• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pernyataan Menhan Soal Himbara Picu Polemik, Pengamat Ingatkan Batas Wewenang

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 1 Februari 2026 - 21:30
in Nasional
Ilustrasi - Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Foto: Istimewa

Ilustrasi - Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengenai rencana Presiden Prabowo Subianto untuk mengganti jajaran direksi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memantik sorotan tajam dari kalangan pengamat politik.

Pengamat politik Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menilai langkah tersebut tidak semestinya disampaikan oleh seorang Menhan. Menurutnya, isu perbankan dan kebijakan ekonomi berada di luar mandat utama kementerian pertahanan.

BacaJuga:

6 Tuntutan Utama Buruh di May Day 2026: Singgung PHK hingga Pajak

KAI Upayakan Percepatan Evakuasi KA Bangunkarta di Bumiayu

RDP Komisi III DPR RI, Legislator Ini Ungkap Pelanggaran Etik di Tubuh Polri

“Cukup disayangkan jika pejabat publik yang memiliki kedekatan dengan Presiden seolah menjadi jubir, sementara Menhan punya tanggung jawab sendiri mengawal pertahanan nasional,” ujar Dedi melalui gawai, Minggu (1/2/2026).

Dedi menegaskan, kebijakan strategis presiden, terutama yang berkaitan dengan ekonomi dan sektor keuangan, idealnya disampaikan oleh pejabat yang memang memiliki kewenangan dan fungsi komunikasi politik pemerintahan.

Ia mengingatkan bahwa penyampaian kebijakan oleh pejabat di luar bidang tugasnya berpotensi menimbulkan kebingungan publik, bahkan membuka ruang tafsir negatif terhadap dinamika kekuasaan di dalam kabinet.

“Penyampaian kebijakan strategis presiden seharusnya dilakukan oleh pejabat yang memang memiliki otoritas dan fungsi komunikasi politik pemerintahan, bukan oleh menteri yang berada di luar lingkup kebijakan tersebut,” tegasnya.

Lebih jauh, Dedi menyarankan agar Presiden Prabowo Subianto memberikan penekanan lebih kuat kepada para pembantunya terkait batas dan etika kewenangan jabatan.

“Ada baiknya jika program retret Presiden diisi dengan materi proporsionalisme dan profesionalisme jabatan, agar tokoh yang mengemban amanah dapat bekerja sesuai ruang geraknya,” tutur Dedi.

Menurut Dedi, pernyataan Menhan tersebut juga berpotensi memunculkan persepsi kurang sehat di ruang publik, khususnya terkait relasi personal dalam pemerintahan.

“Statemen Menhan di luar kapasitas kerjanya bisa ditafsir sebagai upaya praktik ‘asal bapak senang’,” imbuhnya.

Ia menilai kecenderungan semacam ini dapat menggerus prinsip profesionalisme, ketika pejabat lebih sibuk membela atau menjadi corong presiden meskipun isu yang disampaikan bukan menjadi wilayah kerjanya.

“Mereka mengutamakan membela atau menjadi perpanjangan lisan Presiden meskipun bukan wilayahnya,” tambahnya.

Sementara itu, pernyataan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin bertolak belakang dengan sikap Danantara selaku pemegang saham terbesar dan pengelola operasional BUMN. CEO Danantara, Rosan Roeslani, secara tegas membantah adanya rencana perombakan direksi bank-bank Himbara.

“Kami di Danantara, sebagai pemegang saham di seluruh Bank Himbara, sejauh ini tidak ada pembicaraan mengenai hal itu,” tegas Rosan di Wisma Danantara, Sabtu (31/1/2026).

Sebelumnya, Menhan Sjafrie mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto berencana mengganti seluruh jajaran direksi Bank Himbara yang dinilai merugikan negara. Pernyataan tersebut disampaikan Sjafrie saat memberikan materi dalam Retret PWI di Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Kemenhan, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026).

Sjafrie menyoroti adanya ketimpangan dalam penyaluran kredit perbankan pelat merah, yang dinilainya lebih berpihak kepada pengusaha besar ketimbang pelaku usaha kecil.

“Bank Himbara itu lebih menertibkan pengusaha besar untuk dikasih kredit daripada pengusaha kecil. Oleh karena itu, Presiden akan memutuskan ganti semua direksi Bank Himbara. Sudah ada tata kelola baru untuk menertibkan BUMN,” katanya. (her)

Tags: HimbaraMenhanpengamat politikSjafrie Sjamsoeddin

Berita Terkait.

demo
Nasional

6 Tuntutan Utama Buruh di May Day 2026: Singgung PHK hingga Pajak

Senin, 6 April 2026 - 23:23
kai
Nasional

KAI Upayakan Percepatan Evakuasi KA Bangunkarta di Bumiayu

Senin, 6 April 2026 - 22:52
baksar
Nasional

RDP Komisi III DPR RI, Legislator Ini Ungkap Pelanggaran Etik di Tubuh Polri

Senin, 6 April 2026 - 21:11
ptba
Nasional

Tahan Banting! PTBA Catat Lonjakan Produksi di Tengah Tekanan Global

Senin, 6 April 2026 - 20:02
mentrans
Nasional

Menteri Transmigrasi Tekankan Kepemimpinan dan Kewaspadaan dalam Misi Perdamaian Dunia di Lebanon

Senin, 6 April 2026 - 19:09
Ban
Nasional

Setelah Mudik, Bridgestone Ingatkan Pengendara untuk Cek Kondisi Ban

Senin, 6 April 2026 - 17:18

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1040 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1093 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    721 shares
    Share 288 Tweet 180
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.