• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Natal di Tengah Dentuman Senjata, Paus Leo XIV Mengetuk Hati Dunia

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 26 Desember 2025 - 15:16
in Headline
paus

Dari balkon Basilika Santo Petrus, pesan Natal Paus Leo XIV menggema ke penjuru dunia, perdamaian bukan sekadar doa, melainkan panggilan tanggung jawab bersama. Foto: Dok. Vatican News

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di perayaan Natal, Kamis (25/12/2025), Paus Leo XIV kembali menjadikan pesan Urbi et Orbi sebagai mimbar nurani dunia. Saat konflik bersenjata terus merobek kemanusiaan di berbagai belahan bumi, Paus mengajak umat manusia menengok kembali makna Natal: kelahiran Sang Pembawa Damai yang menuntut keberanian untuk bertindak, bukan sekadar berharap.

Dengan nada yang tegas namun penuh empati, Paus menyebut wilayah-wilayah yang masih terperangkap dalam siklus kekerasan. Doa dan harapannya mengalir bagi Lebanon, Palestina, Israel, dan Suriah, negeri-negeri yang lama merindukan stabilitas. Ia juga secara khusus mengangkat penderitaan Ukraina, memohon agar deru senjata dihentikan dan semua pihak, dengan dukungan komunitas internasional, menemukan keberanian untuk masuk ke dalam “dialog yang tulus, langsung, dan penuh hormat.”

BacaJuga:

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026

Paus tidak membiarkan konflik yang jarang disorot tenggelam dalam keheningan. Ia menyatakan kedekatannya dengan para korban perang dan kekerasan di Sudan, Sudan Selatan, Mali, Burkina Faso, serta Republik Demokratik Kongo. Kepada mereka yang menderita akibat ketidakadilan, ketidakstabilan politik, penganiayaan agama, dan terorisme, Paus menegaskan bahwa Gereja tidak berpaling.

Doa juga dipanjatkan bagi Haiti agar kekerasan berakhir dan jalan rekonsiliasi terbuka. Untuk Myanmar, Paus memohon agar bangsa itu dituntun menuju perdamaian dan harapan, terutama bagi generasi mudanya. Sementara di Amerika Latin, ia mendorong para pemegang tanggung jawab politik agar memilih dialog demi kebaikan bersama, bukan terjebak dalam jurang polarisasi ideologis dan partisan.

Menoleh ke Asia, Paus mendoakan pemulihan persahabatan lama antara Thailand dan Kamboja. Ia juga mempercayakan kepada Tuhan bangsa-bangsa di Asia Selatan dan Oseania yang baru-baru ini dilanda bencana alam, seraya menyerukan komitmen baru untuk hadir bagi mereka yang paling terdampak.

Di tengah daftar panjang luka dunia itu, Paus mengajak umat kembali ke inti Natal. Mengutip Santo Leo Agung, ia menegaskan bahwa kelahiran Tuhan adalah kelahiran perdamaian—damai yang “turun dari surga” dan ditawarkan kepada manusia. Namun, Paus segera mengingatkan: anugerah ini menuntut keterlibatan aktif manusia. Mengutip Santo Agustinus, ia berkata, “Allah, yang menciptakan kita tanpa kita, tidak akan menyelamatkan kita tanpa kita,” lalu menegaskan, “tanggung jawab adalah jalan yang pasti menuju perdamaian.”

Kristus, lanjut Paus, adalah perdamaian sejati karena Ia membebaskan manusia dari dosa dan “menunjukkan kepada kita jalan untuk mengatasi konflik, semua konflik, baik antarpribadi maupun internasional.” Tanpa hati yang diampuni, Paus memperingatkan, mustahil menjadi “pria dan wanita perdamaian atau pembangun perdamaian.”

Dengan menjadi manusia, Yesus memikul kerapuhan manusia. Karena itu, Paus menegaskan kedekatan Kristus dengan mereka yang menderita hari ini: penduduk Gaza, rakyat Yaman, para pengungsi dan migran, penganggur, pekerja yang dieksploitasi, serta para tahanan yang kerap hidup dalam kondisi tidak manusiawi. Dari sana, ia melontarkan peringatan keras terhadap bahaya sikap acuh tak acuh, seraya mengingatkan dunia bahwa “Allah tidak acuh terhadap penderitaan kita.”

Menjelang penutupan Tahun Yubileum dan ditutupnya Pintu-Pintu Suci, Paus Leo XIV mengakhiri pesannya dengan nada pengharapan. “Kristus, harapan kita, selalu menyertai kita. Mengingatkan umat beriman bahwa Ia adalah pintu yang selalu terbuka, yang datang bukan untuk menghukum, melainkan untuk menyelamatkan,” kata Paus Leo XIV dikutip dari Vatican News, Jumat (26/12/2025).

Di tengah dunia yang lelah oleh perang dan perpecahan, pesan Natal ini meninggalkan satu gema yang jernih: perdamaian lahir dari hati yang mau bertobat, bertanggung jawab, dan berani membuka pintu bagi sesama. (her)

Tags: kristianinatalpaus

Berita Terkait.

Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Headline

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:01
FA
Headline

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:39
spbu
Headline

Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:55
bgnn
Headline

Putusan MK Larang Anggaran Pendidikan untuk MBG, Kepala BGN Pilih Buang Badan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:07
makan
Headline

Following Constitutional Court Ruling Barring Education Funds for MBG, National Nutrition Agency Refers Budget Questions to Finance Ministry

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:06
hutan
Headline

BNPB Records 42 Disasters at End of July, Wildfires and Drought Dominate

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 05:55

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2092 shares
    Share 837 Tweet 523
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2214 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Hotel Pullman Central Park Kebakaran, 14 Mobil Damkar Dikerahkan

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.