• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Sentuhan Dana Bergulir LPMUKP KKP: Bangkitkan Budi Daya Lele dan Rantai Pasok Benih di Sukabumi

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 27 September 2026 - 12:24
in Daerah
Tambak

Lokasi pembibitan milik M. Fadil Khairul Dundan (kanan). Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sektor kelautan dan perikanan merupakan salah satu tulang punggung ekonomi nasional yang kaya potensi namun kerap dipandang sebelah mata oleh lembaga keuangan formal. Karakteristik usaha perikanan tangkap maupun budi daya yang sangat bergantung pada siklus iklim, cuaca, dan tingginya risiko kematian komoditas membuat perbankan enggan menyalurkan pembiayaan. Di sinilah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) hadir membendung celah tersebut melalui Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP), sebuah Badan Layanan Umum (BLU) yang dirancang khusus untuk membiayai sektor-sektor yang dianggap unbankable.

​Sesuai mandat Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan BLU, LPMUKP menjalankan misi pelayanan publik tanpa mengutamakan pencarian keuntungan semata. Mengingat persepsi publik yang kerap keliru menganggap permodalan ini sebagai bantuan sosial (bansos) atau instrumen kredit perbankan komersial biasa, KKP mempertegas strategi komunikasi publik 2027 melalui Tiga Pilar Humas. Langkah ini menitikberatkan reframe narasi dari sekadar “pemberi pinjaman” menjadi penggerak ekonomi kerakyatan, edukasi alur dana bergulir APBN, serta penguatan pemahaman aparatur penegak hukum (APH) bahwa risiko gagal panen adalah business risk, bukan bentuk kerugian negara atau tindakan korupsi.

BacaJuga:

Piala Sedulur Purworejo Jadi Ajang Guyub Rukun 40 Paguyuban di Jabodetabek

Anggaran Terbatas Bukan Halangan, Ombudsman Banten Tantang Lebak dan Pandeglang Tetap Beri Layanan Prima

Eks Napiter Tamanjeka Diberdayakan, Kemensos Dorong Kemandirian Ekonomi

​Kehadiran nyata negara dalam mengambil risiko bisnis yang ditolak bank tersebut dirasakan langsung oleh para pelaku usaha budi daya ikan air tawar di Desa Cijalingan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. M. Labib Langlang Buana, seorang pembudidaya pembesaran lele dan nila yang mengelola 220 kolam bulat terpal berdiameter 4 meter, mengungkapkan bagaimana skema pembiayaan ramah risiko dari LPMUKP menjadi penentu keberlangsungan usahanya saat terpukul dinamika lapangan.

​Dukungan dana bergulir tersebut tidak hanya memulihkan kapasitas produksi Labib, tetapi juga menghidupkan ekosistem perikanan di wilayahnya, termasuk sektor pembenihan. M. Fadil Khairul Dundan, penyedia bibit lokal di Kecamatan Kebonpedes, menegaskan bahwa kepastian usaha yang didapatkan oleh pembudidaya pembesaran secara langsung berdampak positif pada perputaran rantai pasok benih. Sinergi antara pembiayaan dana bergulir KKP dan ekosistem lokal ini membuktikan bahwa intervensi pemerintah mampu meregenerasi roda ekonomi pesisir dan perdesaan secara berkelanjutan.

​Dalam kunjungan pendampingan usaha di Cijalingan dan Kebonpedes 24-26 September, menggambarkan bahwa penyaluran modal usaha perikanan harus selalu bergandengan tangan dengan pembinaan teknis dan keuangan. Pendekatan terpadu ini diterapkan untuk menjaga agar tingkat risiko usaha yang tinggi dapat dimitigasi secara terukur sejak awal tebar benih hingga pemasaran.

​”Sumber daya alam dan sumber daya manusia harus kita kelola secara berkelanjutan. Tidak cukup hanya menggali potensi yang ada, tetapi harus ada pembinaan agar pelaku usaha mampu mengelola, mengembangkan, dan menjaga keberlanjutan usahanya,” ujar Darmawan Sidik, Kepala Divisi Bisnis II, LPMUKP KKP, saat meninjau lokasi budi daya di Cilangan, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2026).

