INDOPOSCO.ID – Konsistensi Universitas Tarumanagara (Untar) dalam memperkuat riset, inovasi, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat membuahkan capaian di tingkat nasional.
Dalam pemeringkatan terbaru Science and Technology Index (SINTA), Untar menempati peringkat pertama perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia. Capaian tersebut merupakan hasil akumulasi kinerja sivitas akademika dalam berbagai aspek tridharma perguruan tinggi.
Selama beberapa tahun terakhir, Untar terus mendorong dosen dan peneliti meningkatkan produktivitas riset, memperluas publikasi ilmiah, serta mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Upaya tersebut sejalan dengan indikator yang digunakan SINTA dalam mengukur kinerja peneliti dan institusi. Penilaian mencakup produktivitas publikasi ilmiah, jumlah sitasi, penelitian dan inovasi, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam aspek publikasi, SINTA memperhitungkan karya ilmiah yang terindeks dalam basis data nasional maupun internasional beserta dampaknya yang tercermin melalui jumlah sitasi. Kualitas jurnal ilmiah nasional juga dikelompokkan dalam enam tingkatan, mulai dari SINTA 1 sebagai kategori tertinggi hingga SINTA 6.
Selain menilai kinerja peneliti secara individu, SINTA mengukur performa institusi berdasarkan akumulasi capaian seluruh sivitas akademika. Publikasi ilmiah, penelitian, paten, inovasi, hingga pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian dari indikator yang diperhitungkan.
Rektor Untar Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., mengatakan capaian tersebut menunjukkan bahwa berbagai aktivitas tridharma terus menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperluas kontribusi akademik Untar kepada masyarakat.
“Publikasi ilmiah, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat terus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya Untar dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperluas kontribusi akademik bagi masyarakat,” ujar Prof Amad Sudiro.
Menurutnya, penguatan tridharma tidak hanya berkaitan dengan pencapaian dalam pemeringkatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi menghasilkan karya akademik yang memberikan manfaat lebih luas.
Sementara itu, Kepala Lembaga Pemeringkatan dan Reputasi Untar Dr. Bagus Mulyawan, S.Kom., M.M., menyebut posisi Untar dalam pemeringkatan SINTA merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika.
“Posisi Untar sebagai PTS peringkat pertama dalam pemeringkatan SINTA merupakan hasil akumulasi kinerja seluruh sivitas akademika yang tercermin melalui berbagai indikator penilaian,” kata Bagus Mulyawan.
Ia menambahkan, capaian tersebut mencerminkan konsistensi sivitas akademika dalam menjalankan berbagai aktivitas yang menjadi bagian dari penilaian SINTA.
Pemeringkatan SINTA menjadi salah satu tolok ukur nasional dalam melihat produktivitas dan kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Bagi Untar, capaian tersebut menjadi bagian dari proses berkelanjutan untuk memperkuat budaya riset, publikasi, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan penguatan berbagai aspek tersebut, Untar berupaya tidak hanya meningkatkan kinerja akademik, tetapi juga memperluas kontribusinya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.
Hasil pemeringkatan dapat diakses melalui platform resmi Science and Technology Index (SINTA).(srv)


















