• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Bentuk Umat Beradab, UAS: Islam Itu Kedepankan Pendidikan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 1 Maret 2026 - 12:15
in Headline
somad

Ustaz Abdul Somad. Foto: Dokumen Kemendikdasmen

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ustaz Abdul Somad (UAS) menuturkan, bulan Ramadan merupakan pendidikan terpanjang bagi umat Islam. Saat berpuasa, seseorang tidak hanya dididik untuk menahan lapar, melainkan juga mengelola emosi.

Menurutnya, proses puasa di bulan Ramadan untuk membentuk manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga cerdas secara emosional juga spiritual.

BacaJuga:

Di Balik Tragedi Truk Jalan Raya: Saat Nyawa Rakyat Digadaikan demi Efisiensi Logistik

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

“Cerdas secara intelektual, emosional, dan spritual, itulah sifat-sifat orang yang terdidik,” jelas Ustaz Abdul Somad, dalam Khotbah Jumat di masjid Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, Jumat (27/2/2025).

Lebih jauh ia mengungkapkan, peristiwa Perang Badar yang dimenangkan oleh umat Islam pada 17 Ramadan tahun kedua Hijriah. Pada masa itu, Nabi Muhammad SAW memberikan pilihan yang berbeda dalam menangani tawanan perang.

Alih-alih meminta tebusan berupa harta seperti emas atau perak, ia justru membebaskan tawanan dengan syarat mereka harus mengajarkan baca tulis kepada anak-anak Muslim.

“Islam lebih mengedepankan pendidikan daripada harta. Karena dengan pendidikan, seseorang dapat memperoleh harta,” ujar UAS.

“Namun, harta tanpa pendidikan yang baik hanya akan habis di tangan anak dan cucunya,” imbuhnya.

Abdul Somad menekankan bahwa pendidikan dalam Islam tidak terbatas pada ruang kelas atau ilmu agama saja, seperti tauhid, tafsir, maupun akidah. Akan tetapi, Islam mendorong umatnya untuk mempelajari ilmu alam semesta yang luas.

Terkait sosok pendidik, UAS menerangkan definisi guru dalam Islam yang sangat mulia. Guru bukan sekadar teacher (orang yang mengajarkan), tetapi juga mu’allim (orang yang mengajarkan ilmu), muaddib (orang yang mengajarkan adab), dan murabbi (orang yang melanjutkan tugas kenabian).

“Guru adalah sosok yang ditiru perkataan dan perbuatannya. Guru itu ditiru mulai dari cara berjalan, bicara, minum, hingga tata kramanya,” tuturnya.

UAS mengingatkan sejarah kemerdekaan Indonesia yang diperjuangkan oleh para guru. Ia menyebut tokoh-tokoh seperti Panglima Besar Tentara Republik Indonesia Jenderal Sudirman dan Jenderal Besar A.H. Nasution yang sejatinya merupakan seorang guru sebelum akhirnya mengabdikan diri menjadi tentara.

Sejarah kemerdekaan Indonesia juga tidak lepas dari peran organisasi masyarakat (ormas) Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Perti, dan Al-Washliyah. Ormas-ormas ini didirikan oleh para guru yang belajar di Makkah dan lalu pulang ke Indonesia untuk mendirikan pondok pesantren, yang pada akhirnya menjadi tonggak merdekanya Indonesia, jauh sebelum proklamasi 1945.

“Puncaknya terjadi pada Proklamasi 17 Agustus 1945, yang bertepatan dengan 9 Ramadan,” katanya.

“Para pengibar bendera dan pembaca teks proklamasi adalah orang-orang yang sedang menjalankan ibadah puasa dan memiliki kedekatan spiritual yang kuat kepada Allah SWT,” tambahnya. (nas)

Tags: pendidikanRamadanUASUstaz Abdul Somad

Berita Terkait.

Truk
Headline

Di Balik Tragedi Truk Jalan Raya: Saat Nyawa Rakyat Digadaikan demi Efisiensi Logistik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:49
Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan
Headline

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:40
Assaat
Headline

Pernah Jadi Presiden, Menbud Dukung Mr. Assaat Raih Gelar Pahlawan Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:47
Silmi-Karim
Headline

Buntut Kasus Silmy Karim, KPK Sita 8.500 Dolar Singapura di Kantor Imigrasi Jaksel

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:27
Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut
Headline

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:57
Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Headline

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:01

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2446 shares
    Share 978 Tweet 612
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2003 shares
    Share 801 Tweet 501
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1990 shares
    Share 796 Tweet 498
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2611 shares
    Share 1044 Tweet 653
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1367 shares
    Share 547 Tweet 342
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.