• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Soroti Kenaikan Mendadak Harga Pertamax, YLKI Minta Transparansi dan Perlindungan Konsumen

Nasuha Editor Nasuha
Rabu, 10 Juni 2026 - 21:26
in Headline
SPBU

Ilustrasi kendaraan tengah mengisi bahan bakar minyak. Foto: Dok INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyoroti kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green yang diumumkan secara mendadak. Organisasi perlindungan konsumen itu menilai kebijakan tersebut menimbulkan keterkejutan di tengah masyarakat dan perlu dibarengi transparansi yang lebih baik.

Sekretaris Eksekutif YLKI Rio Priambodo mengatakan, pihaknya memahami harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green dipengaruhi dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Namun, penyesuaian harga tetap harus memperhatikan aspek perlindungan konsumen, transparansi, serta dampaknya terhadap masyarakat.

BacaJuga:

Pertamina Umumkan Tarif Baru Pertamax, Naik Hampir Rp4.000 per Liter

Pemerintah dan Satgas Pangan Kawal Harga Telur, Peternak Diminta Pegang HAP

Temui Prabowo, Luhut Laporkan Hasil Survei MBG hingga Progres GovTech

“Perubahan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green seharusnya disampaikan secara lebih transparan dan memberikan waktu yang cukup bagi konsumen untuk menyesuaikan keputusan ekonominya,” ujar Rio dalam keterangan, Rabu (10/6/2026).

Ia menyesalkan pengumuman kenaikan harga yang dilakukan tanpa pemberitahuan memadai. Menurutnya, Pertamina dan pemerintah perlu membuka secara rinci formula serta komponen pembentuk harga, agar konsumen memahami alasan penyesuaian tersebut.

Selain itu, ia mengingatkan potensi perpindahan konsumen dari Pertamax ke Pertalite akibat selisih harga yang semakin lebar. Kondisi tersebut dikhawatirkan memicu lonjakan permintaan BBM subsidi yang berujung antrean panjang, pembatasan distribusi, hingga kelangkaan di sejumlah daerah.

“Jangan sampai masyarakat yang memang berhak memperoleh BBM subsidi justru menjadi pihak yang paling dirugikan,” tegasnya.

YLKI juga menilai kenaikan harga BBM berpotensi menekan daya beli masyarakat karena berdampak pada biaya transportasi, distribusi barang, dan pengeluaran rumah tangga. Kelompok kelas menengah disebut menjadi pihak yang paling terdampak lantaran tidak menerima subsidi BBM tetapi harus menanggung kenaikan biaya energi.

Karena itu, ia meminta pemerintah mengantisipasi dampak inflasi serta menjaga stabilitas pasokan dan harga BBM yang menjadi penopang aktivitas ekonomi masyarakat.

Di sisi lain, ia menegaskan kenaikan harga harus diikuti peningkatan kualitas layanan. Konsumen berhak memperoleh jaminan kualitas BBM, kemudahan akses, keandalan distribusi, akurasi takaran, serta pelayanan yang lebih baik di SPBU.

“Jangan sampai konsumen hanya diminta menerima kenaikan harga tanpa memperoleh peningkatan manfaat dan kualitas layanan yang sepadan,” kata Rio.(nas)

Tags: BBMHarga Pertamaxperlindungan konsumenYLKI:

Berita Terkait.

bensin
Headline

Pertamina Umumkan Tarif Baru Pertamax, Naik Hampir Rp4.000 per Liter

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:55
telur
Headline

Pemerintah dan Satgas Pangan Kawal Harga Telur, Peternak Diminta Pegang HAP

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:07
GKR Hemas: Pembangunan Manusia Harus Jadi Fondasi Kemajuan Bangsa
Headline

Temui Prabowo, Luhut Laporkan Hasil Survei MBG hingga Progres GovTech

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:27
Pengguna Internet Anak Usia 5-17 Tahun Naik 73,90 Persen di 2024
Headline

Pengguna Internet Anak Usia 5-17 Tahun Naik 73,90 Persen di 2024

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:05
rokok
Headline

Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar Penerimaan Negara

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:30
dasco
Headline

DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU, Institusi Kepolisian Diharap Makin Profesional

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:16

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1426 shares
    Share 570 Tweet 357
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.