• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Baleg DPR Tekankan Pentingnya Tap MPRS Pelarangan Paham Komunis di RUU BPIP

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 25 November 2025 - 11:01
in Nasional
baleg-dpr

Anggota Badan Legislasi (Baleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI daei Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yanuar Arif Wibowo. Foto: Humas DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Badan Legislasi (Baleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Yanuar Arif Wibowo menekankan pentingnya memperkuat landasan historis, sosiologis, dan yuridis dalam bagian ‘Menimbang’ di rancangan undang-undang (RUU) tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) agar memiliki pijakan yang kokoh dan tidak terlepas dari perjalanan sejarah bangsa.

Yanuar menyampaikan bahwa penyusunan RUU BPIP tidak hanya memerlukan argumentasi teknokratis, tetapi juga perlu memuat catatan sejarah yang menjadi fondasi utama lahir dan berkembangnya Pancasila sebagai ideologi negara. Ia menyoroti perlunya memasukkan Tap MPRS Nomor XXV Tahun 1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI) dan Larangan Penyebaran Ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme sebagai bagian dari konsiderans menimbang.

BacaJuga:

Konfederasi ASPEK Indonesia Soroti RUU Ketenagakerjaan: Masih Menyisakan Paradigma Upah Murah

Rocky Gerung: Koperasi Harus Jadi Gerakan, Bukan Sekadar Bangunan

Hadapi Era Digital, Kemendukbangga/BKKBN Dorong Konseling KB Adaptif dan Berkelanjutan

“Kita punya historis tentang Pancasila ini cukup panjang, dan kami ingin menambahkan aspek historis ini dalam bagian menimbang. Di dalam Ketetapan MPRS Nomor XXV Tahun 1966 itu jelas sekali bahwa faham atau ajaran komunisme, marxisme, leninisme pada inti hakikatnya bertentangan dengan Pancasila,” ujar Yanuar saat menyampaikan pandangan dan usulan penguatan substansi dalam rapat panitia kerja (Panja) RUU BPIP di Ruang Rapat Baleg, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025).

Ia menegaskan bahwa memasukkan ketetapan tersebut bukan sekadar pengulangan sejarah, tetapi merupakan bagian penting untuk mengingatkan bangsa agar tidak kehilangan arah dalam menjaga ideologi negara.

Yanuar menilai bahwa penguatan ideologi Pancasila harus dilakukan dengan pendekatan historis yang komprehensif, sehingga masyarakat tidak melupakan ancaman-ancaman ideologis yang pernah terjadi.

“Bangsa kita harus selalu diingatkan. Mengingatkan MPRS Nomor XXV Tahun 1966 itu penting, sehingga bangsa kita jangan kemudian jasmerah,” tegasnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menyampaikan bahwa penambahan landasan historis tersebut akan memperkaya kualitas akademik dan moral dari RUU BPIP, sekaligus memberi konteks yang lebih kuat terkait urgensi pembinaan ideologi Pancasila di tengah dinamika kehidupan berbangsa.

Ia berharap usulan ini dapat diakomodasi dalam penyempurnaan draf RUU agar produk legislasi yang dihasilkan memiliki dasar pertimbangan yang lengkap dan berimbang.

“Ketika bicara Pancasila, maka sejarah tentang bagaimana Pancasila itu lahir dan bagaimana ia diancam keberadaannya harus menjadi bagian dari konsiderans. Ini penting untuk menegaskan kenapa bangsa ini butuh penanaman nilai-nilai Pancasila,” ujar Yanuar.

Mengakhiri pandangannya, Yanuar menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Panja serta berharap agar penguatan landasan historis dan yuridis dapat menjadi perhatian dalam penyempurnaan RUU BPIP. (dil)

Tags: BalegDPR RIRUU BPIP

Berita Terkait.

Konfederasi ASPEK Indonesia Soroti RUU Ketenagakerjaan: Masih Menyisakan Paradigma Upah Murah
Nasional

Konfederasi ASPEK Indonesia Soroti RUU Ketenagakerjaan: Masih Menyisakan Paradigma Upah Murah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:32
Ole Romeny Rasakan Arti Istimewa Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Nasional

Rocky Gerung: Koperasi Harus Jadi Gerakan, Bukan Sekadar Bangunan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:02
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Berkelakar Hanya Ingin Tidur
Nasional

Hadapi Era Digital, Kemendukbangga/BKKBN Dorong Konseling KB Adaptif dan Berkelanjutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:06
Sertijab Menko Polkam
Nasional

Gantikan Djamari Chaniago, Menko Polkam Dudung Tancap Gas Tangani Karhutla hingga Isu Papua

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:45
Perkuat Budaya Antikorupsi, BRI dan KPK Cetak Agen Perubahan Melalui Pelatihan PELOPOR 2026
Nasional

Perkuat Budaya Antikorupsi, BRI dan KPK Cetak Agen Perubahan Melalui Pelatihan PELOPOR 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:04
33 Ribu Spesimen Karangsambung Jadi Laboratorium Alam, BRIN Bongkar Jejak Bumi hingga Ancaman Gempa
Nasional

Mendiktisaintek Perkuat Ekosistem Talenta Unggul lewat Sekolah Garuda

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:05

OLAHRAGA

John Herdman Ungkap Alasan Pilih para Bek Jadi Eksekutor Penalti Timnas Indonesia
Olahraga

John Herdman Ungkap Alasan Pilih para Bek Jadi Eksekutor Penalti Timnas Indonesia

Editor Laurens Dami
Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:21

INDOPOSCO.ID - Pelatih tim nasional (Timnas) Indonesia John Herdman mengungkapkan alasan menunjuk para pemain belakang skuad Garuda untuk mengeksekusi tendangan...

SelengkapnyaDetails
Ole Romeny

Ole Romeny Rasakan Arti Istimewa Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:17
Gempa Bumi Magnitudo 4,6 Guncang Sumba, Hiposenter Dikategorikan Dangkal

BRI Dukung Atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:09
Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:53
120 Bikers Gaspol ke Mandalika, Pertamina Bawa Semangat Komunitas hingga ke Sirkuit

120 Bikers Gaspol ke Mandalika, Pertamina Bawa Semangat Komunitas hingga ke Sirkuit

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2710 shares
    Share 1084 Tweet 678
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1208 shares
    Share 483 Tweet 302
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    936 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.