​Pendampingan intensif yang diberikan LPMUKP mencakup perbaikan tata kelola keuangan melalui pemisahan rekening pribadi dan usaha, penetapan skema anuitas pembayaran yang disesuaikan dengan siklus panen, hingga penerap pola tebar bergulir. Strategi tebar dan panen secara bertahap ini dirancang khusus agar arus kas (cash flow) para pembudidaya tetap stabil dan tidak terputus di tengah fluktuasi harga pakan maupun tantangan cuaca.

​Guna memastikan dana bergulir APBN ini terus berputar melayani pembudidaya lain, LPMUKP juga memperkuat aspek akuntabilitas usaha melalui verifikasi kelayakan, pencatatan produksi berkala, serta perlindungan mitigasi seperti asuransi penjaminan. Pendekatan komprehensif ini membuktikan bahwa risiko tinggi dalam perikanan dapat dikelola dengan tepat tanpa harus membebani masyarakat dengan syarat agunan berat ala bank komersial.

​Langkah preventif LPMUKP di Sukabumi menjadi potret besar dari komitmen KKP dalam memungut potensi ekonomi yang terabaikan oleh sistem perbankan arus utama. Melalui transparansi tata kelola dan edukasi lintas sektor termasuk menjalin pemahaman bersama aparat penegak hukum (APH) mengenai karakteristik risiko bisnis perikanan LPMUKP optimistis dapat terus mengalirkan modal kerja yang aman, terukur, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat pesisir Indonesia.

​Melalui perpaduan antara pembiayaan ramah risiko dan pembinaan teknis secara berkelanjutan, pemerintah memastikan bahwa masyarakat pesisir dan perdesaan tidak berjalan sendirian menghadapi tantangan alam. Budi daya lele di Cijalingan kini menjadi bukti nyata bagaimana akses modal BLU KKP berhasil mengubah usaha yang berisiko tinggi menjadi unit bisnis yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.

“Saya merasakan betul bagaimana dana bergulir LPMUKP ini sangat bermanfaat. Karena membuat usaha yang sudah hampir mati bergairah kembali. Saya penerima manfaat yang diberikan kepercayaan sudah dua kali, meski yang pertama gagal karena bibit mati terus, namun pinjaman yang kedua ini memberikan harapan untuk bangkit dan terus berkembang lebih besar lagi,” ungkap Dundan saat ditemui Indoposco.id di lokasi budidaya ikannya di Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Jawabarat, Jumat (25/9/2026).(ney)

Tags: Badan Layanan UmumBudi Daya LeleKKPLPMUKP KKP

Berita Terkait.

guyub
Daerah

Piala Sedulur Purworejo Jadi Ajang Guyub Rukun 40 Paguyuban di Jabodetabek

Minggu, 27 September 2026 - 02:20
lebak
Daerah

Anggaran Terbatas Bukan Halangan, Ombudsman Banten Tantang Lebak dan Pandeglang Tetap Beri Layanan Prima

Sabtu, 26 September 2026 - 19:09
napiter
Daerah

Eks Napiter Tamanjeka Diberdayakan, Kemensos Dorong Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 26 September 2026 - 18:28
kadin
Daerah

Ketua Kadin Banten Bakar Semangat UMKM: Jangan Takut Mulai Kecil, yang Penting Jangan Berhenti Bertumbuh

Sabtu, 26 September 2026 - 18:08
Guruh Soekarnoputra Wafat, Hendrawan: Beliau Tajam Menganalisis dan Berjiwa Seni Tinggi
Daerah

Jembatan Kaluppini Kembali Kokoh, Pertamina Pulihkan Akses Warga 5 Desa

Sabtu, 26 September 2026 - 15:38
Korban Hilang Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Total Korban Jadi 2 Orang
Daerah

Korban Hilang Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Total Korban Jadi 2 Orang

Sabtu, 26 September 2026 - 09:29

OLAHRAGA

Rahmat-Erwin-Abdullah
Olahraga

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 27 September 2026 - 09:41

​INDOPOSCO.ID - Cabang olahraga (cabor) angkat besi kembali mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga bergengsi se-Asia. Lifter andalan Indonesia, Rahmat...

SelengkapnyaDetails
Karate

FORTIS Series-II 2026 Siapkan 231 Kelas, Bidik 1.750 Atlet Karate

Sabtu, 26 September 2026 - 22:12
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3863 shares
    Share 1545 Tweet 966
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    990 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.