• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Bantah Menista Agama, Klarifikasi JK Soal Ceramah di UGM: Saya Bicara Perdamaian

Dilianto - Editor Dilianto -
Sabtu, 18 April 2026 - 23:21
in Headline
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) saat berceramah di UGM pada Ramadan 2026. Foto: Dok Instagram

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) saat berceramah di UGM pada Ramadan 2026. Foto: Dok Instagram

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) memberikan klarifikasi mengenai ceramahnya di Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berujung pada laporan polisi. JK menegaskan bahwa kehadirannya saat itu murni untuk memenuhi undangan ceramah bertajuk tema perdamaian.

“Saya diundang (Ramadan 2026), datang, karena temanya adalah perdamaian. Perdamaian. Jadi khususnya temanya tentang langkah-langkah ke perdamaian, apa itu, kurang lebih begitu,” kata JK di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).

BacaJuga:

Iran Buka Selat Hormuz, 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas

AS Tolak Cabut Blokade, Iran Kembali Ambil Kendali Penuh Selat Hormuz

Trump Ungkap Reaksi Presiden China Usai Selat Hormuz Kembali Dibuka

JK memaparkan definisi sederhana namun mendalam mengenai perdamaian, dengan menyebutkan bahwa perdamaian hadir saat konflik usai, dan sebaliknya, konflik muncul ketika perdamaian telah berakhir.

“Saya jelaskan tentang apa itu perdamaian. Perdamaian itu adalah akhir daripada konflik. Apa itu konflik? Akhir perdamaian,” ujar JK.

Dalam ceramahnya, JK menguraikan sejarah konflik dunia, mulai dari Perang Dunia I di Eropa hingga 15 konflik yang pernah terjadi di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa penyebab konflik tersebut sangat beragam, meliputi perbedaan ideologi seperti peristiwa Madiun, persoalan wilayah seperti terjadi di Timor Timur, hingga masalah ekonomi seperti di Aceh.

“Saya jelaskan satu per satu. Kemudian satu menit saja, eh satu dua menit, bicarakan konflik karena agama. Itulah antara lain Ambon-Poso,” tutur JK.

Ia memang dikenal sebagai tokoh kunci yang mendamaikan konflik di Ambon dan Poso melalui inisiatif dialog dan perjanjian damai yang bersejarah pada tahun 2002.

Sementara itu, rekaman atau materi yang disampaikan dalam ceramah tersebut dapat dipelajari kembali untuk membuktikan bahwa dirinya sama sekali tidak berniat menista agama.

Ia justru mempertanyakan tuduhan tersebut mengingat besarnya risiko jiwa yang ia ambil bersama Hamid Awaluddin (tim mediasi perdamaian) saat memasuki daerah konflik demi mewujudkan perdamaian.

“Hanya mengatakan, ini nanti dibagikan sama Anda untuk Anda pelajari kembali, benar enggak saya menista agama? Saya damaikan ini, apa saya menista agama?,” ucap JK.

“Saya pertaruhkan jiwa saya dengan Hamid, masuk ke daerah yang Anda lihat tadi itu. Masuk ke daerah itu. Tidak ada Menteri, Presiden Gus Dur, Ibu Megawati tidak ada yang bisa,” tambahnya.

Terkait diksi ‘mati syahid’ dalam ceramahnya, menurut JK, istilah syahid dalam Islam dan martir dalam Kristen sebenarnya merujuk pada konsep yang hampir serupa, yaitu penghormatan bagi mereka yang meninggal demi keyakinan, walaupun teknis pelaksanaannya berbeda.

“Sebenarnya saya berada di masjid dan tidak mengerti martir. Yang saya katakan ya karena hampir sama, syahid dan martir hampir sama. Cuma bedanya caranya,” imbuhnya. (dan)

Tags: Jusuf KallaMati Syahidugm

Berita Terkait.

Iran Buka Selat Hormuz, 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas
Headline

Iran Buka Selat Hormuz, 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas

Sabtu, 18 April 2026 - 23:07
1.647 Personel Gabungan Siap Kawal Laga Barcelona Legends di GBK
Headline

AS Tolak Cabut Blokade, Iran Kembali Ambil Kendali Penuh Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 - 19:01
trumpp
Headline

Trump Ungkap Reaksi Presiden China Usai Selat Hormuz Kembali Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 - 15:35
ilustrasi kekerasan perempuan
Headline

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual 16 Mahasiswa FH UI, MUI: Kami Prihatin

Sabtu, 18 April 2026 - 15:05
biji
Headline

Krisis Biji Plastik Mulai Mengancam Distribusi Beras dan Gula Nasional

Sabtu, 18 April 2026 - 12:02
kspi
Headline

Tolak Peringatan Seremoni May Day di Monas, Ratusan Ribu Buruh Bakal Kepung DPR

Sabtu, 18 April 2026 - 09:20

BERITA POPULER

  • Halalbihalal

    Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    752 shares
    Share 301 Tweet 188
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    723 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.