• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Disrupsi AI di Dunia Jurnalistik, Hetifah: Teknologi Hanya Co-Pilot

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 16 Maret 2026 - 12:27
in Headline
Hetifah-Sjaifudian

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menjadi narasumber dalam diskusi Smart Journalism bertema “Integritas Data, Riset, dan Kecerdasan Buatan untuk Pemberitaan Berkualitas” bersama BRIN dan awak media di Jakarta, Minggu (15/3/2026). Foto: Herry Rosadi/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perkembangan teknologi informasi tidak lagi sekadar menghadirkan perangkat baru atau inovasi digital yang bersifat teknis. Lebih dari itu, perubahan yang terjadi saat ini telah menggeser cara dunia memproduksi, mendistribusikan, hingga mengonsumsi informasi. Di tengah transformasi tersebut, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai memainkan peran penting dalam lanskap media modern.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menilai kehadiran AI kini telah melampaui tahap eksperimen. Teknologi tersebut bahkan mulai menjadi pintu baru bagi masyarakat dalam memahami berbagai peristiwa dan isu yang terjadi di sekitar mereka.

BacaJuga:

Ketum MUI: Jangan Berlindung di Balik HAM untuk Benarkan Korupsi dan LGBT

Polisi Dalami Laporan Intimidasi dr. Icha oleh Anggota DPRD TTU

Polisi Ungkap Detail Luka Tembak pada Jenazah Pilot AS Nicholas F. Goselin

“Jadi AI sudah mengambil peran yang sebelumnya menjadi fungsi utama media, membantu masyarakat mencari informasi, merangkum peristiwa, menjelaskan isu-isu yang kompleks. Dengan kata lain, AI mulai menjadi gerbang baru bagi publik untuk memahami dunia,” ujar Hetifah dalam diskusi Smart Journalism bertema “Integritas Data, Riset, dan Kecerdasan Buatan untuk Pemberitaan Berkualitas” bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan awak media di Jakarta, Minggu (15/3/2026).

Menurutnya, kemajuan AI memang menghadirkan kemampuan luar biasa dalam mengolah data dan mempercepat akses informasi. Namun di sisi lain, perkembangan tersebut juga membawa tantangan serius bagi dunia jurnalistik, terutama terkait potensi penyebaran disinformasi dan manipulasi konten yang makin mudah dilakukan.

Hetifah mengingatkan percepatan teknologi tidak boleh membuat masyarakat kehilangan pijakan terhadap sumber informasi yang kredibel.

“Dengan teknologi AI, dunia jurnalisme memang akan menghadapi perubahan besar. Tetapi yang perlu diwaspadai adalah kemungkinan munculnya disinformasi ketika teknologi ini tidak digunakan secara bertanggung jawab,” jelasnya.

Meski demikian, Hetifah menerangkan kehadiran AI seharusnya dipahami sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti jurnalis. Teknologi dapat mempercepat proses kerja di ruang redaksi, tetapi tidak dapat menggantikan pertimbangan etika, empati, serta intuisi manusia dalam menentukan nilai sebuah berita.

“Satu hal yang perlu ditegaskan: AI hadir di ruang redaksi bukan untuk menggantikan peran jurnalis manusia. AI adalah co-pilot. Ia bisa mempercepat proses kerja, membantu verifikasi, dan mengolah data. Namun keputusan editorial, penilaian etika, serta nurani harus tetap berada di tangan manusia,” tegasnya.

Dalam pandangannya, masa depan jurnalisme tidak terletak pada pertarungan antara manusia dan mesin, melainkan pada bagaimana keduanya dapat bekerja berdampingan. Ketika teknologi dimanfaatkan secara bijak, AI justru dapat memperkuat kualitas pemberitaan dan memperkaya proses riset jurnalistik.

Pada akhirnya, di tengah derasnya arus otomatisasi dan algoritma, jurnalisme tetap membutuhkan sesuatu yang tidak bisa diprogram oleh mesin: kepekaan, tanggung jawab publik, dan keberanian untuk menjaga kebenaran. (her)

Tags: AIBRINDPR RIHetifah Sjaifudianjurnalistik

Berita Terkait.

Ketum MUI: Jangan Berlindung di Balik HAM untuk Benarkan Korupsi dan LGBT
Headline

Ketum MUI: Jangan Berlindung di Balik HAM untuk Benarkan Korupsi dan LGBT

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:03
icha
Headline

Polisi Dalami Laporan Intimidasi dr. Icha oleh Anggota DPRD TTU

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:14
Sebastian
Headline

Polisi Ungkap Detail Luka Tembak pada Jenazah Pilot AS Nicholas F. Goselin

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:03
Rupiah
Headline

Ekonom: Potensi Umat Besar, Tapi Kekuatan Ekonominya Masih Loyo

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:11
Raja-Juli
Headline

Acceptance of Envelope From Kuantan Singingi Regent Could Constitute Criminal Offense, Legal Expert Says

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:47
Raja-Juli
Headline

Terima Amplop Bupati Kuansing, Raja Juli Dinilai Penuhi Unsur Pidana

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:47

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    917 shares
    Share 367 Tweet 229
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2268 shares
    Share 907 Tweet 567
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
Ronaldo
Olahraga

Jelang Hadapi Spanyol, Ronaldo Fokus Nikmati Piala Dunia Terakhirnya

Editor Dilianto
Senin, 6 Juli 2026 - 19:15

INDOPOSCO.ID - Megabintang Timnas Portugal Cristiano Ronaldo enggan memusingkan laga hidup-mati melawan Timnas Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia...

SelengkapnyaDetails
Piala Dunia 2026: Ronaldo Pede Rekor Bagusnya Bisa Redam Spanyol

Piala Dunia 2026: Ronaldo Pede Rekor Bagusnya Bisa Redam Spanyol

Senin, 6 Juli 2026 - 18:25
Haaland Usai Norwegia Depak Brasil di Piala Dunia: Sejarah Ini Dikenang Selamanya

Haaland Usai Norwegia Depak Brasil di Piala Dunia: Sejarah Ini Dikenang Selamanya

Senin, 6 Juli 2026 - 16:46
Piala Dunia 2026: Runtuhkan Keangkeran Azteca, Tuchel Bangga dengan Tekad Skuad Inggris

Piala Dunia 2026: Runtuhkan Keangkeran Azteca, Tuchel Bangga dengan Tekad Skuad Inggris

Senin, 6 Juli 2026 - 15:01
Antar Prancis Singkirkan Paraguay, Mbappe Tegaskan Les Bleus Tak Hanya Jago Menyerang

Antar Prancis Singkirkan Paraguay, Mbappe Tegaskan Les Bleus Tak Hanya Jago Menyerang

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:27
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.