INDOPOSCO.ID – Direktur Jenderal Penempatan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) Ahnas menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan penempatan pekerja migran melalui penguatan sumber daya manusia (SDM), pemahaman regulasi, serta integritas aparatur di lingkungan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pembinaan pegawai di BP3MI Yogyakarta, Selasa, (30/12/2025). Pemahaman terhadap regulasi oleh petugas pelayanan dalam memeriksa dokumen menjadi sangat penting memberikan kecepatan pelayanan.
“SDM menjadi faktor kunci dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Ahnas dalam keterangannya, Rabu (31/12/2025).
Selain itu petugas pelayanan juga dituntut untuk memberikan pelayanan dengan hati, sehingga akan berdampak langsung pada meningkatnya kepercayaan masyarakat.
Ia menambahkan, pelayanan penempatan akan melibatkan banyak pihak, sehingga penguatan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan juga menjadi faktor dalam keberhasilan pelayanan.
Tak kalah penting, menjaga integritas aparatur. Menurutnya, petugas BP3MI berinteraksi langsung dengan masyarakat sehingga integritas menjadi kunci utama menjaga marwah kelembagaan.
“Kalau integritas buruk, kelembagaan akan tercoreng. Pengawasan internal, komunikasi dan koordinasi internal perlu dibangun untuk menjaga integritas dari petugas pelayanan,” ucap Ahnas.
Ia juga mendorong adanya evaluasi dan pelaporan kinerja yang jelas, disertai target dan capaian terukur agar kualitas dan kuantitas pelayanan terus meningkat.
“Terima kasih atas kerja-kerja terbaiknya jajaran BP3MI Yogyakarta dalam memberikan pelayanan penempatan kepada Calon Pekerja Migran Indonesia dan meningkatkan kualitas layanan di tahun 2026,” imbuh Ahnas. (dan)











