, Saut menekankan tiga syarat mutlak agar program berskala besar seperti MBG bisa berhasil: tepat sasaran, aman dikonsumsi, dan bebas dari korupsi.

“Apabila salah satu syarat itu gagal, maka kepercayaan publik terhadap keseluruhan program akan runtuh,” ujarnya.

Saut juga menyinggung paradoks yang disebut oleh sejumlah pihak, termasuk pernyataan tokoh politik tentang keanehan dalam pelaksanaan program nasional. “MBG dipuja sebagai program andalan, namun kini dibayangi banyak pertanyaan. Saat anggaran triliunan digelontorkan demi kesejahteraan, publik berhak menuntut transparansi, tanpa balutan pencitraan,” kata Saut.

Mantan pimpinan KPK itu mengingatkan bahwa manakala tata kelola pengadaan dan penganggaran tidak mengikuti prinsip transparansi dan akuntabilitas, risiko penyimpangan menjadi sangat besar. “Jika benar untuk rakyat, mengapa muncul penyimpangan? Jika dikelola dengan baik, mengapa lahir keraguan? Jangan sampai program yang dijanjikan membawa harapan, justru terseret kasus korupsi dan lemahnya pengawasan,” tegasnya.

Saut juga menunjuk hubungan erat antara perpolitikan dan implementasi program sosial. Ia menilai dinamika Pemilu 2024 yang lalu—termasuk dugaan politik uang dan lemahnya integritas penyelenggara—mempengaruhi pelaksanaan MBG dan berpotensi mewariskan masalah menuju Pemilu 2029. Menurutnya, proses politik yang sudah dimulai untuk Pemilu 2029 bisa memperparah praktik-praktik politisasi program sosial jika tidak segera dibenahi.

Selain aspek tata kelola dan korupsi, Saut menyoroti masalah keamanan pangan dan manajemen logistik yang berimplikasi langsung pada kualitas menu yang disajikan. Kegagalan pada aspek ini tidak hanya menurunkan efektivitas program tetapi juga berisiko terhadap kesehatan penerima manfaat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

Sebagai mantan penegak anti-korupsi, Saut mengusulkan beberapa langkah perbaikan kebijakan:

  • Perbaikan perencanaan yang realistis dan berbasis data; penganggaran harus proporsional dengan kapasitas implementasi.

  • Penguatan pengawasan internal dan eksternal, termasuk audit berkala serta mekanisme pelaporan publik yang mudah diakses.

  • Standar keamanan pangan dan rantai logistik yang jelas dan terstandarisasi, dengan inspeksi independen.

  • Reformasi tata kelola pengadaan untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan pencegahan konflik kepentingan.

  • Mekanisme pencegahan dan penindakan korupsi yang tegas, termasuk perlindungan bagi whistleblower.

  • Pemisahan program sosial dari kepentingan politik praktis untuk menjaga integritas pelaksanaan.

“Yang dipertaruhkan bukan hanya angka dalam perencanaan, melainkan uang negara dan masa depan generasi dalam jangka panjang,” kata Saut. Ia mengingatkan bahwa MBG boleh menjadi primadona kebanggaan nasional, tetapi tanpa tata kelola yang kuat dan pengawasan berkesinambungan, program itu berisiko berubah dari solusi pembangunan menjadi simbol persoalan pengelolaan anggaran.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kementerian terkait belum memberikan pernyataan resmi menyikapi seruan perbaikan tersebut. Para pengamat kebijakan publik dan sejumlah lembaga masyarakat sipil mendorong pembentukan tim audit independen serta pembukaan data program MBG untuk publik sebagai langkah awal pemulihan kepercayaan. (ney)

Tags: KPKMakanan Bergizi GratisSaut Situmorang

Berita Terkait.

DPR: RUU Perampasan Aset Harus Pastikan Korban Kejahatan Ekonomi Mendapat Ganti Rugi
Headline

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra Dorong Kementerian Terkait Buka Suara

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:03
Santriwati Sukoharjo Diduga Trauma Usai Digerebek, Mafirion Desak LPSK Turun Tangan
Headline

Santriwati Sukoharjo Diduga Trauma Usai Digerebek, Mafirion Desak LPSK Turun Tangan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:21
Soroti Kehadiran Raffi Ahmad Bersama ‘Mahasiswa’ Gadungan, Andovi da Lopez: Jangan Sembunyi di Balik Ketidaktahuan
Headline

Soroti Kehadiran Raffi Ahmad Bersama ‘Mahasiswa’ Gadungan, Andovi da Lopez: Jangan Sembunyi di Balik Ketidaktahuan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:59
Andovi da Lopez Kritik Keras Raffi Ahmad Hadir Bersama ‘Mahasiswa’ Gadungan, Dinilai Deligitimasi Aksi Murni
Headline

Andovi da Lopez Kritik Keras Raffi Ahmad Hadir Bersama ‘Mahasiswa’ Gadungan, Dinilai Deligitimasi Aksi Murni

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:26
tohir
Headline

Film The Longest Wait Pukau Erick Thohir, Ungkap Kesan di Balik Kisah Pengorbanan Skuad Garuda

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:43
bahlil
Headline

Bahlil Pastikan Kontrak Ekspor Gas 2026 Aman, Siapkan Pengamanan untuk 2027

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07

OLAHRAGA

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Olahraga

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Editor Nasuha
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID - Gelandang Persija Jakarta Stjepan Loncar mengingatkan timnya untuk mewaspadai tren positif Dewa United menjelang laga pekan kedelapan Super...

SelengkapnyaDetails
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5156 shares
    Share 2062 Tweet 1289
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1004 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1267 shares
    Share 507 Tweet 317
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    989 shares
    Share 396 Tweet 247
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.