• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Klaim A1 ke Purbaya, Analis Sebut Noel Sedang Mainkan Strategi Krisis

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 28 Januari 2026 - 16:24
in Headline
Noel

Eks Wamenaker, Immanuel Ebenezer alias Noel bersama tersangka lainnya berjalan menuju ruang konferensi pers usai terjaring OTT KPK pada Jumat (22/8/2025). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah riuhnya ruang publik yang mudah tersulut isu, satu pernyataan bisa menjelma bahan bakar perdebatan berkepanjangan.

Klaim mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel soal adanya informasi “A1” mengenai Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa pun menjadi contoh terbaru bagaimana panggung politik dan hukum kerap beririsan dengan strategi komunikasi.

BacaJuga:

UKW Angkatan ke-21 Digelar, INDOPOSCO Apresiasi Dukungan Para Sponsor

UKW INDOPOSCO-UMJ, Hendri Ch Bangun Ajak Jurnalis Hadapi Era AI dengan Profesional

3 Aspek Utama Kompetensi Wartawan Jadi Sorotan di UKW INDOPOSCO-UMJ

Analis komunikasi politik, Hendri Satrio menilai bahwa langkah Noel tersebut lebih menyerupai upaya membangun citra ketimbang mengungkap fakta. Menurut pria yang akrab disapa Hensa itu, pernyataan Noel dapat dibaca melalui kacamata teori komunikasi krisis.

“Jadi kalau dalam ilmu komunikasi itu ada Situational Crisis Communication Theory (SCCT) dari Timothy Combs, seseorang dalam krisis gunakan cara pulihkan kepercayaan publik,” kata Hensa melalui gawai, Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, dalam kerangka tersebut, aktor yang tengah tertekan masalah hukum cenderung mencari cara untuk menggeser perhatian publik, baik dengan menunjuk pihak lain maupun mengaitkan diri dengan figur populer.

“Nah Noel lakukan dua, sebut partai K dan ormas, lalu ajak Purbaya media darling ikut kasusnya demi simpati publik saja supaya majelis hakim ini mengurangi hukumannya,” tuturnya.

Bagi Hensa, pola komunikasi seperti itu bukan hanya soal membela diri, tetapi juga tentang mempertahankan eksistensi di ruang publik. Noel, lanjut Hensa, tampak berusaha menambah intensitas pembicaraan tentang dirinya agar tetap relevan di tengah sorotan media dan masyarakat.

Namun, strategi tersebut justru dinilai berisiko tinggi. Hensa mengingatkan, sejak awal kasus mencuat, Noel sempat mengambil posisi yang relatif aman di mata publik dengan mengakui kesalahan.

“Cara itu tidak menguntungkan Noel karena secara langsung menghapus simpati publik, dulu dia sudah mengakui kesalahan dan bertanggung jawab, namun mengapa sekarang jadi menembak-nembak kesana-sini?,” katanya.

Tak berhenti di situ, Hensa juga membaca adanya dimensi politik yang lebih luas. Ia menduga, rangkaian pernyataan Noel tak lepas dari keinginan menarik perhatian Presiden Prabowo Subianto.

“Dia ingin mencari perhatian Pak Prabowo. Kita masih ingat kan, apa yang ditampilkan oleh Noel pada saat dia ditangkap KPK, minta abolisi kepada Prabowo,” jelas Hensa.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI tersebut menilai, langkah paling aman bagi Noel saat ini adalah menahan diri dari lontaran opini dan fokus menghadapi proses hukum yang berjalan. Menurutnya, setiap klaim yang tak disertai bukti kuat hanya akan mempercepat pudarnya kepercayaan publik.

“Menurut saya best statement Noel: ‘saya bersalah dan bertanggung jawab’. Itu bagus banget saat baru ditangkap. Sekarang nembak kemana-mana, malah hilang simpati publik, padahal publik maupun Prabowo sekali pun lebih suka pengakuan itu,” tambahnya.

Sebelumnya, jelang sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026), Immanuel Ebenezer alias Noel melempar pernyataan yang langsung mengundang perhatian. Saat itu, Noel itu mengaku mengantongi informasi tingkat tinggi mengenai nasib seorang pejabat negara, yang menurutnya berpotensi mengalami “perlakuan” serupa dengan dirinya.

Peringatan itu diarahkan langsung kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Noel mengklaim memperoleh informasi A1 dan meminta sang menteri untuk bersiap menghadapi kemungkinan terburuk. “Hati-hati Pak Purbaya. Sejengkal lagi, saya dapat info A1, Pak Purbaya akan di-Noel-kan,” kata Noel saat itu.

Tak berhenti di situ, Noel juga menyeret unsur politik dalam perkara yang menjeratnya. Ia menyebut ada partai yang turut terhubung dengan kasus pemerasan sertifikasi K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan, meski hanya memberikan petunjuk samar. “Partainya ada huruf K-nya. Udah itu dulu clue-nya ya,” imbuhnya.

Selain partai, Noel mengungkap adanya keterlibatan organisasi kemasyarakatan (ormas). Namun, ia menegaskan peran ormas tersebut tidak berada di garis depan perkara, melainkan sebatas terkait aliran dana dalam kasus pemerasan yang kini tengah bergulir di meja hijau. (her)

Tags: hensa. hendri satrioImmanuel EbenezerMenkeunoelpurbaya yudhi sadewa

Berita Terkait.

ukw
Headline

UKW Angkatan ke-21 Digelar, INDOPOSCO Apresiasi Dukungan Para Sponsor

Sabtu, 19 September 2026 - 19:09
Hendri Ch Bangun
Headline

UKW INDOPOSCO-UMJ, Hendri Ch Bangun Ajak Jurnalis Hadapi Era AI dengan Profesional

Sabtu, 19 September 2026 - 13:02
3 Aspek Utama Kompetensi Wartawan Jadi Sorotan di UKW INDOPOSCO-UMJ
Headline

3 Aspek Utama Kompetensi Wartawan Jadi Sorotan di UKW INDOPOSCO-UMJ

Sabtu, 19 September 2026 - 11:36
UKW
Headline

INDOPOSCO-UMJ Gelar UKW Angkatan 21, Profesionalisme Wartawan Diuji di Tengah Era AI

Sabtu, 19 September 2026 - 10:31
Aktivis 98 Minta Publik Kawal Perkara Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Headline

Aktivis 98 Minta Publik Kawal Perkara Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Sabtu, 19 September 2026 - 07:16
Kemenkop Gandeng Muhammadiyah dan Utusan Khusus Presiden Perkuat Ekosistem Koperasi
Headline

Isu Nusron Wahid Mundur di Tengah Dugaan Suap, ATR/BPN Buka Suara

Jumat, 18 September 2026 - 19:11

OLAHRAGA

sumaya
Olahraga

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Editor Laurens Dami
Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

INDOPOSCO.ID – Sumaya tinggal selangkah lagi dari sejarah. Atlet teqball putri Indonesia itu memastikan tempat di final nomor Women’s Singles...

SelengkapnyaDetails
bultang

Tembus Final, Pentathlon-Teqball Bidik Emas Pertama Indonesia di Asian Games

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05
Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 21:16
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Banyak Perkara Besar Kita Ambil, tapi Akhirnya Digergaji

Sumaya Tembus Semifinal, Indonesia Berpeluang Ukir Sejarah di Teqball Asian Games

Jumat, 18 September 2026 - 18:41
Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:28

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5530 shares
    Share 2212 Tweet 1383
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1243 shares
    Share 497 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.