• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan 60 Kg Methamphetamine di Peureulak Timur, Aceh

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 6 Februari 2026 - 18:28
in Nusantara
Petugas
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah Aceh. Kali ini sinergi keduanya menindak tiga karung berisi kurang lebih 60 kilogram narkotika jenis methamphetamine yang disimpan di wilayah Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, pada Rabu hingga Kamis, 4-5 Februari 2026.

Direktur Interdiksi Narkotika Bea Cukai, R. Syarif Hidayat, menyampaikan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja bersama lintas instansi dalam menindaklanjuti pengembangan jaringan narkotika yang sebelumnya telah ditindak. “Kasus ini merupakan lanjutan dari pengungkapan 100 kilogram methamphetamine di wilayah yang sama pada Januari 2026 lalu,” ujarnya.

BacaJuga:

Grup PHI Tanam 2.800 Bibit Mangrove, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Serap Karbon

Usai Menempuh Perjalanan Pertumbuhan 5.108 Km, Cuprinomat® Resmi Hadir di Sidrap

Komitmen Gubernur Andra Soni Perkuat Ketahanan Pangan di Banten Dipuji Pramono Anung

Penindakan tersebut melibatkan BNN RI, BNNP Aceh, Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai, Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Aceh, serta Bea Cukai Langsa. Dari hasil operasi, petugas mengamankan tiga karung berisi narkotika jenis methamphetamine dengan total berat sekitar 60 kilogram.

Syarif menjelaskan bahwa pengungkapan bermula dari joint analysis yang dilakukan tim gabungan untuk mengembangkan jaringan pelaku. Dari hasil analisis dan pengumpulan informasi, aparat mencurigai adanya penyimpanan narkotika lain yang masih berada di wilayah Aceh Timur. “Kami melakukan surveillance terhadap target yang diduga terlibat aktif dalam jaringan tersebut,” ungkapnya.

Akhirnya, pada Rabu (04/02), tim gabungan menghentikan dan mengamankan seorang tersangka berinisial B yang tengah melakukan perjalanan menggunakan kendaraan di Jalan Lintas Sumatra, tepatnya di Kulu Kuta, Kutablang, Kabupaten Bireuen. Dari hasil pemeriksaan awal, B mengakui keterlibatannya dan memberikan informasi terkait lokasi penyimpanan narkotika.

Berdasarkan keterangan tersangka, narkotika tersebut disimpan di rumah orang tua salah satu pelaku berinisial H yang saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO), berlokasi di Gampong Seuneubok Paya, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur. Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti di dua titik berbeda.

“Barang bukti ditemukan di dua lokasi, yakni satu karung disimpan di kios kelontong di depan rumah dan dua karung lainnya disembunyikan di area dekat kandang kambing di belakang rumah,” terang Syarif.

Hasil interogasi lanjutan mengungkap bahwa narkotika tersebut diduga milik seorang pelaku lain berinisial I, yang juga merupakan DPO dalam kasus pengungkapan 100 kilogram methamphetamine pada Januari lalu. Temuan ini semakin menguatkan keterkaitan antarjaringan dalam sindikat penyelundupan narkotika lintas wilayah.

Selanjutnya, tersangka dan seluruh barang bukti diserahterimakan kepada BNNP Aceh untuk proses hukum lebih lanjut. Tim gabungan pun masih terus melakukan pengembangan guna membongkar jaringan yang lebih luas.

Sejalan dengan Syarif, Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Bier Budi Kismulyano mengungkapkan, penindakan ini merupakan komitmen nyata Kanwil Bea Cukai Aceh dalam menjaga wilayah perbatasan dan pesisir dari ancaman narkotika. “Aceh masih menjadi wilayah yang rawan dimanfaatkan jaringan narkotika internasional. Oleh karena itu, kami bersama BNN dan aparat penegak hukum lainnya akan terus meningkatkan kewaspadaan, pengawasan, serta pertukaran informasi untuk menutup setiap celah.”

“Selain itu, hasil ini juga tidak terlepas dari kerja sama positif, analisis intelijen yang tajam, serta kesiapan dan kesigapan seluruh pihak di lapangan. Sinergi ini akan terus kami perkuat demi melindungi masyarakat khususnya Aceh dan generasi muda dari bahaya narkotika,” sambungnya. (ipo)

Tags: AcehBea CukaibnnMethamphetaminepenyelundupan

Berita Terkait.

phi
Nusantara

Grup PHI Tanam 2.800 Bibit Mangrove, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Serap Karbon

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:12
petani
Nusantara

Usai Menempuh Perjalanan Pertumbuhan 5.108 Km, Cuprinomat® Resmi Hadir di Sidrap

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 03:30
soni
Nusantara

Komitmen Gubernur Andra Soni Perkuat Ketahanan Pangan di Banten Dipuji Pramono Anung

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:23
bc3
Nusantara

Penindakan Beruntun, Bea Cukai Kediri Gagalkan Peredaran Lebih dari 4,1 Juta Batang Rokok Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12
phm
Nusantara

PHM Perkuat Pengelolaan Sampah Balikpapan, Salurkan Bantuan untuk 43 Bank Sampah Unit

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:09
rokok
Nusantara

Bea Cukai Jayapura Gagalkan Pengiriman 24 Ribu Batang Rokok Ilegal Melalui Jalur Kargo

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:30

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2049 shares
    Share 820 Tweet 512
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1993 shares
    Share 797 Tweet 498
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3139 shares
    Share 1256 Tweet 785
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.