• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Fraksi PKS Setujui Kelanjutan RUU BPIP dengan Catatan

Dilianto Editor Dilianto
Senin, 1 Desember 2025 - 16:16
in Nasional
WhatsApp Image 2025-12-01 at 15.58.13

Anggota Badan Legislasi (Baleg) Fraksi PKS, Reni Astuti saat menyampaikan Pendapat Mini Fraksi terkait RUU BPIP dalam Rapat Pleno Baleg DPR RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (1/12/2025). Foto: F-PKS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI menegaskan “menyetujui dengan catatan” pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (RUU BPIP) dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Hal itu diutarakan oleh Anggota Badan Legislasi (Baleg) Fraksi PKS, Reni Astuti saat menyampaikan Pendapat Mini Fraksi terkait RUU BPIP dalam Rapat Pleno Baleg DPR RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (1/12/2025).

BacaJuga:

Pengangkatan Guru PPPK Jadi PNS Dinilai Bantu Urai Benang Kusut Pendidikan

Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Wellness Tourism, PERWAKIN Desak Penanganan Dipercepat

Pantau Progres Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Pastikan Semua Pihak Bergerak

Dalam pemaparannya, Reni menekankan komitmen PKS untuk mendukung penguatan ideologi Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Fraksi PKS menegaskan dukungan penuh terhadap upaya internalisasi nilai-nilai Pancasila agar tidak berhenti sebagai slogan, tetapi benar-benar menjadi norma fundamental dalam penyusunan kebijakan publik,” ujarnya dalam forum.

PKS juga mengapresiasi diterimanya usulan mereka agar Tap MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 dicantumkan sebagai salah satu dasar hukum dalam RUU BPIP. Reni menyebut bahwa pencantuman tersebut sangat penting untuk menjaga kemurnian ideologi negara.

“Pencantuman Tap MPRS XXV/1966 memberikan jaminan kepastian hukum bahwa Pancasila tidak dapat digantikan atau disusupi oleh ideologi terlarang,” tegasnya.

Terkait kedudukan kelembagaan BPIP, PKS mendorong agar BPIP menjadi lembaga negara bantu yang independen, tidak berada di bawah eksekutif, namun dengan pengaturan kewenangan yang jelas agar tidak menimbulkan tumpang tindih dengan kementerian atau lembaga lain. Selain independensi, PKS juga menekankan pentingnya mekanisme pengawasan.

“Pengawasan oleh pemerintah maupun masyarakat harus diatur tegas untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas. Di mana agar instrumen pembinaan ideologi tidak boleh menjadi alat represi politik,” kata Reni.

PKS secara tegas menolak urgensi pembentukan perwakilan BPIP di daerah. Menurut Reni, BPIP tidak menjalankan kerja operasional langsung. “Pembentukan perwakilan daerah justru berpotensi menjadi pemborosan anggaran negara dan bertentangan dengan semangat efisiensi,” ujarnya.

Mengenai struktur jabatan BPIP, PKS meminta agar mekanisme pengisian jabatan Dewan Pengarah dan Pelaksana harus diatur langsung dalam undang-undang, bukan melalui peraturan presiden.

“Jika diatur di bawah undang-undang, pengawasannya akan lemah dan dikhawatirkan hanya menjadi ajang bagi-bagi kekuasaan, bukan berdasarkan profesionalitas,” tegasnya.

PKS juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor dalam pembinaan ideologi Pancasila, mencakup MPR RI, Lemhannas, pemerintah pusat dan daerah, lembaga pendidikan, ormas, akademisi, hingga komunitas lokal. Reni menekankan bahwa koordinasi yang jelas akan mencegah tumpang tindih kewenangan serta kekhawatiran tafsir tunggal Pancasila.

Dalam bidang pendidikan, PKS mendukung integrasi nilai-nilai Pancasila melalui kurikulum, pembelajaran berbasis karakter, kegiatan sekolah, dan pembiasaan oleh guru. Namun, Reni mengingatkan bahwa hal ini tidak boleh mengganggu kebebasan akademik.

“Integrasi nilai Pancasila harus ilmiah, kontekstual, dan tidak dianggap sebagai intervensi negara terhadap kebebasan akademik,” ujarnya.

Reni juga menegaskan pentingnya partisipasi publik yang bermakna (meaningful participation) dalam penyusunan RUU BPIP. Menurutnya, masyarakat harus benar-benar dilibatkan secara substantif, bukan sekadar formalitas.

“Partisipasi bermakna harus memenuhi tiga hak: hak untuk didengarkan, hak untuk dipertimbangkan, dan hak untuk mendapatkan penjelasan,” jelasnya.

Pada penutup pandangannya, Reni menegaskan sikap Fraksi PKS atas RUU BPIP. “Menimbang beberapa hal yang sudah kami paparkan di atas, Fraksi PKS dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim menyatakan menyetujui dengan catatan RUU BPIP untuk dibahas pada tahapan selanjutnya,” ucapnya disambut tepuk tangan peserta rapat.

Reni menutup penyampaiannya dengan doa agar seluruh proses legislasi membawa kemaslahatan bagi bangsa. “Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita untuk memberikan kerja terbaik bagi bangsa dan negara Indonesia,” tutupnya. (dil)

Tags: DPR RIpksRUU BPIP

Berita Terkait.

Pengangkatan Guru PPPK Jadi PNS Dinilai Bantu Urai Benang Kusut Pendidikan
Nasional

Pengangkatan Guru PPPK Jadi PNS Dinilai Bantu Urai Benang Kusut Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:23
Karhutla
Nasional

Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Wellness Tourism, PERWAKIN Desak Penanganan Dipercepat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:38
to
Nasional

Pantau Progres Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Pastikan Semua Pihak Bergerak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:26
mendagri
Nasional

Mendagri dan Menteri PKP Bahas Penanganan Rumah Warga Terdampak Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:55
bc4
Nasional

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal dari Kapal MV Ocean Porter

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:42
sodiq
Nasional

Penangkapan Rektor Unsoed Disebut Jadi Tamparan Keras Moralitas Pendidikan Tinggi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:14

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.