• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Perry Warjiyo Mundur Saat Rupiah Tertekan, Pengamat Beber Tantangan Pengganti Gubernur BI

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 27 Juli 2026 - 14:42
in Headline
Perry-Warjiyo

Eks Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. Foto: Dokumen Bank Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Keputusan Perry Warjiyo mengundurkan diri dari kursi Gubernur Bank Indonesia (BI) memicu beragam tanggapan dari pelaku pasar. Namun, analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai pergantian kepemimpinan di bank sentral bukan jaminan nilai tukar rupiah akan langsung membaik.

Menurut Ibrahim, tekanan terhadap rupiah saat ini lebih banyak dipicu oleh faktor eksternal yang sulit dikendalikan, terutama memanasnya konflik geopolitik di sejumlah kawasan dunia.

BacaJuga:

Istana Bantah Pengunduran Diri Gubernur BI Dipicu Tekanan Pemerintah

Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Tewas, Polisi Pastikan Penyelidikan Belum Rampung

Sanksi Pidana untuk Perilaku LGBT Dapat Diterapkan Jika Ada Konsensus Nasional

Ia menyebut eskalasi perang yang melibatkan Rusia, Ukraina, Amerika Serikat, Iran, hingga meluas ke kawasan Houthi Yaman, Arab Saudi, dan Turki terus menciptakan ketidakpastian di pasar keuangan global.

“Situasi ekonomi global saat ini memang tidak baik-baik saja. Konflik di Timur Tengah maupun Eropa Timur masih membayangi pasar keuangan sehingga memberikan tekanan terhadap rupiah,” kata Ibrahim dalam pesan video yang diterima di grup wartawan, Senin (27/7/2026).

Selain tekanan global, Ibrahim menilai tantangan dari dalam negeri juga tidak kalah berat. Besarnya kebutuhan anggaran untuk membiayai berbagai program prioritas pemerintah dinilai mempersempit ruang gerak fiskal sehingga ikut memengaruhi sentimen terhadap perekonomian nasional.

Program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut menyerap anggaran dalam jumlah besar. Di sisi lain, munculnya persoalan dugaan menguapnya dana pada program tersebut dinilai semakin memperberat kondisi fiskal.

Karena itu, Ibrahim berpandangan pergantian pucuk pimpinan Bank Indonesia tidak akan otomatis membawa perubahan besar terhadap pergerakan rupiah.

“Dalam kondisi seperti ini, saya melihat siapa pun yang memimpin Bank Indonesia akan menghadapi tantangan yang sama untuk mengembalikan rupiah ke level yang lebih kuat,” jelas Ibrahim.

Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi terhadap langkah Perry Warjiyo selama memimpin Bank Indonesia. Menurutnya, berbagai kebijakan yang ditempuh telah membantu menahan tekanan yang lebih dalam terhadap mata uang nasional.

“Pak Perry sudah bekerja keras menjaga stabilitas rupiah, tetapi tekanan yang dihadapi memang sangat besar,” ungkapnya.

Ibrahim juga menghormati keputusan Perry Warjiyo untuk mengakhiri masa jabatannya. Namun, ia menegaskan bahwa persoalan utama bukan terletak pada figur Gubernur Bank Indonesia, melainkan kombinasi tekanan global dan tantangan ekonomi domestik yang masih membayangi Indonesia.

“Namun persoalannya bukan semata ada pada sosok gubernur BI, melainkan pada tekanan geopolitik global dan kondisi ekonomi domestik yang masih menghadapi berbagai tantangan. Selama faktor-faktor itu belum membaik, rupiah akan tetap sulit kembali menguat,” tutur Ibrahim.

Lebih lanjut, Ibrahim memperkirakan sosok yang nantinya menggantikan Perry Warjiyo tetap akan menghadapi pekerjaan rumah yang tidak ringan. Pasalnya, ketidakpastian geopolitik dunia yang masih berlangsung bersamaan dengan kondisi ekonomi dalam negeri yang belum sepenuhnya stabil menjadi tantangan besar bagi otoritas moneter.

“Kenapa? Karena masalah geopolitik, ya perekonomian di dalam negeri pun juga sedang carut-marut,” tambahnya.(her)

Tags: Gubernur Bank IndonesiaKonflik Timur TengahPengunduran DiriPerry Warjiyo

Berita Terkait.

perryy
Headline

Istana Bantah Pengunduran Diri Gubernur BI Dipicu Tekanan Pemerintah

Senin, 27 Juli 2026 - 09:55
Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Jaksel, Ada Luka Tembak dan Pesan Terakhir
Headline

Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Tewas, Polisi Pastikan Penyelidikan Belum Rampung

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:12
lgbt
Headline

Sanksi Pidana untuk Perilaku LGBT Dapat Diterapkan Jika Ada Konsensus Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:08
md
Headline

Pemidanaan Pelaku LGBT Bisa Diterapkan, Jika Jadi Kesepakatan Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:54
Pelibatan KPK dalam Kasus Febrie Adriansyah Jadi Sinyal Prabowo Serius Berantas Korupsi, tapi…
Headline

Pelibatan KPK dalam Kasus Febrie Adriansyah Jadi Sinyal Prabowo Serius Berantas Korupsi, tapi…

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:47
Kasus Eks Jampidsus, Jaksa Agung: Ini Momentum Kami Berbenah
Headline

Kasus Eks Jampidsus, Jaksa Agung: Ini Momentum Kami Berbenah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:15

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1427 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2951 shares
    Share 1180 Tweet 738
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.